Cara Lolos SNMPTN

Rangkaian kegiatan untuk seleksi para peserta yang masuk ke PTN tahun 2022 telah digelar. Jadi, tidak mengherankan jika banyak siswa ingin tahu terkait tips, trik, jurus jitu, hingga cara lolos SNMPTN. Hal tersebut sangatlah wajar karena persaingan untuk bisa lolos SNMPTN lumayan ketat.

Mengikuti SNMPTN dan bisa lolos masuk PTN pilihan menjadi dambaan banyak siswa. Mengapa demikian? SNMPTN atau jalur undangan memungkinkan kamu dapat masuk PTN idaman tanpa harus mengikuti tes.

Sebagai gantinya, kamu diharuskan memiliki nilai rapor yang bagus dan konsisten. Tak cukup sampai di situ saja, kamu juga harus mengumpulkan karya atau portofolio tertentu yang menjadi landasan penilaian terhadap kemampuan dan keterampilan yang kamu miliki.

Aspek lain yang  bisa meloloskanmu dalam seleksi SNMPTN adalah akreditasi sekolah dan prestasi kakak kelas alumni sekolahmu di PTN tersebut. Hal tersebut bisa menjadi pertimbangan dari PTN terkait untuk memberikan kuota mahasiswa yang berasal dari sekolah itu.

Cara Lolos SNMPTN

cara lolos SNMPTN
Cara Lolos SNMPTN

Nah, jika kamu memiliki impian bisa diterima di perguruan tinggi favoritmu lewat jalur SNMPTN, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mewujudkannya.

1. Mencari tahu ketentuan dasar jalur SNMPTN

Dalam proses SNMPTN, kuota penerimaan yang diberikan ke sekolah satu dengan yang lainnya tidak sama sesuai dengan indeks sekolah. Terdapat beberapa kriteria indeks sekolah, antara lain:

  • Akreditasi sekolah
  • Jumlah nilai peserta SBMPTN yang diterima pada tahun sebelumnya
  • Prestasi sekolah
  • Prestasi alumni di PTN terkait
Terkait:  Cara Kuliah di Luar Negeri Gratis

Selanjutnya, untuk mengisi kuota penerimaan tersebut yang digunakan adalah peringkat nilai siswa. Semakin tinggi nilai siswa tersebut maka kesempatan bisa memperoleh kuota penerimaan pun semakin tinggi.

Adapun format ketentuan SNMPTN berdasarkan akreditasi sekolah adalah Akreditasi A sebanyak 40%, Akreditasi B sebanyak 25%, serta Akreditasi C atau lainnya sebanyak 5% terbaik di sekolah tersebut.

2. Menentukan jurusan yang ingin dipilih

Cara lolos SNMPTN berikutnya adalah memilih jurusan yang memang kamu minati dan enjoy untuk melakukannya. Pasalnya, waktu kuliah itu tidak sebentar dan akan memakan banyak waktu kamu. Itulah mengapa sangat disarankan untuk kamu agar memilih jurusan yang memang disukai dan memang passionnya di sana.

Setelah kamu tahu bahwa jurusan tersebut memang kamu banget, selanjutnya cari informasi sebanyaknya tentang penerimaan SNMPTN di PTN serta jurusan yang kamu incar. 

Untuk informasi jurusan di situs SNMPTN yang mendetail, antara lain adalah Informasi Umum (daya tampung serta kategori), Daftar Jurusan yang bisa memilih program tersebut, Sebaran Siswa diterima, jumlah yang mendaftar, dan jumlah yang diterima.

Perlu diingat bahwa sebelum daftar SNMPTN, kamu harus memantapkan diri ingin memilih PTN mana dan mengambil jurusan apa. Jangan asal pilih ataupun ikut-ikutan teman dalam menentukan jurusan serta PTN kamu.

Lantas, bagaimana supaya tidak salah pilih jurusan saat ikut SNMPTN? Supaya tidak salah ambil jurusan dan kemudian menyesalinya saat sudah keterima, ada beberapa hal yang harus jadi pertimbangan kamu.

Pertama adalah mengamati nilai rapor kamu dari kelas X dan nilai dari pelajaran apa yang paling bagus dan konsisten. Kamu harus ingat bahwa untuk dapat lolos SNMPTN dilarang memiliki nilai yang merosot. Nilai dari mata pelajaran yang berhubungan dengan jurusan yang diinginkan harus terus meningkat.

3. Nilai rapor harus stabil dan memiliki pencapaian lain

Dikarenakan bisa keterima di PTN tanpa harus tes dengan jalur SNMPTN, maka mau tidak mau harus melihat nilai rapor sebagai penilaian. Nilai rapor yang dilihat tidak untuk semua mata pelajaran melainkan yang berhubungan dengan jurusan pilihanmu.

Terkait:  Cara Masuk UGM dengan Beasiswa

Contohnya saja kamu memilih jurusan Kedokteran maka, nilai pelajaran pada rapor yang dilihat antara lain, Matematika, Bahasa Indonesia, Biologi,Fisika, Kimia, serta Bahasa Inggris.

Selain nilai rapor, kamu juga harus mengumpulkan prestasi atau pencapaian lain yang relevan dengan pilihan jurusan, seperti piagam atau sertifikat-sertifikat mengikuti olimpiade sains.

4. Memahami indeks sekolah

Cara lolos SNMPTN lainnya berkaitan erat dengan indeks sekolah kamu. Seperti yang telah dijelaskan di atas, terdapat beberapa variabel yang dipakai dalam penilaian indeks sekolah di sebuah perguruan tinggi negeri.

Namun, PTN sebenarnya tidak mengeluarkan data yang berkaitan dengan indeks suatu sekolah. Selain itu, indeks sekolah sama di PTN berbeda juga hasilnya tidak sama.

Untuk dapat mengetahuinya, kamu bisa secara aktif menanyakannya ke guru BK mengenai sebaran lulusan sekolah kamu di sejumlah PTN di berbagai daerah di Indonesia.

Misalkan pada tahun 2021, PTN A menerima 25 siswa dari 50 siswa yang mendaftar dan PTN B menerima 10 siswa dari 30 pendaftar. Jika dipresentasikan PTN A sebesar 50% kemungkinan diterimanya dan PTN B sebesar 33,3%. Nah, dari situ kamu bisa mengetahui bahwa indeks sekolah kamu di PTN A lebih besar dibandingkan PTN B.

Setelah itu, kamu dapat memilih untuk ikut SNMPTN di PTN mana yang kesempatan diterimanya lebih tinggi. Namun, sebaiknya jurusan yang dipilih tetap disesuaikan dengan minat kamu.

5. Mempertimbangkan daya tampung dan daya saing

Setelah mengamati indeks sekolah kamu di suatu PTN, cara lolos SNMPTN berikutnya adalah melakukan riset tentang daya tampung dan daya saing.

Kamu harus mencari tahu kesempatan untuk bisa lolos masuk prodi PTN tersebut dengan mengamati daya tampung peminatnya di tahun kemarin. Cara mengetahuinya bisa dengan mengunjungi official website masing-masing perguruan tinggi atau dari situs resmi LTMPT.

Terkait:  Biaya Kampus LSPR Jakarta

Dari sana, kamu bisa mengetahui mahasiswa baru di program studi tersebut memiliki daya tampung sekian. Jika jurusan yang kamu pilih memiliki banyak peminat atau persaingan yang sengit, maka harus ada rencana atau strategi khusus untuk menghadapinya. 

Misalkan dari nilai rapor dan pencapaian kamu yang sudah bagus, atau mempertimbangkan opsi jurusan lain yang tidak banyak peminatnya tapi kamu menyukainya.

6. Memiliki portofolio lengkap dengan sertifikat pendukung yang relevan

Melampirkan portofolio menjadi syarat wajib untuk bisa lolos pendaftaran SNMPTN untuk jurusan Seni dan Olahraga. Portofolio digunakan pihak universitas negeri sebagai bahan pertimbangan selain nilai rapor untuk menyeleksi calon mahasiswa baru. 

Akan tetapi, portofolio yang dikumpulkan harus sesuai dengan jurusan yang kamu pilih saat pendaftaran SNMPTN.

7. Memilih jurusan dengan Passing Grade rendah

Cara lolos SNMPTN lainnya adalah memilih jurusan di PTN dengan passing grade yang tidak begitu tinggi. Jadi, Passing Grade merupakan acuan nilai standar dari masing-masing jurusan dengan ketentuan berdasarkan jurusan atau kampus tertentu yang diminati.

Misalkan saja jurusan kedokteran di Universitas Gajah Mada memiliki standar kelulusan yang lebih tinggi dibandingkan jurusan sama di Universitas Sriwijaya atau yang lainnya. Nah, untuk memudahkan langkahmu supaya lolos SNMPTN maka bisa mempertimbangkan jurusan di PTN yang passing grade nya rendah.

Jika kamu memang ingin sekali lolos SNMPTN dan bisa diterima di kampus dambaan sebaiknya disiapkan mulai dari kelas X. Sebab, nilai rapor yang stabil adalah syarat utama bisa lolos seleksi dan diterima.

Nah, mengikuti 7 cara lolos SNMPTN ini bisa memaksimalkan peluang kamu dalam mengikuti SNMPTN. Good luck!

Rate this post

Related posts