Home » Bayar » Biaya Air PDAM Per Bulan

Biaya Air PDAM Per Bulan

Meski tampak sepele, namun Biaya Air PDAM Per Bulan sering menjadi beban untuk sebagian orang. Maka dari itu, kita harus paham tentang cara penghitungan. Dengan kata lain, agar kita lebih hemat dalam pemakaian air PDAM.

Tidak berbeda dengan listrik, nyatanya air juga merupakan kebutuhan utama masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Pasalnya, tidak sedikit masyarakat yang menggunakan layanan PDAM sebagai sumber air di rumahnya.

Nah, dengan menggunakan layanan dari PDAM tersebut, secara tidak langsung kamu juga mempunyai kewajiban untuk membayar tagihan setiap bulannya.

Tidak bisa dipungkiri, mengalami lonjakan harga konsumsi air yang tidak terduga, bisa menjadi suatu hal yang sangatlah menjengkelkan.

Nah, supaya kamu terhindar dari masalah tersebut. Sangat penting untuk tahu tata cara menghitung tarif PDAM di rumah. Meski tidak bisa dilakukan secara akurat, namun setidaknya kamu bisa mengira-ngira besaran biaya yang harus dibayar.

Penting diketahui, adanya lonjakan tarif PDAM bisa disebabkan oleh banyak sekali faktor. Baik itu dari ketentuan tarif dasar yang sering berubah, konsumsi air yang terlalu boros, atau bisa juga karena kebocoran pipa dan kesalahan dalam perhitungan.

Teruntuk pelanggan yang menggunakan meteran mekanikal, cara membaca meteran PDAM nyatanya sangatlah mudah.

Sebab kamu hanya perlu melakukan pemeriksaan pada angka meteran. Angka tersebut terdiri dari warna hitam dan warnaa merah.

Agar lebih jelas tentang ulasan cara menghitung tarif PDAM per bulan, kamu bisa menyimak rincian dibawah ini hingga tuntas.

Biaya Air PDAM Per Bulan

Biaya Air PDAM Per Bulan

Sebelum kamu masuk pada tata cara penghitungan tarif atau biaya PDAM, maka penting diketahui bahwa penetapan iuran air disesuaikan dengan golongan pelanggan.

Dalam hal ini, pelanggan digolongkan dalam beberapa kelompok. Seperti halnya golongan sosial, golongan rumah tangga, dan juga golongan niaga hingga industri.

Pada masing-masing golongan tersebut, juga dibagi kembali dalam beberapa kategori. Contohnya ialah Golongan Sosial 1A, 1B, dan 2A1, Rumah Tangga 2A1, 2A2, 2A3, dan 2B, Niaga 3A dan 3B, serta Industri 4A dan 4B.

Namun yang menjadi poin inti disini ialah, semakin besar konsumsi / penggunaan air per bulan, maka akan semakin tinggi pula tarif dasar pelanggan yang diberlakukan.

Nah, supaya kamu tidak bingung dalam memahami penjelasan diatas, berikut rincian golongan tarif PDAM yang dikhususkan untuk rumah tangga.

Golongan Tarif Air PDAM

Tarif yang kami rangkum dalam daftar ini tidaklah mengikat. Sehingga besaran tarif juga bisa berubah sewaktu-waktu sesuai peraturan kebijakan perusahaan PDAM.

  • 1-10 (m3) : 1.000 (2A1), 2.000 (2A2), 2.600 (2A3), 3.300 (2A4), 2.100 (2B)
  • 11-20 (m3) : 1.600 (2A1), 3.600 (2A2), 4.600 (2A3), 6.000 (2A4), 3.800 (2B)
  • 21-30 (m3) : 2.300 (2A1), 5.700 (2A2), 7.400 (2A3), 9.400 (2A4), 6.000 (2B)
  • >30 (m3) : 5.500 (2A1), 8.800 (2A2), 10.700 (2A3), 12.600 (2A4), 8.500 (2B)

Sekedar untuk informasi tambahan, penerapan besaran biaya tidak hanya terpengaruh oleh golongan. Akan tetapi, tarif dasar PDAm juga berbeda pada setiap daerah.

Maka dari itu, supaya kamu lebih tahu dengan berapa tarif PDAM di daerah tempat tinggal masing-masing. Akan lebih baik jika berkunjung langsung ke kantor PDAm setempat. Atau bisa pula dengan mengunjungi laman (website) resmi mereka.

Akan tetapi secara umum, mayoritas pengguna PDAm di Indonesia, langsung masuk pada golongan rumah tangga menangah, yakni golongan (2A3).

Dengan kata lain, kisaran harga yang tertera pada daftar diatas, masih bisa dijadikan acuan sebagai cara menghitung biaya PDAM per bulan.

Cara Menghitung Biaya Air PDAM Per Bulan

Tidak berbeda dengan beberapa poin yang sudah kami sebutkan di atas, cara menghitung tarif PDAM rumah tangga sangatlah sederhana. Yakni dengan melihat angka konsumsi air yang sudah tertera pada meteran. Untuk tahap selanjutnya, bisa dikalikan dengan tarif dasar air yang ditetapkan.

Terlepas dari itu, jumlah total iuran air per bulan umumnya sudah termasuk dengan beberapa biaya lain. Khususnya yang ada di luar tarif pemakaian air masyarakat.

Agar informasi yang diperoleh lebih jelas. Ada baiknya jika kamu menyimak simulasi perhitungan tarif PDAM yang sudah kami rangkum dibawah ini.

Simulasi Penghitungan Biaya PDAM Rumah

Sebelum penghitungan, kita asumsikan dulu konsumsi air mencapai hingga 30 m3 setiap buannya. Selanjutnya, golongan tarif yang dibebankan sebesar Rp 10.700 atau golongan rumah tangga 2A3.

Dengan demikian, cara penghitungan tarif PDAM rumah tangga tersebut ialah :

30 x Rp 10.700 = Rp321.000,-

Jumlah atau nominal diatas hanya berupa tarif konsumsi air saja. Jika sudah memperoleh angka tersebut, maka jumlahkan pula dengan biaya administrasi air minum serta biaya pemeliharaan meteran per bulan.

Untuk besaran kedua biaya tersebut, mempunyai tarif berbeda pada setiap daerah. Umumnya, biaya admin sebesar Rp 10.000 per bulan, dan biaya pemeliharaan sesuai dengan ukuran meternya, contoh :

  • 0,5 inci, sebesar Rp 7.000 per bulan
  • 1 inci, sebesar Rp 43.000 per bulan
  • 1,5 inci, sebesar Rp 72.000 per bulan
  • 2 inci, sebesar Rp 158.500 per bulan
  • 4 inci, sebesar Rp 187.000 per bulan

Setelah diketahui ukurannya, mari kita asumsikan bahwa ukuran meter yang digunakan 0,5 inci. Jadi, total biaya yang harus dibayar sebagai tarif PDAM sebesar :

Rp. 321.000 + Rp 10.000 + Rp 7.000 = Rp 338.000,- per bulan.

Cara Bayar Biaya Air PDAM

Untuk tata cara pembayaran tagihan PDAM sebenarnya sangat mudah. Bahkan tersedia dengan beberapa alternatif pembayaran.

Selain bisa datang langsung ke loket PDAM terdekat, kami bisa pula memanfaatkan cara lain seperti yang sudah kami lampirkan dibawah ini :

1. Melalui Layanan M-Banking

Membayar tagihan PDAM bukanlah hal sulit bagi kamu pengguna m-banking. Sebab hampir semua layanan perbankan di Indonesia, menyediakan fitur atau fasilitas pembayaran air melalui laman dan aplikasi yang disediakan.

Yang patut dan penting untuk diketahui, kamu hanya perlu mengakses laman dan aplikasi yang dimaksud. Selanjutnya, masuk pada fitur pembayaran tagihan PDAM.

Sedangkan untuk proses selanjutnya, bayar tagihan air kamu sesuai dengan nominal yang sudah tertera.

2. Bayar Melalui Minimarket

Meski jarang disadari, nyatanya beberapa minimarket juga melayani pembayaran tagihan air. Cara pembayarannya juga sangat mudah.

Pertama, sampaikan pada kasih jika kamu ingin bayar tagihan air. Selanjutnya, sebutkan nomor pelanggan dan bayar sesuai tagihan yang dikenakan.

3. Bayar Dengan Aplikasi Super

Di jaman yang sudah serba teknologi seperti sekarang, aplikasi super atau super app menjadi primadona pada kalangan masyarakat.

Tidak sedikit orang yang menggunakan aplikasi ini untuk berbagai kebutuhan sehari-hari. Baik itu untuk berbelanja online, transportasi, jual-beli, hingga bisa untuk bayar tagihan.

Dalam hal ini, ada beberapa aplikasi super yang bisa kamu manfaatkan sebagai alat membayar air PDAM. Sebagai contoh ialah Gojek, Grab, Traveloka, Dana, Ovo, Tokopedia, Bukalapak, dan yang lainnya.

Untuk tata cara pembayaran pun juga sangat mudah. Cukup buka aplikasi dan pilih menu tagihan. Selanjutnya pilih PDAM untuk membayar tagihan air bulanan kamu.

Bagaimana? Cukup mudah saja bukan? Pada dasarnya rincian diatas hanya sebagai referensi saja. Untuk lebih jelasnya mengenai penetapan tarif, bisa kamu tanyakan langsung pada petugas PDAM.