Biaya Hosting Website

Website menjadi wadah atau tempat dari kumpulan berbagai halaman, berisikan berbagai hal menarik dan terkini yang dibutuhkan oleh masyarakat di seluruh dunia. Mulai dari kategori fashion, perlengkapan rumah tangga, berita, dan masih banyak lagi. Inilah biaya hosting website.

Berdasarkan studi kasus yang dilakukan oleh salah satu pendiri web hosting bernama Jerry Low, setiap situs web memiliki biaya yang beragam. Web hosting ini, sebenarnya hanya satu bagian dari keseluruhan biaya dalam membangun sebuah situs website secara utuh. Ada kiat-kiat tertentu untuk menciptakan web yang sukses.

Dalam rangka meningkatkan kualitas web dari sebuah proyek, maka harus diperhatikan secara seksama keseluruhan bisnis yang akan dijalankan. Mulai dari produk yang ditawarkan ke masyarakat, sampai dengan survei pasar tingkat nasional maupun internasional juga ikut dicermati. Berikut biaya hosting website!

Biaya Hosting Website

Biaya hosting website
Biaya hosting website

Biaya hosting webstite per tahun

Kalian yang masih termasuk kedalam kategori pemula dalam memulai suatu bisnis atau usaha skala online, dapat mengambil langkah dengan cara menyewa host web terlebih dahulu. Langkah ini, dilakukan untuk memaksimalkan hasil keuntungan yang nantinya didapatkan setelah menjalani usaha melalui situs web yang dimiliki.

Umumnya, biaya yang perlu disetorkan dalam program shared host web, lebih murah dibandingkan jenis paketan hosting lainnya. Kisaran harganya mulai dari $3 sampai dengan $7 per bulannya. Lain halnya, dengan pilihan hosting jenis VPS yang dapat mencapai angka $20 hingga $30 untuk kurun waktu 1 bulan.

Dibalik harga yang murah, pasti terdapat kekuarangan didalamnya. Begitu juga dengan jenis shared hosting. Jenis ini, tidak memberikan akses root serta kemampuan kinerjanya sangat terbatas. Dikatakan terbatas, karena memang tidak sanggup menghadapi adanya lonjakan atau tingkat lalu lintas kerja yang tinggi.

Apalagi, bila ternyata web saingan kalian berada dalam satu server yang sama.  Hal tersebut, tentu akan sangat berpengaruh terhadap kinerja dari kedua situs yang memiliki server serupa. Tapi, shared hosting dapat bekerja secara optimal dalam lonjakan lalu lintas yang berstatus sedang.

Selain itu, karena berada di pilihan hosting level pemula, maka pengguna tidak perlu banyak menguasai pengetahuan secara teknis dengan menyeluruh. Cukup memahami bagian basicnya saja sudah dapat mengoperasikan website dengan baik. Kalian yang ingin mempercepat pertumbuhan website, sebaiknya pilih jenis hosting lain.

Sebenarnya, jenis server hosting yang selama ini diketahui, terdiri dari 4 macam. Pertama ada shared hosting, VPS atau Virtual Private Server, Cloud hosting dan Dedicated. Salah satunya, telah dibahas kekurangan dan kelebihan dari jenis shared hosting. Berikut penjelasan lainnya.

1. VPS atau Virtual Private Service

Opsi hosting satu ini, memberikan penawaran terhadap para penggunanya untuk dapat berbagi server pribadi virtual miliknya terhadap server virtual lain dengan pemilk web yang berbeda. Selain itu, terdapat kelebihan berupa akses root ke ruang virtual milik sendiri serta lingkungan hostingnya jauh lebih aman.

Biaya pembelian hosting VPS jauh lebih mahal dibandingkan shared hosting, dikarenakan didalam server terdapat lebih banyak kontrol serta kekuatan servernya lebih kuat. VPS juga sangat cocok bagi pengguna yang membutuhkan kontrol lebih namun tidak memiliki minat untuk berinvetasi dalam server khusus.

Adapun besar biayanya mencapai $20 hingga $40 per bulan atau sekitar $240 sampai dengan $480 per tahunnya. Tersedia juga biaya tambahan lainnya bagi pengguna yang membutuhkan pengaturan perangkat lunak khusus yang kerap dikenal dengan custom server tambahan.  Kalian bisa menemukan VPS ini, melalui InMotion hosting atau AltusHost.

2. Cloud hosting

Sesuai dengan namanya, cloud hosting atau yang kerap dikenal dengan hosting awan satu ini, menawarkan sistem yang sangat fleksibel. Selain itu, juga menawarkan biaya yang lebih irit atau hemat. Jenis hosting awan memiliki peranan penting karena bekerja bersama untuk menjadi wadah atau tuan rumah dari sekelompok situs web.

Hal tersebut, menjadikan hosting awan dapat bekerja dengan banyak komputer untuk dapat menghadapi tingkat atau lonjakan lalu lintas yang sangat tinggi untuk situs web tertentu. Kemampuan penanganan yang sangat baik ini, menjadikan harga belinya juga ikut meningkat.

Kalian membutuhkan uang sebesar $10 sampai dengan $30 per bulannya untuk level awal. Umumnya, perusahaan yang menawarkan jenis hosting awan ini, dikenakan biayanya berdasarkan per siklus CPU dari pengguna. Adapun penyedia cloud hosting diantaranya Samudera Digital, Cloudways, Vultr, dan masih banyak lagi.

3. Dedicated hosting

Dikenal juga dengan julukan hosting server terdedikasi. Server khusus ini, biaya hosting website yang ditawarkan per bulannya, berkisar antara $80 atau lebih tergantung dari layanan tambahan yang digunakan. Jika dikalkulasikan kedalam hitungan satu tahun, kurang lebih kalian perlu mengeluarkan uang sebesar $960 keatas.

Beberapa perusahaan yang menawarkan layanan dedicated hosting, ada AltusHost, TMD hosting, InMotion hosting, dan lainnya. Server khusus ini, terkenal dengan biaya hosting website yang mahal karena sistem kontrola terhadap server webnya sangat optimal atau maksimum.

Dimana pengguna dapat mengontrol hampir secara penuh pada server yang didalamnya tersimpan situs web yang kalian miliki. Dalam arti lain, pengguna memiliki akses eksklusif karena telah menyewa seluruh server. Oleh sebab itu, situs web tertentu saja lah yang akan disimpan dalam satu server tersebut.

Harga hosting website

Perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang IT terutama dalam layanan jasa hosting, menawarkan berbagai promo hosting murah. Ada yang memberikan penawaran harga hosting website mulai dari Rp 12.500,- saja dengan diskon mencapai 68,75%, hingga uptime 99,9%.

Tersedia juga paket gratis selama 12 bulan yang ditawarkan oleh Huawei cloud hosting. Ada juga IDCloudHost yang menawarkan biaya hosting website murah dan bersifat unlimited. Layanan web yang ditawarkan kepada para pengguna, sudah didukung dengan teknologi SSD dengan performa yang tinggi.

SSD ini, merupakan kepanjangan dari Solid-State Drive. Dimana, SSD ini memiliki arti sebagai perangkat yang bertugas dalam penyimpanan solid-state dengan penggunaan rakitan sirkuit terintegrasi dalam penyimpanan data yang bersifat kontinyu atau terus-menerus.

Hosting murah lainnya yang ada di Indonesia, ditawarkan mulai dari space 2GB bandwidth unlimited. Pengamanannya sendiri, dilakukan selama 24 jam penuh. Sehingga, pengguna tidak perlu merasa khawatir jika terjadi masalah ketika hosting yang digunakan mengalami gangguna atau tidak dapat diakses.

Paket web hosting yang ditawarkan untuk shared hosting oleh Hostinger, mulai dari harga Rp 12.900,- per bulan dari harga awalnya yakni Rp 89.000,- per bulan dikenakan diskon sebesar 86%. Adapun biaya perpanjangannya, dikenakan sebesar Rp 19.900 per bulan untuk 1 website dengan 30 GB SSD Storage.

Ada juga paket shared hosting premium yang awalnya sebesar Rp 139.000,- per bulan, dikenakan diskon 82% menjadi Rp 24.900,- saja per bulannya. Biaya perpanjangan sebesar Rp 49.900,- per bulan untuk 100 website dengan lonjakan mencapai lebih dari 25.000 kunjungan bulanan.

Paket premium ini, terkenal sebagai paket yang terpopuler di Hostinger terutama untuk website pribadi. Pengguna mendapatkan layanan gratis email, SSL gratis, domain gratis yang bernilai Rp 128,255, Google Ads Credit, unlimited bandwidth, manage WordPress, hingga SSH access.

Sekian informasi mengenai biaya hosting website, biaya hosting website per tahun, serta harga hosting website pada kesempatan kali ini. Baca juga informasi biaya hosting dan domain untuk info lebih lengkap. Semoga kalian sehat selalu, dan sampai jumpa.