Home » Biaya » Biaya Administrasi ATM Bersama

Biaya Administrasi ATM Bersama

Hingga saat ini, Biaya Administrasi ATM Bersama masih menjadi tantda tanya. Untuk memperoleh info selengkapnya, bisa kamu simak pada rincian di bawah ini.

Secara umum, lembaga perbankan di Indonesia mempunyai berbagai fasilitas delivery channel teruntuk para nasabahnya. Tidak terkecuali berupa gerai atau mesin ATM yang letaknya tersebar di berbagai wilayah.

Tujuan dari disediakan gerai ATM tersebut ialah supaya nasabah semakin mudah dalam melakukan transaksi secara mandiri tanpa harus datang ke kantor cabang.

Akan tetapi, bagi nasabah yang mempunyai tempat tinggal yang jauh dari pusat kota, atau sedang berada di lokasi lain karena bepergian. Maka terkadang merasa sulit untuk menemukan mesin ATM yang sama dengan bank tempat menabung.

Dalam hal ini, tentu nasabah tidak perlu khawatir. Sebab kamu masih bisa menggunakan jaringan switching ATM Bersama. Yakni berupa jaringan koneksi antar bank.

Jaringan ini memungkinkan nasabah untuk melakukan cek saldo, penarikan tunai, dan juga transfer antar bank yang berbeda melalui mesin ATM yang tergabung dalam anggota jaringan ATM Bersama.

Yang terpenting, kamu memastikan bahwa kartu ATM dari bank yang kamu gunakan. Ialah salah satu atau merupakan anggota dari jaringan ATM Bersama tersebut.

Biaya Administrasi ATM Bersama

Biaya Administrasi ATM Bersama

Bagi kamu yang hendak menggunakan layanan jaringan switching ATM Bersama pada mesin ATM. Tentu hanya perlu memasukkan kartu ATM sama halnya saat melakukan transaksi di ATM tempat kamu menabung.

Sebab ATM bersama merupakan jaringan switching yang bisa menghubungkan semua transaksi dari bank yang tergabung dalam anggota, antara yang satu dengan bank lainnya.

Dengan menggunakan jaringan ATM Bersama, maka kamu bisa melakukan berbagai transaksi. Seperti halnya tarik tunai, cek saldo, transfer, atau perubahan kode PIN.

Akan tetapi, perlu diketahui juga bahwa akan ada biaya yang dibebankan pada setiap transaksi yang dilakukan. Khususnya saat kamu menggunakan layanan ATM Bersama.

Jumlah maksimal biaya atau tarif dari transaksi yang dibebankan ialah :

  • Transaksi transfer sebesar Rp 7.500,-
  • Penarikan tunai sebesar Rp 8.000.-
  • Transaksi cek saldo sebesar Rp 4.000,-
  • Perubahan PIN kartu ATM sebesar Rp 4.000,-
  • Apabila saldo tidak cukup sebesar Rp 3.000,-

Besaran biaya transaksi tersebut akan selalu dibebankan pada setiap kamu menggunakan jaringan switching ATM Bersama. Sebagai contoh, saat kamu melakukan penarikan tunai dan setelah itu melakukan transaksi cek saldo. Maka biaya yang akan dibebankan sebesar Rp 8.000,- + Rp 4.000,-.

Intinya, saldo yang ada pada rekening akan otomatis terpotong sebesar Rp 12.000,-. Tentu tarif tersebut terbilang cukup murah. Khususnya pada saat kamu tidak menemukan ATM bank yang dijadikan tempat menabung.

Biaya Administrasi ATM Bersama Dan Keuntungannya

Pada era yang sudah serba cepat seperti sekarang ini, tentu kita dituntut untuk selaku mempunyai fleksibilitas dalam berbagai hal. Tidak terkecuali dalam melakukan transaksi perbankan.

Dalam hal ini, ATM Bersama memberikan solusi fleksibilitas tersebut supaya transaksi yang dilakukan bisa berjalan dengan lancar, cepat, dan mudah.

Terlepas dari kemudahan transaksi antar bank, kamu juga akan memperoleh keuntungan transaksi melalui jaringan ATM Bersama. Salah satunya ialah proses yang bisa dilakukan secara real time melalui jaringan online.

Penting pula diketahui, ATM Bersama tidak hanya memberikan layanan terkait mesin ATM saja. Namun juga mencakup semua kegiatan transaksi yang bersifat online melalui bank. Atau instansi yang sudah tergabung dengan jaringan ATM Bersama.

Transaksi online yang dimaksud ialah termasuk juga mesin ATM, debit EDC, mobile banking, E-Wallet, dan juga Internet Banking.

Sedangkan bagi kamu yang mempunyai usaha atau sering melakukan transaksi antar bank, maka ATM Bersama menjadi solusi yang mempermudah kegiatan transaksi kamu.

Maka dari itu, perlu kamu tahu apa bank yang kamu gunakan sebagai tempat menabung apa sudah termasuk dalam jaringan ATM Bersama atau tidak.

Cara Mengetahui Bank Anggota Jaringan ATM Bersama

Ada cara yang mudah untuk mengetahui apa bank yang kamu gunakan merupakan anggota jaringan ATM Bersama. Dalam hal ini, kamu bisa memeriksa bagian belakang kartu ATM.

Apabila terdapat logo ATM Bersama, maka bank yang kamu gunakan sudah menjadi atau tergabung dengan jaringan ATM Bersama.

Sedangkan untuk selanjutnya, kamu bisa mengecek pada mesin ATM yang sering kamu gunakan. Pastikan terlebih dahulu logo ATm Bersama tercantum pada mesin ATM yang dimaksud.

Jika memang ada logo ATM Bersama pada kartu ATM serta mesin ATM, maka bisa dipastikan bahwa kamu bisa melakukan transaksi disana.

Pasalnya, kartu ATM dari bank yang kamu gunakan sekaligus mesin ATM tersebut sudah terhubung dengan jaringan switching ATM Bersama.

Daftar Bank Yang Tergabung Jaringan ATM Bersama

  • Bank Rakyat Indonesia (BRI) Persero, Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI) Persero, Bank Danamon Tbk, Bank Permata Tbk, Maybank Tbk, Bank Panin Tbk, Bank CIMB Niaga Tbk.
  • Citibank, Bank UOB Indonesia, Bank OCBC NISP, Bank DBS Indonesia, Bank ANZ Indonesia, Bank Bumi Arta, Bank of China, Bank Capital Indonesia.
  • Standart Chartered Indonesia, Bank Jtrust Indonesia, Bank Mayapada Intrenasional, Bank DKI, Bank Pembangunan Daerah DIY, Bank Jateng, Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk, Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk, Bank Pembangunan Daerah Jambi, Bank Pembangunan Daerah Aceh.
  • Bank Sumut, Bank Pembangunan Daerah Sumbar, Bank Riau, Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, Bank Lampung, Bank Pembangunan Daerah Kalsel, Bank Pembangunan Daerah Kalbar, Bank Pembangunan Daerah Kaltim, Bank Pembangunan Daerah Kalteng, Bank Sulselbar, Bank Sulut.
  • HSBC Indonesia, Bank NTB, Bank Pembangunan Daerah Bali, Bank NTT, Bank Maluku, Bank Papua, Bank Bengkulu, Bank Sulteng, Bank Pembangunan Daerah Sultra, Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk, Bank of India Indonesia Tbk, Bank Muamalat Indonesia
  • Bank Mestika Dharma, Bank Shinhan Indonesia, Bank Sinarmas, Bank Ganesha Tbk, Bank ICBC Indonesia, Bank QNG Indonesia, Bank Tabungan Negara / BTN ( Persero) Tbk, Bank Woori Saudara, Bank Tabungan Pensiunan Nasional, Bank Syariah BRi, Bank Jabar Banten Syariah, Bank Mega Tbk, Bank BNI Syariah, Bank Bukopin, Bank Syariah Mandiri, Bank KEB Hana Indonesia, Bank MNC Internasional Tbk, Bank Yudha Bakti Tbk, Bank BRI Agro, Bank Nationalnobu Tbk, Bank Syariah Mega Indonesia, Bank Ina Perdana, Bank Panin Dubai Syariah, Bank Bukopin Syariah, Bank Sahabat Sampoerna, Bank Oke Indonesia Tbk, bak Kesejahteraan Ekonomi Bank Artos Idonesia
  • Fintek Karya Nusantara, Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah, Bank Mayora, Bank Indeks Selindo, Bank Mandiri Taspen, BPR Supra Artapersada, BPR Danagung Ramulti, BPR Danagung Abadi, BPR Danagung Bakti, BPR Karya Jatnika Sadaya, Indosat Tbk, Bank IBK Indonesia, dan Bank Commonwealth

Kesimpulan

Terkait dengan Biaya Administrasi ATM Bersama, daftar nama bank di atas merupakan lembaga perbankan serta instansi yang sudah terdaftar menjadi anggota ATM Bersama.

Sedangkan keuntungan memiliki kartu ATM Bersama ialah bisa melakukan transaksi melalui jaringan switching ATM Bersama. Khususnya ke bank lain yang sudah tertera pada daftar.