Cara Kerja Google Ads

  • Whatsapp

Bagaimana sebenarnya cara kerja Google Ads? Jumlah  cara berpromosi yang ada d internet memang kian banyak. Dimana sebagian besar memerlukan biaya yang cukup fantastis.

Padahal, anggaran pengiklan sendiri biasanya terbatas. Akan tetapi, pengiklan juga memerlukan metode kampanye efektif dan dapat memberikan hasil yang sesuai harapan.

Dengan melakukan endorsement, guest blog, promosi melalui forum atau komunitas dan lain sebagainya yang memerlukan banyak biaya.

Namun Google telah memberikan solusi lewat Google Ads. Dimana Google Ads sendiri awalnya ialah Google Adwords.

Sebenarnya Google Ads banyak disukai marketer mengingat metodenya yang tepat sasaran dan lebih efektif. Hanya secara singkat saja, website dapat menduduki halaman pertama pada mesin pencari.

Walaupun hal ini dapat diraih dengan optimasi SEO tapi Google Ads nyatanya tetap unggul.

Apa itu Google Ads?

Google Ads, sederhananya ialah program yang digunakan untuk menampilkan iklan Google. Dengan Google Ads, Kamu sebagai pengiklan atau advertiser bisa mempublikasikan iklan berupa link sponsor hingga mampu menjangkau ribuan pengguna di internet.

Ini artinya, Google Ads ibarat media berbayar tradisiona, yang mana banyak orang membayar saat mereka ingin beriklan, dan Kamu hanya melakukan pembayaran sesudah kampanye yang Kamu lakukan mulai mempengaruhi target audiensmu.

Google Ads bisa dikatakan dapat meningkatkan tingkat penjualan produk secara signifikan. Mengingat produk Google ini memungkinkan konsumen atau pembeli melihat serta megenal produk dalam waktu yang begitu singkat.

Lalu, Bagaimana Cara Kerja Google Ads?

Cara Kerja Google Ads

Cara Kerja Google Ads

Cara Kerja Google Ads
Cara Kerja Google Ads

Google Ads ialah platform iklan pay per click yang sangat populer. Dimana para pengiklan harus melakukan pembayaran tiap klik dari lalu lintas pengunjung ke website pengiklan. Agar bisa beriklan di platform ini, Kamu harus melakukan penawaran atau lelang dengan sesama pesaing.

Terkait:  Cara Kerja Fingerprint

Lelang atau bid dari Google sendiri sangat berbeda dari sistem lelang lainnya. tidak hanya dilihat dari biaya saja, tetapi Google juga begitu memperhatikan relevansi dan kualitas untuk dapat meloloskan iklan pada lelang.

Setting Google Ads

Cara kerja Google Ads yang pertama ialah meliputi pengaturan Google  Ads, yang terdiri dari langkah-langkah berikut :

1. Login

Kamu bisa mengunjungi web resmi Google Ads secara langsung. Jika masih belum punya, daftar terlebih dahulu lalu isi detail apa saj ayang diperlukan. Jika sudah mendaftar ke Google Ads, Kamu akan langsung diarahkan membuat iklan pertama.

Nah, pada tahapan ini Kamu dapat mengatur budget, menentukan besarnya bid, dan siapa target audiens-mu. Baru kemudian Kamu bisa menuliskan iklan.

2. Atur Budget

Untuk mengatur budget sebenarnya tidak sulit tapi juga tidak mudah. Kamu perlu mengatur budget per hari supaya pengeluaran tak terlalu berlebihan.

Adapun untuk mengetahui berapa budget harian, Kamu dapat melihat jumlah pengunjung di landing page serta dapat pengunjung yang dapat dikonversi menjadi pembeli/konsumen. Tapi jika Kamu barup membuat iklan pertama kali, sebaiknya pakai jumlah rata-rata saja.

Landing page sendiri adalah kunci kesuksesan iklan. Maka dari itu, Kamu harus membuat landing page sebaik mungkin.

Pastikan Kamu menyimpan settingan yang satu ini.

3. Pilih Target Audiens

Kamu dapat memilih audiens sebagai target sesuai lokasi. Adapun fitur ini dapat memastikan jika iklan yang Kamu buat akan tampil bagi pengguna yang hanya ada di lokasi tertentu saja dengan mengetikkan kata kunci yang Kamu bid.

Adapun untuk lokasi sendiri, Kamu bisa membuatnya lebih spesifik yakni dengan menentukan berapa jarak dari titik lokasi tertentu.

Terkait:  Cara Update Google Play

4. Memilih Jaringan

Sebenarnya ada 2 jenis jaringan yang ditawarkan Google, yakni display network dan search network.

Search network sendiri akan meletakkan iklan di halaman pencarian, sementara display network sendiri akan mempublish iklan di website yang sudah berafiliasi dengan pihak Google.

Apabila bisnis masih berskala kecil, Kamu bisa pilih search network sebab nantinya akan menampilkan promosi iklan sesuai keyword yang berkaitan atau relevan.

Apabila tujuan beriklan untuk retargetting atau branding sebaiknya pilih display network. Akan tetapi display network biasanya tidak berorientasi terhadap keyword tertentu.

5. Pilih Keyword

Mungkin Google hanya memberikan izin pengiklan memilih 15-20 keyword saja untuk memicu agar iklan muncul di hasil pencarian. Tapi bisa pula ditambahkan jumlah kata kuncinya di lain waktu.

Kamu sebaiknya pilih kata kunci yang dapat memberikan hasil pasti dibandingkan memilih banyak kata kunci tapi tidak relevan. Sebaiknya perhatikan volume terhadap pencarian kata kunci yang dipilih.

Kamu mungkin akan tertarik dengan kata kunci yang volume pencariannya tinggi. Tapi hal itu tidak selalu baik.

Kata kunci yang paling banyak dicari umumnya memiliki harga bid mahal serta bisa menguras budget.

Proses Bidding

Proses lelang atau bidding Google tentu bukan berarti Kamu harus bersaing untuk memperebutkan harga barang di ruangan tertentu.

Adapun lelang keyword di Google sendiri prosesnya dikatakan lebih efisien daripada proses tersebut. Kamu hanya diharuskan memilih kata kunci dalam pembuatan iklan. Kemudian  masukkan harga maksimal dalam satu klik saja.

Jika Kamu ingin membayar dengan harga tinggi, iklan yang dibuat juga dinilai lebih berkualitas dibandingkan kompetitor lainya.

Saat ada yang memakai kata kuncimju, maka Google akan melakukan perbandingan seluruh bid pada satu keyword lalu memilih keyword yang bid-nya tertinggi ditambah relevansi iklan.

Terkait:  Cara Kerja Akulaku

Quality Score

Cara kerja Google Ads berikutnya ialah quality score. Biasanya Google akan menampilkan performa iklanmu dan memakai informasi dalam menentukan apakah pembuatan iklan tersebut layak tampil pada mesin pencari?

Kamu bisa melihat tampilan quality score di setiap kata kunci dengan cara menambahkan kolom bertuliskan “quality score” di bawah tab kata kunci di Google Ads.

Bagaimana Google Ads Dapat Mengembangkan Bisnis?

1. Penargetan Topik atau Niche

Google Ads dapat membantu mengembangkan pertumbuhan bisnismu, salah satunya ialah karena kemampuannya untuk menargetkan audiens secara spesifik.

Kamu dapat menargetkan hal-hal seperti bahasa, browser, waktu, lokasi, dan perangkat. Kamu dapat menargetkan pelanggan dengan tepat lewat keyword tertentu.

Mengingat target yang kamu cari mulai melakukan penelusuran di Google, Kamu menargetkan orang atau audiens yang tepat bahkan di saat audiens mencari layanan atau produk yang Kamu tawarkan.

2. Brand Awareness

Jika Kamu membidik keyword dengan tepat, maka Kamu dapat memastikan jika bisnismu akan muncul, baik itu karena pelanggan mengetikkan nama bisnis/perusahaanmu ataukah tidak.

Kamu dapat memperluas keyword dengan cara memilih beberapa kata yang akan dicari pelanggan. Jadi hal tersebut bisa membuatmu untuk menampilkan brand produkmu.

3. Memberikan Kemampuan Untuk Bersaing

Jika Kamu mencari sesuatu di mesin pencari Google, namun tidak memperoleh hasil yang sesuai. Saat Kamu mencari keyword yang berkaitan dengan produkmu, maka Kamu hanya bisa menemukan produk pesaingmju saja.

Namun dengan memakai Google Ads ini, Kamu dapat bersaing dengan beberapa perusahaan besar. Jadi Kamu harus muncul saat mereka tengah mencari layanan atau produk yang kamu tawarkan.

Ya, itulah gambaran besar tentang cara kerja Google Ads yang berpengaruh pada perkembangan bisnis sekaligus pada tingkat penjualan produk atau layanan yang Kamu tawarkan. Semoga bermanfaat!

Related posts