Cara Mengganti Oli Gardan Vario 125

Bagi sebagian pengguna motor matic, cara mengganti oli gardan Vario 125 tak jauh berbeda dengan cara mengganti oli gardan Beat.

Sebagaimana kita tau, oli gardan merupakan oli yang memiliki fungsi untuk melumasi transmisi mesin otomatis pada motor matic.

Read More

Hal ini bertujuan agar pergesekan pada mesin transmisi motor akan semakin halus dan tidak cepat mengalami aus, atau menimbulkan suara bising pada CVT bagian belakang.

Motor matic sendiri memang memiliki beberapa komponen penting yang harus diperhatikan. Diantaranya

  • Bagian Pully Depan
    • Rumah Roller
    • Roller
  • Bagian Tengah
    • Karet CVT / V – Belt
  • Bagian Pully Belakang
    • Kampas Ganda
    • Rumah kampas Ganda

Nah, bagian bagian inilah yang bertindak sebagai transmisi mesin pada motor matic. Semua part ini bisa kamu temukan pada bagian belakang kiri motor, yang bernama CVT.

Pastinya semua sudah tau, bahwa cara kerja motor matic adalah menggunakan sistem atau gaya sentrifugal. Dimana ketika ban belakang berputar, maka otomatis pully bagian depan akan berputar untuk menarik pully bagian belakang lewat karet CVT.

Itulah mengapa banyak para pengguna matic yang rutin melakukan servis secara rutin ataupun berkala.

Biasanya, pengguna matic akan mengganti oli mesin dalam jangka 1 bulan sekali, ataupun mengganti oli gardan dalam jangka waktu 2 bulan sekali.

Tetapi, rentang waktu diatas tidak bisa jadi acuan yang pasti. Karena kadang kala ada saja kendala yang mengharuskan mereka melakukan servis dadakan.

Apalagi jika kamu habis melewati banjir yang cukup dalam, biasanya setelah berhasil melewatinya, kamu akan merasakan gesekan karet cvt pada pully depan dan belakang jadi tidak selaras.

Maksudnya gimana? Ketika motor melewati banjir, otomatis air tersebut akan masuk kedalam CVT, dan membuat karet CVT menjadi basah.

Terkait:  Cara Oper Gigi Mobil Matic

Inilah yang menyebabkan ketika motor matic di gas, roda belakang tidak berputar dengan semestinya.

Hal ini sering dikatakan slip, atau kondisi karet CVT licin. Sama hal nya dengan oli gardan, karena posisi oli gardan memang ada dibelakang CVT, maka ketika motor dipaksa melawan banjir, otomatis oli gardan akan ikut tercampur dengan air.

Jika hal ini terjadi, jangan heran ketika tiba tiba mesin motor terasa sangat berisik, seperti ada kerusakan didalamnya.

Oleh karena itu, kalian perlu tau cara mengganti oli gardan Vario 125 agar sewaktu waktu kalian bisa melakukan penggantian oli gardan sendiri dirumah.

Namun sebelumnya, jangan lupa untuk mempersiapkan peralatan yang dibutuhkan. Seperti

  • Kunci T ukuran 10 sampai 12
  • Oli Gardan
  • Gunting
  • Wadah untuk menampung sisa Oli Gardan.

Jika semua perlengkapan diatas sudah ada, sekarang kita tinggal lanjut untuk mengganti oli gardan pada motor vario 125.

Caranya juga simple kok.

Cara Mengganti Oli Gardan Vario 125

Cara Mengganti Oli Gardan Vario 125
Mengganti Oli Gardan Vario 125

Membuka Baut Bawah Oli Gardan

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah membuka baut bawah yang ada pada tempat oli gardan.

Posisi untuk tangki oli gardan sendiri berada di bagian belakang CVT didekat shok belakang motor. Gunakan kunci jenis T dengan ukuran 10 – 12, dan buka baut bagian bawah saja.

Ini bertujuan agar Oli Gardan yang sebelum nya ada bisa keluar untuk melakukan penggantian oli gardan yang baru.

Jangan lupa untuk menggunakan wadah atau tempat untuk menampung sisa oli gardan yang turun. Biarkan beberapa saat, sampai oli gardan sudah tak lagi mengucur ke wadah yang sudah disiapkan.

Terkait:  Penyebab Koil Mobil Rusak

Membersihkan Sisa Oli Gardan

Setelah dirasa oli gardan tak lagi menetes terlalu banyak, silahkan bersihkan bagian dalam tempat oli gardan. Kamu bisa membuka baut atas oli gardan, dan kemudian menyemprotkannya dengan kompressor.

Gunakan pembatas agar sisa oli gardan yang disemprotkan tadi tidak menyiprat ke arah lain. Atau jika memang kamu tidak mempunyai kompressor, kamu bisa membiarkan oli gardan terus menetes sekitar 1 – 3 jam.

Sembari menunggu, kamu bisa sedikit memiringkan motor kearah kiri, agar sisa oli gardan bisa keluar sampai habis.

Tapi apabila kondisi motor memang habis terendam banjir, kamu harus membeli 2 pcs oli gardan. Loh, untuk apa?

Adapun oli gardan yang pertama digunakan untuk membersihkan bagian tangki oli gardan agar debu dan kotoran akibat banjir ikut keluar bersama oli gardan dan tidak mengganggu kinerja mesin.

Setelah dirasa semuanya sudah bersih, sisa 1 pcs yang masih ada bisa digunakan sebagai pengganti oli gardan sebelumnya.

Mengganti Oli Gardan dan Menutup semua Baut Oli Gardan

Apabila sudah tidak ada kotoran dan sisa oli gardan sudah dibersihkan, kamu bisa langsung mengganti oli gardan dengan yang baru.

Cara nya pun gak terlalu sulit kok. Kamu hanya perlu membeli oli gardan di bengkel Honda AHM ataupun bengkel yang ada di dekat rumahmu.

Jangan lupa untuk menutup baut bawah Oli Gardan terlebih dulu sebelum memasukkan oli gardan yang sudah kamu beli tadi.

Kemudian, potong bagian atas dari botol oli gardan, dan masukkan oli gardan dari baut atas yang belum tertutup tadi.

Miringkan motor kearah kanan sedikit sembari menekan botol oli gardan agar semua isinya bisa masuk kedalam tangki oli gardan.

Terkait:  Cara Mengganti Nama Instagram

Setelah itu, kamu tinggal menutup semua baut oli gardan, baik bagian atas dan juga bagian bawah.

Menghidupkan Mesin dengan Cara Manual

Nah, jika oli gardan sudah terisi dengan sempurna, langkah terakhir adalah kamu tinggal menghidupkan mesin dengan cara manual.

Pertama tama, posisikan kontak motor dalam kondisi off atau mati. Lalu, engkel atau sela motor sekiranya 5 – 10 kali.

Ini bertujuan agar mesin kembali terkalibrasi, dan oli gardan akan otomatis melumasi semua bagian transmisi mesin bagian belakang agar tidak terjadi aus ataupun kerusakan.

Setelah dirasa cukup, hidupkan kontak dalam kondisi on lalu nyalakan mesin dengan meng engkel atau sela sekali saja sampai motor benar benar menyala.

Biarkan mesin tetap menyala seperti sedang memanaskan motor. Ini juga bukan tanpa tujuan loh, melainkan untuk membuat transmisi mesin bekerja dengan semestinya.

Kesimpulan

Dari beberapa cara mengganti oli gardan vario 125 diatas, semuanya bisa kamu lakukan sendiri dirumah.

Tapi usahakan kamu sudah mempersiapkan peralatan yang dibutuhkan, seperti kunci T, dan juga wadah untuk sisa oli gardan.

Tips dalam mengganti oli gardan ini sebenarnya adalah penggunaan oli gardan itu sendiri. Gunakan oli gardan yang memang memiliki kualitas yang baik, dan mampu menjaga transmisi mesin motor matic lebih lama.

Selain itu, melakukan servis secara rutin dan berkala dalam jangka waktu 1 atau 2 bulan sekali bisa menjadi cara untuk menjaga mesin motor matic tetap optimal.

Jangan sampai lupa untuk mengganti oli mesin dan oli gardan, terlebih jika kamu adalah pengendara yang setiap hari harus menggunakan motor untuk pulang pergi bekerja.

Sekian artikel tentang cara mengganti oli gardan vario 125, semoga bisa menjadi referensi yang baik untukmu dan semoga bermanfaat.

Related posts