Home » Otomotif » Cara Oper Gigi Mobil Manual

Cara Oper Gigi Mobil Manual

Bagaimana cara oper gigi mobil manual? Apakah sama seperti cara oper gigi mobil matic? Mobil dengan transmisi manual memang sudah dikenal banyak oleh masyarakat Indonesia.

Hal ini dikarenakan harga dari mobil manual juga sudah bisa dibilang terjangkau, dan bisa didapatkan baik dengan melakukan kredit sekalipun.

Gak cuma itu aja, banyaknya jasa latihan mobil membuat mereka yang belum paham tentang mengendarai mobil bisa mahir dalam beberapa minggu saja.

Itulah kenapa, saat ini bisa kita temukan semakin banyak mobil dijalan besar terlebih di daerah ibu kota.

Ketika seseorang belajar untuk mengendarai mobil manual, tentunya hal yang harus dikuasai pertama kali adalah mengoper gigi, atau mengganti posisi gear pada mobil.

Selain itu, pengendara juga harus memiliki feeling yang tepat, ketika akan melakukan perpindahan transmisi gigi pada mobil manual.

Berbeda dengan mobil matic, mobil manual menggunakan persneling yang mana memiliki kode N, R, 1, 2, 3, 4, 5, dan 6.

Adapun arti dari kode kode berikut adalah:

N (Neutral)

Mode N atau Neutral ini adalah mode yang mana menempatkan gear pada posisi tidak menggunakan gear apapun.

Mode ini akan mempengaruhi pijakan gas. Sehingga, ketika mobil dalam kondisi N, gas tidak akan memicu jalannya mobil.

R (Reverse)

Kalau kamu biasa mengunjungi pusat perbelanjaan atau akan melakukan parkir secara mundur, mode R atau Reverse ini berguna untuk membantu mu mundur.

1 (one)

Sama seperti motor bebek, mobil matic juga menggunakan awalan gear 1 atau gear kecil. Mode ini kerap digunakan ketika pertama kali mobil akan melaju dijalan raya.

2 (two)

Setelah dirasa jalanan agak cukup lengang, pengguna bisa menaikkan rasio gear ke ukuran yang lebih besar atau gigi 2, biasanya mode ini digunakan untuk kecepatan antara 50 – 60 km / jam.

3 (three)

Mode yang satu ini kerap digunakan pengendara ketika berada dijalan lurus yang panjang dan sepi, misalnya dijalan tol pada malam hari.

Rasio gigi 3 ini lah yang memiliki ukuran gear agak lebih besar. Tapi tidak cocok digunakan ketika berada di kondisi jalanan yang macet atau padat.

4 (four)

Rasio gigi 4 sebenarnya jarang dipakai pengendara di daerah ibu kota. Sebab semakin besar rasio gigi yang digunakan, maka akan semakin berat tarikan awal gas pada mobil.

Walaupun begitu, jika memang pengendara sudah mengetahui medan yang ditempuh, rasanya rasio gigi 4 bisa dipakai untuk jalan yang lebar dan sepi.

5 (five)

Sama seperti gigi 4, biasanya mode ini dipakai ketika pengendara sedang terburu buru, dan berada dijalan yang sangat panjang, luas, dan sepi.

6 (six)

Terakhir adalah rasio gigi 6, yang mana dipakai ketika pengendara sedang berada dijalan aspal pedesaan ditengah malam.

Walaupun terdengar sangat jarang pengendara menggunakan rasio gigi 6, tapi nyatanya tak seberat yang kamu bayangkan kok.

Nah, setelah memahami fungsi fungsi dari persneling dan juga kode yang ada pada persneling, kini kita akan masuk ke langkah atau cara oper gigi mobil manual. Yaitu:

Cara Oper Gigi Mobil Manual

Cara Oper Gigi Mobil Manual

Oper Gigi Mobil Manual | IMG: Freepik.com

Perhatikan Posisi Netral pada Persneling

Umumnya, posisi persneling pada mobil yang belum menyala atau selesai dimatikan yakni berada ditengah. Oleh karena itu, pastikan persenling sudah berada di posisi netral.

Hal ini bertujuan agar ketika kalian menghidupkan mesin, mobil tidak akan tiba tiba jalan dengan sendiri nya.

Hafalkan Posisi Gear pada Persneling

Selain menghafalkan fungsi atau kode dari persneling, kalian juga harus menghafal posisi gear pada persneling.

Biasanya, persneling memiliki bentuk seperi labirin yang mana garis finishnya adalah urutan gigi dari mobil tersebut.

Tapi perlu diperhatikan ya sob, tiap jenis mobil pasti memiliki posisi gear dan juga arah yang berbeda pada persneling nya. Oleh karena itu, lakukan pendekatan terlebih dulu agar menghafal posisi nya.

Mulai Menyalakan Mesin

Setelah semua siap, kini kita tinggal menyalakan mobil dan mulai latihan. Sebelumnya, pastikan kondisi mobil sudah dalam kondisi kunci tangan.

Jika belum, kamu bisa menarik rem tangan yang ada di dekat persneling, agar mobil tidak bisa maju ataupun mundur sama sekali.

Setelah itu, lanjut untuk menyalakan mesin mobil dengan menekan kunci ke arah ON sampai mobil benar benar menyala.

Menginjak Kopling dan Rem sebelum memasukkan Gigi

Setelah pemanasan selesai, kita bisa langsung untuk masuk ke poin yang sudah ditunggu tunggu.

Pertama tama, injak rem terlebih dahulu. Setelah itu, silahkan turunkan rem tangan agar mobil bisa maju ataupun mundur.

Setelah rem kaki diinjak, turunkan tuas rem tangan. Lalu, injak pijakan kopling, dan geser persneling ke arah R atau Reverse.

Disinilah kuncinya, kamu harus pintar memainkan gas agar mobil bisa mundur, dan juga mengatur kopling untuk mengendalikan gas agar tidak terlalu kuat.

Pindah ke Gigi 1

Setelah berhasil keluar parkir dengan cara mundur, pindahkan persneling dari Reverse ke netral terlebih dulu, dan jangan lupa untuk menginjak kopling sebelum mengoper gigi.

Posisikan persneling berada ditengah untuk posisi netral. Setelah siap jalan, injak lagi kopling nya, dan pindahkan posisi persneling ke gigi 1.

Lepas pijakan kopling secara perlahan sembari menginjak gas dan juga rem agar mengontrol ritme akselerasi gas pada mobil.

Pindah ke Gigi 2 dan Seterusnya

Setelah dirasa mobil akan mencapai limit kecepatan pada gigi 1, pindahkan posisi persneling ke gigi 2. Caranya juga sama kok.

  • Lepas gas secara perlahan
  • Injak pijakan rem perlahan
  • Gunakan kaki kiri untuk menginjak kopling perlahan
  • Pindahkan persneling dari gigi 1 ke gigi 2 / seterusnya
  • Lepas kopling secara perlahan
  • Atur gas dan juga rem agar lebih terkontrol.

Sampai sini, kamu sudah bisa menempuh kecepatan antara 80 – 100, dan untuk memindahkan ke rasio gigi selanjutnya, kamu tinggal mengikuti poin poin diatas, yang mana pada intinya adalah sama.

Sebab, pada mobil manual sendiri memiliki 3 pedal, yakni Kopling, Rem, dan Gas. Berbeda dengan mobil matic yang hanya memiliki 2 pedal saja, yakni Gas dan Rem saja.

Tapi pada intinya, cara mengendari mobil manual atau matic pun tetap perlu kehati-hatian, fokus, dan juga pemahaman ruang kendali, seperti persneling misalnya.

Oleh karena itu, jika dirasa kamu masih baru belajar mobil matic, usahakan untuk tidak menggunakan satu tangan saat memegang stir.

Kesimpulan

Usahakan dirimu tetap tenang ketika berkendara, agar konsentrasi untuk menginjak pedal dan berpindah gigi menjadi lebih mudah.

Perhatikan juga kaca spion mu, sebab dimensi mobil manual yang kadang lebih besar, membutuhan space lebih ketika akan berbelok, ataupun memasuki gang.

Demikianlah pembahasan tentang cara oper gigi mobil matic, yang bisa terus kamu kembangkan agar lebih mahir dalam mengendarai mobil manual. Semoga bisa menjadi referensi yang baik untukmu dan semoga bermanfaat.