Home » Cara Kerja » Cara Kerja Genset

Cara Kerja Genset

Mesin genet saat ini memang sudah sangat familiar bagi kehidupan manusia. Akan tetapi, tahukah Kamu bagaimana cara kerja genset? Genset atau generator set ialah perangkat elektronik yang terdiri atas generator/alternator dan mesin.

Generator sendiri ialah kumparan dari tembaga terdiri dari rotor sebagai kumparan berputar, dan stator sebagai kumparan statis.

Sementara alternator sendiri adalah sebutan generator arus bolak balik atau AC. Generator bisa mengubah dari tenaga mekanis ke tenaga listrik.

Biasanya genset menggunakan bensin atau solar untuk bahan bakarnya. Melalui geenrator ini, tenaga mekanis diubah ke dalam tenaga listrik lewat induksi elektromagnetik.

Dimana sebelumnya generator tersebut sudah memperoleh energi mekanis pada prime mover (penggerak).

Penggerak ini adalah peralatan yang berguna untuk memproduksi energi mekanis, dimana energi mekanis tersebut dipakai untuk mengerakkan rotor generator.

Dalam mesin genset itu sendiri, biasanya generator terpasang dalam satu poros bersama motor diesel.

Cara Kerja Genset

Cara Kerja Genset

Cara Kerja Genset

Cara kerja genset berdasarkan ilmu fisika, yaitu mesin memutar totor pada sebuah generator, dengan cara kerja generator yang akhirnya dapat memunculkan medan magnet dalam kumparan generator. Kemudian medan magnet tersebut membuat rotor pun berputar dan menghasilkan arus listrik.

Kegunaan genset lainnya ialah genset bisa dipakai sebagai mesin yang dapat menyimpan pasokan listrik atau cadangan listrik.

Saat listrik mengalami pemadaman, maka mesin genset bisa bekerja sampai 10 detik, lalu 10 detik selanjutnya mesin ini sudah dapat menghasiklan llsitrik yang dapat menghidupkan peralatan listrik atau lampu.

Saat mesin genset menyuplai tenaga listrik, maka generator akan ditopang Autmatic Voltage Regulator atau AVR.

Pada AVR ini ada MT (Mutual Reactor) untuk memproduksi arus listrik sesuai besaran arus beban tertentu yang melewatinya (pada rangkaian seri).

Adapun Mutual Reactor sendiri adalah trafo berjenis CT (Current Transformer). Lalu arus listrik tersebut dipakai untuk semakin memperkuat medan magnet yang terdapat dalam rotor. Dengan kata lain, pada beban besar akan dihasilkan arus yang juga besar.

Untuk tetap mempertahankan kestabilan Rotation Power Momentum atau RPM, tak cukup hanya jika mengandalkan AVR.

Maka dari itu, biasanya genset dilengkapi juga oleh sistem governor guna menjaga kestabilan RPM, karenanya frekuensi putaran tetap stabil saat ada beban ataupun saat tak ada beban.

Adapun untuk pembuatan RPM agar tetap stabil, umumnya dilakukan dengan mengatur supply bahan bakar dalam genset.

Apabila listrik hidup kembali, maka switch yang ada dalam genset dengan otomatis mengalihkan power supply pada genset ke listrik PLN, lalu akan mematikan mesin genset selama 5 detik.

Secara otomatis switch dapat mengalihkan power supply pada genset itu sendiri ialah sejenis ATS atau automatic transfer switch.

Inilah prinsip dan cara kerja genset yang benar, sehingga saat terjadi pemadaman PLN, maka lampu tetap menyala sehingga tidak mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama di industri-industri.

Bagaimana Cara Merawat Mesin Genset Dengan Benar?

Sebenarnya ada beberapa cara merawat mesin genset dengan benar, berikut langkah-langkahnya :

  • Letakkan Mesin Genset di Tempat Kering

Mesin genset sebaiknya tidak diletakkan dengan sembarangan, jadi jika ingin genset tetap awet dan tahan lama, sebaiknya hindari dari paparan terik matahari, tempat lembab atau air yang bisa membuat mesin genset cepat rusak dan berpotensi menghasilkan sengatan listrik berbahaya pada pemakainya.

  • Mengganti Suku Cadang

Mesin generator yang sudah dipakai cukup lama biasanya tidak dapat bekerja lagi dengan optimal, sebab ada beberapa suku cadangnya yang sudah aus.

Oleh karena itu, Kamu harus menggantinya supaya tidak membuat beberapa komponen lainnya di dalam genset ikut rusak.

Apabila ingin mengetahui waktu mengganti suku cadang mesin genset yang tepat, Kamu bisa membacanya pada buku panduan atau manual book ketika membeli mesin genset.

  • Sirkulasi Udara

Ketika Kamu meletakkan mesin genset di sebuah ruangan, pastikan ada sirkulasi udara di dalam ruangan tersebut.

Tujuannya ialah supaya gas buang pada knalpot genset bisa tersalurkan ke luar ruangan dengan baik. Dengan demikian, pengguna pun menjadi lebih aman, dan genset pun tidak mudah panas.

  • Selalu Jaga Kebersihan Mesin

Rutinlah membersihkan genset dari minyak, debu, air atau kotoran yang menempel di dalam genset, khususnya di bagian radiatornya.

Caranya dengan selalu memperhatikan kebersihan pada genset, agar mesin genset bisa bekerja optimal serta tak mudah rusak.

  • Periksa Bahan Bakar Genset

Bahan bakar merupakan faktor terpenting yang harus diperhatikan pada pengoperasian mesin genset. Sebab kurangnya bahan bakar pada genset bisa membuat mesin akan mengalami kekeringan sehingga mudah rusak.

  • Memakai Genset Dengan Benar

Ketika memakai mesin genset, sebaiknya pastikan jika Kamu sudah memahami cara pengoperasian mesin genset dengan benar supaya tidak terjadi kerusakan atau hal-hal yang tak diinginkan.

Sebaiknya konsultasikan ke petugas yang jual genset tempat Kamu membelinya, tentang cara mengoperasikan mesin genset dengan benar atau Kamu bisa membaca buku panduan pemakaian genset dengan benar.

  • Matikan Mesin Jika Terjadi Sesuatu yang Tidak Wajar

Ketika Kmau mengoperasikan genset lalu menemukan hal-hal yang tidak seharusnya, misalnya suara genset menjadi lebih keras dibandingkan biasanya atau ada getaran yang terlalu kuat pada mesin genset, maka langsung matikan mesin serta cek ulang kondisinya.

Dengan tetap memaksa genset untuk bekerja walaupun ada hal-hal yang tak wajar, bisa membuat mesin menjadi cepat rusak bahkan mesin tidak bisa bekerja secara optimal kembali.

Penyebab Kerusakan yang Terjadi Pada Genset dan Cara Mengatasinya

Selain memahami cara kerja genset, sebagai pengguna Kamu juga harus memahami kerusakan yang terjadi pada mesin genset. Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan kerusakan pada mesin genset, berikut ulasannya :

1. Kerusakan Apabila Mesin Genset Sulit Dihidupkan

Jika mesin genset sulit dihidupkan, ada beberapa faktor yang bisa menjadi penyebabnya, diantaranya :

  • Aki yang digunakan untuk menghidupkan mesin genset sudah lemah atau habis. Adapun solusinya Kamu bisa mengisi ulang aki tersebut atau dengan menggantinya.
  • Ada beberapa kabel yang kondisinya tidak tersambung bahkan putus. Solusinya Kamu harus mengecek bagian kabel, jika ada kabel terputus sebaiknya sambung kabel tersebut kembali.
  • Mesin tak bisa dihidupkan. Hal ini bisa terjadi akibat kondisi motor starter-nya rusak. Adapun solusinya ialah Kamu harus mengganti motor starter dengan yang baru.
  • Mesin tidak mau hidup, Kamu bisa cek bagian busi. Apabila businya gosong atau kebakar, silahkan ganti memakai busi baru.

2. Kerusakan Jika Mesin Genset Tiba-Tiba Mati dan Tidak Dapat Dinyalakan

Ada beberapa penyebab yang mungkin terjadi jika hal ini terjadi, yaitu :

  • Jika ada air pada tangki bahan bakar, maka solusinya ialah Kamu perlu membuang air tersebut di dalam tangki bahan bakar ataupun sekaligus dari seluruh saluran tangki yang menuju pada mesin genset.
  • Mesin genset tiba-tiba mati sesudah berhasil dihidupkan. Biasanya hal ini terjadi akibat adanya lubang ventilasi pada bahan bakar tersumbat. Adapun solusinya ialah memperbaiki seluruh lubang ventilasi.
  • Jika ada bagian yang menyumbat saringan bahan bakar. Solusinya ialah Kamu bisa membersihkan semua bagian saringan pada mesin genset atau bisa menggantinya dengan yang baru.

Dengan mengetahui cara kerja genset, cara perawatan dan solusi terjadinya kerusakan pada mesin genset. Tentu Kamu tidak perlu khawatir lagi saat membeli mesin genset untuk kebutuhan sehari-harimu. Semoga bermanfaat!