Biaya Maintenance Apartemen

  • Whatsapp

Apartemen merupakan salah satu hunian yang belakangan ini menjadi pilihan masyarakat yang bermukim di perkotaan. Namun, kalian harus tahu berapa biaya maintenance apartemen yang disiapkan sebelum benar-benar sepakat tinggal di sana.

Hal ini dikarenakan tinggal di apartemen berbeda dengan rumah pribadi. Tak bisa dipungkiri bahwa perbedaan tersebut sangat kontras dan akan kamu lihat sejak awal masuk ke dalam ruangannya untuk istirahat setiap hari.

Secara umum apartemen merupakan hunian idaman mayoritas masyarakat kota, terutama kalian yang berdomisili di DKI Jakarta. Hunian ini masih menjadi pilihan terbaik masyarakat urban karena mereka bisa langsung tinggal tanpa membeli furnitur apapun.

Kendati demikian, para penghuni apartemen tidak hanya sekedar menetap saja, namun perlu tahu anggaran apa saja yang harus disiapkan untuk memaksimalkan huniannya dengan membayar iuran tertentu.

Kamu bisa membayar uang maintenance alias IPL dengan nilainya relatif terjangkau. Selain itu, kamu harus memperhatikan metode pembayaran yang dilakukan selama menempati apartemen tersebut. Kamu bisa menghuninya dengan melunasinya secara tunai atau kredit lewat pembayaran bulanan.

Apabila kamu menempati apartemen secara kredit, perhatikan angsurannya dan maintenance fee alias IPL harus dilibatkan agar kamu dapat tinggal dengan nyaman di apartemen.

Biaya Maintenance Apartemen

Biaya Maintenance Apartemen
Biaya Maintenance Apartemen

Secara umum memilih apartemen atau rumah pribadi sebagai hunian jangka panjang adalah hal lumrah. Akan tetapi, kalian harus mempunyai finansial plan secara matang sebelum memastikan diri tinggal di apartemen.

Di sisi lain ternyata kalian harus tahu berapa biaya maintenance apartemen yang harus dikeluarkan. Apabila kamu tidak membayarnya secara berkala, dipastikan kalian mustahil tinggal dengan nyaman bahkan berpotensi keluar mencari hunian yang baru.

Terkait:  Biaya Bikin STNK Hilang

Apartemen mempunyai seluk beluk keuangan yang tidak bisa dipandang sebelah mata untuk para calon penghuninya. Kamu tidak bisa menyamakannya dengan rumah pribadi pada umumnya. Biasanya orang-orang yang menetap di apartemen akan menghabiskan budget lebih banyak dibandingkan rumah biasa.

Tak hanya itu, perencanaan keuangan perlu kalian perhatikan sejak hari pertama tinggal di sana, termasuk pembayaran biaya maintenance apartemen yang berlaku saat ini.

Biaya Maintenance Apartemen, Rincian Biaya Hidup yang Harus Diketahui

Bagi sebagian orang mungkin menganggap apartemen adalah hunian mewah yang fancy dan trendi. Namun, tahukah kalian? Siapa saja tidak bisa menganggap sebelah mata terhadap keberadaannya karena kamu harus tahu rincian biaya hidup di apartemen.

Kamu bukan hanya membayar iuran listrik saja, bahkan uang parkir juga perlu diperhatikan lho. Hal ini dikarenakan kamu akan menyatu dengan orang lain dalam satu gedung yang sama supaya bisa tinggal lebih aman dan koperatif.

Apa Itu Biaya Maintenance Apartemen?

Secara umum biaya maintenance apartemen lebih sering disebut sebagai IPL. IPL merupakan Iuran Pengelolaan Apartemen yang anggarannya dibebankan kepada penghuni, yakni siapa saja yang menempati apartemen tersebut.

Biasanya IPL dibayarkan kepada pihak pengelola gedung yang bertanggung jawab dalam pemeliharaan hunian dalam jangka panjang. Dana pemeliharaan huniannya terdiri dari perawatan gedung, fasilitas internal sampai sarana dan prasarana yang diambil dari IPL apartemen.

Peraturan Biaya Maintenance Apartemen

IPL apartemen ternyata tidak dicetuskan sembarangan lho. Pasalnya, terdapat ketentuan jelas mengenai hal ini. Secara umum ketentuan penarikan biaya maintenance apartemen untuk hunian vertikal, termasuk apartemen tersurat dalam Undang-undang (UU) Nomor 20 Tahun 2011.

UU tersebut membahas mengenai Rumah Susun dan Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 1988 mengenai Rumah Susun. Ketentuan tersebut menegaskan bahwa pembiayaan dan pengelolaan benda dan tanah bersama dibebankan kepada penghuni.

Terkait:  Biaya IUP UGM

Berapa Biaya Maintenance Apartemen?

Rumus IPL Apartemen = Tarif Dasar IPL x Luas Unit Apartemen per m2.

Berdasarkan rumus tersebut bisa disimpulkan bahwa semakin luas unit apartemen nya, maka jumlah biaya maintenance apartemen yang dikeluarkan bisa lebih banyak. Dana yang diperoleh dari IPL digunakan untuk membayar iuran kebersihan, operasional, keamanan, utilitas bangunan dan lainnya.

Selain itu, anggaran tersebut berbeda antar setiap apartemen dan berguna dalam membayar upah karyawan yang bertugas di apartemen sampai melunasi iuran asuransi agar kamu dapat tinggal lebih aman dan terjamin.

Contoh :

Apabila kamu tinggal di dalam unit apartemen sederhana seluas 40 m2 dengan biaya IPL apartemen nya adalah Rp.10,000. Kamu harus melunasi biaya maintenance apartemen sebagai berikut :

Biaya IPL Apartemen = Tarif Dasar IPL x Luas Unit Apartemen per m2.

=  Rp.10,000 x 40 m2.

= Rp.400,000.

Kamu harus tahu kalau tarif dasar IPL ditentukan sesuai persetujuan Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) dengan pemilik maupun penghuni apartemen. Beberapa aspek yang mempengaruhi besarnya anggaran IPL yang sudah ditetapkan sesuai kesepakatan tersebut adalah :

  • Usia Gedung.
  • Karakteristik Gedung.
  • Fasilitas Apartemen.
  • Jumlah Unit Apartemen.

Rincian Biaya Hidup di Apartemen yang Perlu Diketahui

Sinking Fund adalah anggaran pemeliharaan fasilitas unit apartemen yang rusak, contohnya plafon pecah di unit apartemen baru. Biasanya pengelola bakal mengambil dana dari sinking fund supaya bisa memperbaikinya dan budget yang kamu keluarkan tidak terlalu besar.

Selain itu, nilai dana yang harus dikeluarkan bervariasi tergantung kebijakan pengelola, yakni berkisar antara Rp.100,000 s/d Rp.200,000 sehingga kamu dapat memangkas biaya hidup di apartemen.

Bukan rahasia umum bahwa anggaran listrik merupakan dana krusial yang sangat penting selama kamu tinggal di apartemen. Biasanya kebijakan mengenai dana listrik bervariasi, sedangkan pengelola bisa memasukannya ke dalam biaya maintenance apartemen atau tidak.

Terkait:  Biaya Berlangganan Netflix

Oleh karena itu, kamu tidak perlu kaget bila tagihan listrik untuk unit apartemen yang ditempati terbilang tinggi, lantaran skemanya mengikuti gedung kantor atau mall-mall terdekat.

Sementara itu, kamu tidak akan pernah lepas dari penggunaan air selama tinggal di apartemen. Kamu harus melakukan perhitungan terhadap iuran air dari Perusahaan Daerah Air Mineral (PDAM) setempat.

Iurannya dihitung per meter kubik untuk penggunaan normal, sedangkan jumlah tagihannya berkisar antara Rp.100,000 s/d Rp.200,000. Untuk menghemat pengeluaran di apartemen, kamu bisa memaksimalkan pemakaian air cucian sebagai pengganti air flush untuk toilet.

Kamu mungkin bakal mengeluarkan budget tak terduga untuk dekorasi dan renovasi selama tinggal di apartemen. Namun, kondisi tersebut berlaku untuk masyarakat perkotaan saja dan perhatikan pula iuran parkir dalam menjaga kendaraanmu setiap hari.

Apabila kamu memakai sepeda motor, maka iuran parkir yang dihabiskan bisa sampai Rp.100 ribu per bulan. Namun, bila kamu mengemudikan mobil dan sejenisnya, maka kamu bisa siapkan uang parkir sampai Rp.300 ribu per bulan.

Apakah Semua Orang Bisa Tinggal di Apartemen?

Secara umum seseorang yang bisa tinggal di apartemen adalah pekerja yang memiliki upah sebesar Rp.5 juta per bulan, sedangkan uang sewanya sekitar Rp.3 juta per bulan. Tak heran budget yang sudah dikeluarkan memastikan kalian bisa tinggal dengan aman dan nyaman di apartemen.

Selain itu, kalian tidak perlu mengeluarkan biaya maintenance apartemen karena segalanya tergantung kebijakan pengelola apartemen yang bisa bernegosiasi dengan kalian sebagai penghuni setiap unitnya nanti.

Related posts