Home » Cara Kerja » Cara Kerja Affiliate Marketing

Cara Kerja Affiliate Marketing

Cara kerja Affiliate Marketing merupakan strategi terbaik bagi para blogger yang ingin mencari penghasilan tambahan atau ingin mencoba menghasilkan uang melalui blog. Namun tahukah Kamu apa itu Affiliate Marketing?

Pengertian Affiliate Marketing

Pengertian dari Affiliate Marketing itu sendiri ialah bentuk digital marketing atau pemasaran digital yang tertua, yang mana Kamu merujuk seseorang atau pengunjung ke produk online apapun, dan saat orang tersebut membeli produk sesuai yang Kamu rekomendasikan. Dengan demikian Kamu akan mendapatkan komisi dari hasil penjualan tersebut.

Berdasarkan pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa affiliate marketing ialah sebuah metode yang memungkinkan Kamu dapat menghasilkan uang lewat promosi produk menggunakan kode referal.

Dalam hal ini, Kamu akan mendapatkan keuntungan bedasarkan komisi penjualan apabila pembeli memakai kode refferal yang Kamu miliki.

Bagaimana Cara Kerja Affiliate Marketing?

Jika Kamu sudah melihat definisi affiliate marketing, mungkin prosesnya tampak sangat mudah. Namun sebelum Kamu memulai, alangkah baiknya Kamu mengetahui bagaimana cara kerja affiliate marketing.

Sistem pemasaran afiliate ini akan berhasil efektif, apabila ada tiga pihak yang terkait di dalamnya, seperti pembuat produk dan penjual, pengiklan atau afiliasi, dan juga konsumen.

Ada hubungan kompleks dinatara ketiga pihak yang disebutkan, sehingga affiliasi dapat dipastikan bisa memberikan kesuksesan tinggi. Untuk mengetahui lebih detail hubungan antara ketiganya, silahkan simak ulasannya di bawah ini :

Cara Kerja Affiliate Marketing

Cara Kerja Affiliate Marketing

Cara Kerja Affiliate Marketing | Freepik.com

1. Pembuat dan Penjual Produk

Cara kerja dari Affiliate Marketing sendiri dilihat dari pembuat dan penjual produk. Dimana penjual dalam sistem afiliasi ini dapat berupa perusahaan besar atau perseorangan,  baContoh Peik itu pedagang, pengecer, atau pencipta produk. Produk tersebut dapat berbentuk produk fisik, semisal perlengkapan kantor, perlengkapan rumah tangga,  hingga berupa layanan.

Di samping itu, ada pula merek produk yang tak perlu terlibat aktif dalam proses pemasaran namun tetap memperoleh keuntungan dari hasil pembagian pendapatan dari sistem pemasaran afiliasi itu sendiri.

2. Pengiklan atau Affiliasi

Selain pengiklan, biasanya afiliasi juga kerap disebut sebagai penerbit yang dapat berbentuk perusahaan maupun perorangan yang mempromosikan produk melalui cara tertentu untuk menarik perhatian pembeli.

Produk tersebut dipasarkan dengan sebaik mungkin sampai konsumen merasa yakin jika produk akan berguna dan tak ragu membeli produk tersebut.

Ketika konsumen melakukan pembelian produk, maka pihak afiliasi akan diberikan keuntungan berdasarkan penjualan tersebut.

Afiliasi biasanya tidak dapat berjalan di seluruh bidang, namun hanya berperan memasarkan produk apa saja yang disukai target promosi.

3. Konsumen/Pembeli

Konsumen juga berperan penting dalam cara kerja Affiliate marketing. Pembeli merupakan pihak terakhir dalam sistem afiliasi yang berkontribusi besar sebab tanpa adanya konsumen, maka sistem afiliasi ini tidak dapat berjalan dengan baik.

Ketika afiliasi bekerja, pembeli akan melihat produk-produk yang dipasarkan di situs web atau media sosial. Sebagai pembeli, Kamu akan memperoleh berbagai macam informasi tentang produk dari pengiklan/afiliasi.

Di samping itu, Kamu mungkin bertemu afiliasi yang dari awal memberitahukan jika ia akan menerima komisi jika penjualan dilakukan atau ada pula afiliasi yang tidak sama sekali memberitahukan hal tersebut.

Namun tanpa terpengaruh sistem Affiliate Marketing ini, pembeli yang tertarik pada sebuah produk tetap akan menyelesaikan pembelian produk serta menerima produk seperti halnya transaksi jual beli.

Contoh Penerapan Sistem Affiliate Marketing

Karena Affiliate Marketing memang termasuk aktivitas berbasis internet, jadi tidak heran bila bisnis ini kian berkembang setiap saat dengan mudah.

Adapun salah satu penerapan Affiliate Marketing ialah Amazon. Amazon adalah contoh afiliasi yang sukses dari mancenagera.

Di samping itu, ada pula Asian Bain sebagai sekolah usaha online yang telah didirikan pakar IM (Internet Marketing) berskala dunia.

Sesudah mengetahui hal-hal mengenai sistem Affiliate Marketing berikut contohnya, Kamu harus mengetahui tips-tips yang membuatmu bisa sukses menjalankan usaha dalam dunia digital ini. Berikut ulasannya :

1. Relasi

Tips pertama yang dapat dilakukan ialah dengan membangun serta mengembangkan relasi. Dapat mengembangkan relasi akan mempermudah Kamu untuk menyesuaikan bentuk promosi yang dilakukan.

Selain itu, pastikan untuk memilih salah satu bidang saja supaya lebih fokus mempromosikan produk secara maksimal ke konsumen.

2. Fokus Pada Bidang Produk

Memfokuskan diri dalam bidang produk yang Kamu tentukan akan lebih bermanfaat sebab bisa memahami produk tersebut dengan baik sebelum ditawarkan.

Tak perlu mengkkhawatirkan kekurangan produk sebab jumlah produk dalam bisnis Affiliate Marketing sendiri sangat beragam. Kamu dapat memilih produk apa saja yang sudah yakin bernilai dan dapat memberikan manfaat bagi pembeli.

3. Ulas Layanan dan Produk

Sesudah membangun relasi, kemudian menentukan jenis produk yang dipromoskan, Kamu bisa memberikan informasi tentang produk yang ditawarkan.

Selain mendeskripsikan produk tersebut, Kamu juga diharuskan memberikan ulasan tentang kegunaan atau manfaat dari produk itu sendiri.

Pastikan Kamu memberikan ulasan dengan lugas dan terperinci supaya konsumen dapat memahami produk lebih mudah serta tertarik untuk membelinya.

4. Memanfaatkan Beberapa Sumber

Tips dalam cara kerja Affiliate Marketing selanjutnya ialah memanfaatkan berbagai macam sumber yang ada. Fokus terhadap kampanye email adalah tindakan yang baik, namun Kamu juga dapat melakukan hal yang lainnya menggunakan media sosial atau blog.

Di samping itu, Kamu juga dapat mencari promosi lewat lintas saluran untuk mengembangkan bisnismu. Kamu dapat melakukan pengujian terhadap strategi-strategi marketing yang diketahui supaya lebih paham mana strategi yang terbanyak mendapat respon konsumen.

5. Memilah Produk

Memiah kampanye dan produk wajib dilakukan dengan baik, sebab hasil yang diperoleh dapat berpengaruh pada pemilahan tersebut.

Kamu harus memilih produk yang akan ditawarkan atau penjual produk tersebut dengan cermat. Pastikan pemilik usaha tersebut dan produknya memang sudah terkenal dan kredibel.

6. Selalu Mengikuti Tren Terbaru

Dengan selalu up to date maka bisa membuat Kamu mengetahui produk dengan mudah, sesuai minat konsumen sekarang ini.

Selain itu, selalu mengikuti perkembangan tren terbaru juga membuat Kamu dapat memikirkan strategi paling tepat untuk melakukan kampanye atau promosi sebuah produk.

Keunggulan Cara Kerja Affiliate Marketing

Sebenarnya ada  banyak sekali keunggulan menggunakan sistem Affiliate Marketing, salah satunya ialah tidak memerlukan biaya produksi.

Biaya tinggi dalam produksi produk atau pengembanga produk sebagai sebuah peraturan tak memungkinkan sebagian besar orang menghasilkan produk sendiri.

Melalui sistem afiliasi ini, maka biaya pembuatan pun tak menjadi soal sebab produk sudah diuji dan dikembmangkan menggunakan uang penjual.

Selain itu, dibandingkan membangun toko atau lapak di pingginr jalan, tentu saja menjadi mitra marketing hanya memerlukan sebuah komputer yang terkoneksi internet, beberapa perangkat lunak, dan sebuah meja saja. Sehingga tidak memerlukan biaya awal yang mahal.

Itulah ulasan tentang cara kerja Affiliate Marketing dan keunggulannya yang bisa Kamu dapatkan. Semoga bermanfaat!

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *