Home » Cara Kerja » Cara Kerja Cooker Hood

Cara Kerja Cooker Hood

Bagaimana cara kerja cooker hoodCooker hood merupakan alat penghisap asap, dan biasanya dipakai untuk menyingkirkan uap, bau, dan asap yang timbul dari proses kegiatan masak memasak di ruang dapur.

Biasanya cooker hood ini akan menghisap lalu memubuang asap yang kotor atau memprosesnya lagi supaya uap yang ada dalam ruangan dapur tetap segar dan sehat.

Cooker hood adalah alat penghisap asap di dapur yang berguna sekali bagi kesegaran dan kesehatan udara di ruangan rumah. Apabila Kamu selalu memprioritaskan kesehatan keluarga, maka alat cooker hood ini bisa dijadikan solusinya.

Sebab, biasanya asap dapur bisa menimbulkan kotor, pengap, dan bau dari hasil aktivitas memasak bisa mengakibatkan polusi udaara yang berdampak buruk bagi kesehatan setiap anggota keluarga.

Apabila asap dapur terus menerus dihisup maka dapat mengakibatkan infeksi pada saluran pernapasan, lalu jika mengendap di dalam paru-paru bisa saja mengakibatkan timbulnya penyakit kanker pada paru-paru.

Adapun resiko yang disebabkan oleh asap dapur biasanya muncul apabila dapur tidak mempunyai ventilasi maupun sirkulasi yang bagus.

Ruang dapur yang sehat dan baik tentu sudah sangat memperhatikan berbagai aspek kesehatan untuk semua anggota keluarga. Dengan lantai yang bersih dan udara segar di dapur sebagai pelengkap sempurna kenyamananmu saat memasak ataupun ketika menikmati hidangan bersama keluarga.

Jadi, alat cooker hood sendiri sangat bermanfaat untuk kenyamanan. Sebab asap dapur tak akan menyebar melainkan dapat langsung serap agar diproses atau langsung dibuang keluar.

Apa Saja Jenis-Jenis Cooker Hood?

Sebenarnya terdapat 5 macam cooker hood, tapi hanya ada 2 yang paling populer dan sering kita jumpai di pasaran, dimana keduanya ialah jenis konvensional dan cerobong, sementara ketiga jenis yang lainnya umumnya disesuaikan penggunaannya dengan desain ruang dapur yang dibangun. Ini dia ulasan jenis-jenis cooker hood, diantaranya :

  1. Chimney style
    Cooker hood jenis ini berbentuk cerobong dan menempel pada dinding. Biasanya chimney mempunyai pipa elastis diarahkan ke bagian luar ruangan untuk dijadikan saluran pembuangan.
  2. Island
    Berbentuk seperti chimney namun dipasang dengan cara menggantung di bagian tengah ruangan. Jenis ini memerlukan langit-langit dapur cukup kuat dan tinggi untuk menahan beratnya beban.
  3. Visor atau Conventional
    Biasanya jenis cooker hood ini langsung menancap ke dinding luar dapur, jenis yang satu ini memang jarang dijumpai dengan ukuran melebihi standar yang lebarnya 60 cm.
  4. Fully Integrated
    Didesain menyatu dengan perangkat kitchen set atau kitchen cabinet dan biasanya disembunyikan di pintu atau panel kabinet. Cooker hood jenis ini jika digunakan akan terlihat dan juga dapat disembunyikan saat sedang tidak digunakan.
  5. Canopy
    Jenis cooker hood ini biasanya dipasang menyatu bersama bagian bawah pada kitchen set yang terletak di atas kompor, namun tidak disembunyikan tetapi dibiarkan terlihat sekaligus untuk mempercantik tampilan dapur.

Ketika memilih cooker hood penting sekali mempertimbangkan 2 hal. Yang pertama, Kamu harus pastikan unit yang dipilih sesuai ukuran kompor.

Selanjutnya jika Kamu memiliki kompor yang lebarnya berukuran 90 cm, sehingga alat yang kamu pilih dengan ukuran ideal sekitar 90 cm.

Kemudian yang kedua, semua alat penghisap asap dapur ini harus dipasang dengan sedemikian rupa, sampai jarak pada bagian bawah unit dan bagian atas kompornya mencapai 75 cm.

Manfaat Cooker Hood

Kamu yang sudah memakainya tentu sangat memahami apa saja manfaat dan kegunaan cooker hood. Namun bagi Kamu yang belum tahu, berikut manfaat cooker hood untuk rumah maupun dapurmu :

  • Menjaga Udara di Ruang Dapur Tetap Bersih

Manfaat ini tentu sangat penting, cerobong asap ini nantinya akan menghisap asap atau udara kotor, dimana jika terhirup justru bisa berbahaya untuk kesehatan.

Cukup dengan menekan satu tombol saja, cooker hood ini pun akan langsung menghisap asap/udara kotor dari dapurmu.

  • Meminimalisir Hawa Panas

Semakin lama Kamu memasak, maka udara di dapur akan terasa semakin panas. Nah, hawa panas inilah yang biasanya berasal dari dalam kompor atau dari uap makanan yang dimasak.

Sedangkan jika Kamu memakai cooker hood, tentu saja hawa panas yang dihasilkan akan terhisap, jadi suhu di dalam ruangan pun akan turun.

  • Dapur Sehat, Hidup Pun Nyaman

Tidak bisa dipungkiri jika kehadiran peyedot asap di dapur ini memberikan banyak manfaat untuk menciptakan udara lebih bersih dan dapur pun lebih sehat.

Khususnya, cooker hood ialah modal yang efektif untuk memunculkan kreativitas saat memasak.

Cara Kerja Cooker Hood

Cara Kerja Cooker Hood

Cara Kerja Cooker Hood | Img: Freepik.com

Sistem Pembuangan Cooker Hood

Menurut cara kerja cooker hood itu sendiri untuk mendapatkan udara bersih, terdapat 2 cara udara dihasilkan, diantaranya :

  • Resirkulasi

Dalam sistem ini, uap, udara kotor, dan minyak sisa masakan akan dihisap lalu diproses sampai dihasilkan udara bersih. Kemudian udara tersebut dialirkan lagi ke ruangan.

  • Evakuasi

Cara kerja cooker hood dalam sistem evakuasi ini ialah udara kotor akan dihisap lalu dikeluarkan lewat pipa. Kemudian udara kotor akan dibuang keluar lewat pipa, dengan begitu ruangan yang dihasilkan akan terbebas dari udara yang kotor.

Memilih Cooker Hood Berdasarkan Daya Hisapnya

Daya hisap adalah kemampuan pada cooker hood dalam menghisap udara kotor. Biasanya daya hisap cooker hood tersebut dihitung berdasarkan kemampuannya menghisap tiap m3 per jamnya. Biasanya daya hisap alat ini yang biasa dijual terdapat beberapa opsi daya hisap, diantaranya kurang dari 500 m3/jam, 500 m3/jam, 800 m3/jam hingga 800 m3/jam.

Adapun besarnya daya hisapan yang dibutuhkan tergantung dari beberapa faktor, faktor pertama ialah volume ruangan dapur. Dimana semakin luas ruangan, ini artinya dibutuhkan cooker hood yang daya hisapannya pun lebih besar.

Hal lain yang juga berpengaruh pada berapa besar daya hisapan yang dibutuhkan ialah aktivitas memasak yang biasa dilakukan.

Apakah Kamu sering memasak dan seringkali membutuhkan waktu yang lama untuk memasak, seperti membuat sayur asam atau rendang, maka Kamu memerlukan daya hisap lebih besar daripada Kamu yang hanya memasak masakan yang instan.

Namun, perlu Kamu ingat jika daya hisap yang semakin besar, maka konsumsi listrik yang dibutuhkan pun akan semakin besar.

Selain itu, agar cooker hood yang Kamu pilih dapat bekerja dengan baik dengan hasil maksimal, maka Kamu harus melakukan perawatan secara rutin pada cooker hood yang Kamu miliki. Hal yang perlu diperhatikan pertama kali ialah jaga kebersihan filter cooker hood.

Biasanya semakin sering cooker hood atau filternya digunakan, maka akan membuatnya minyak dan debu menutupi bagian tersebut. Oleh karena itu, dengan melakukan pembersihan berkala secara rutin, bisa mengoptimalkan kembali kinerja filter tersebut.

Memakai cooker hood di dapur adalah cara terbaik supaya rumah, khususnya dapur kesayanganmu terhindar dari debu atau udara kotor sebagai pemicu gangguan kesehatan.

Dengan demikian, dapur tak lagi dipenuhi bau yang menyengat atau asap hasil masakan yang bisa membuat seisi rumah menjadi tidak nyaman.

Bagaimana, dengan melihat cara kerja cooker hood dan manfaatnya di atas, apakah Kamu tertarik memakainya dirumahmu?