Biaya Admin Mandiri Ke BRI

Biaya Admin Mandiri Ke BRI

Transfer uang menjadi salah satu kegiatan perbankan yang lazim dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam prosesnya, layanan tersebut akan dikenai biaya. Tidak terkecuali Biaya Admin Mandiri Ke BRI yang akan kami bahas pada artikel kali ini.

Seperti yang kita ketahui, transfer uang menjadi layanan jasa perbankan dalam memindahkan sejumlah saldo atau dana tertentu sesuai dengan perintah amanat. Khususnya yang ditujukan untuk keuntungan seseorang yang ditunjuk sebagai penerima transfer.

Untuk jaman seperti yang sekarang ini, transfer uang menjadi sangat mudah. Bahkan bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja sesuai keinginan. Sehingga seseorang tidak perlu lagi datang ke kantor cabang untuk antre di customer srvice bank ataupun mengisi formulir transfer.

Terlepas darti itu, kegiatan transfer atau pengiriman uang, tidak hanya bisa dilakukan antar rekening sesama bank. Namun juga bisa dilakukan untuk antar rekening pada bank yang berbeda.

Dengan kata lain, kondisi transfer uang antar bank akan dibebankan biaya administrasi. Nantinya besaran biaya yang ditetapkan bervariasi, semua tergantung dengan kebijakan bank masing-masing.

Tarif Administrasi Mandiri Ke BRI

Biaya Admin Mandiri Ke BRI

Sebelum beranjak pada besaran biaya administrasi pengiriman uang antar bank. Ada beberapa poin yang juga patut diketahui. Beberapa hal tersebut mencakup  jenis layanan, dan juga beberapa poin pendukung lainnya.

Nah membahas tentang jenis layanan transfer saldo, secara umum pengiriman uang antar bank bisa dilakukan melalui mesin Anjungan Tunai Mandiri atau ATM. Akan tetapi bisa pula dilakukan apabila beberapa bank terlibat dan ikut bekerjasama serta masuk pada jaringan ATM Bersama atau jaringan ATM Prima.

Terkait:  Biaya Hidup di Bandung

Sebagai tambahan informasi, jaringan ATM Bersama mempunyai anggota sebanyak 82 bank. Beberapa diantaranya ialah BNI, Mandiri, BRI, CIMB Niaga, Bank Panin, Permata, Danamon dan yang lainnya.

Sedangkan untuk jaringan ATM Prima, mempunyai anggota setidaknya 57 bank. Salah satu diantaranya mencakup BCA, BRI, BNI, Mandiri, dan CIMN Niaga.

Selain memanfaatkan atm, pengiriman uang juga bisa dilakukan melalui SMS atau Mobile Banking (m-banking), internet banking, serta rekening ponsel.

Nah bagi kamu yang belum paham dengan mekanisme yang diterapkan terkait transfer antar bank. Berikut ulasan yang bisa dipelajari terlebih dahulu.

1. Sistem Kliring (SKNBI)

SKBNI atau sistem Kliring Nasional Bank Indonesia, merupakan sistem pembayaran yang sangat memungkinkan bagi nasabah bank dalam mentransfer dana secara elektronik. Prosesnya sangat cepat dan juga aman.

Menurut dari update terbaru, biaya kirim uang antar bank dengan sistem kliring SKBNI ialah dibebankan biaya sebesar Rp 3.500, dari yang sebelumnya Rp 5.000 untuk satu kali transaksi.

Untuk waktu kliring, BI sudah mengatur jam operasional kliring debet. Yakni bisa dilakukan pada hari yang sama, terkecuali wilayah Jakarta dan Surabaya yang dilakukan pada keesokan harinya.

Sedangkan untuk kliring kredit, dimulai pukul 08.15 hingga dengan 15.30 WIB. Kliring tersebut bisa dilakukan selama atau sebanyak 9 kali dan setiap jam di hari kerja.

Sebagai contoh, transfer uang di bawah Rp 100 juta, dengan sistem SKNBI yang dilakukan di atas waktu operasional bank (di atas jam 16.00 WIB). Maka uang yang dikirim baru akan masuk ke rekening tujuan ke esokan harinya.

Bisa disebut jika transfer SKNBI ini sangat cocok dipergunakan untuk mengirim uang dengan nilai atau jumlah yang lebih besar dibanding transfer online.

Akan tetapi, tidak diperbolehkan melebihi jumlah Rp 500 juta per transaksi. Kondisi ini juga tergantung dengan kebijakan yang berlaku pada setiap bank.

Terkait:  Biaya Bangun Rumah Type 45

Proses pengiriman uang dengan menerapkan sistem kliring, akan memakan waktu mulai dari 2 hingga 3 hari kerja. Akan tetapi transfer saldo juga bisa diterima pada hari yang sama. Namun dengan catatan tidak melewati pukul 16.00 WIB.

2. Sistem RTGS (Real TIme Gross Settlement)

Meski berbeda, namun RTGS merupakan sistem transfer elektronik antar bank yang terhubung dengan sistem RTGS milik Bank Indonesia (BI).

Untuk aturannya, RTGS diatur dalam Surat Edaran BI No.16/18/DPSP, dimana terhitung sejak tanggal 15 Desember 2014 lalu, pengiriman uang via RTGS hanya bisa dilakukan apabila dana minimum sebesar Rp 100 juta.

Dengan diperkenalkannya RTGS tahun 2000 silam, tujuan awalnya ialah hanya diperuntukkan bagi transaksi dalam jumlah besar. Sebab mesin RTGS sendiri merupakan bentuk investasi yang mahal.

Besaran biaya transfer antar bank dengan sistem RTGS ialah sebesar Rp 25 ribu hingga Rp 50 ribu. Prosesnya pun umumnya diperlukan sekitar 4 jam. Namun jika transfer dilakukan di atas pukul 15.00, transfer akan sampai pada rekening tujuan ke esokan harinya.

Terlepas dari itu, kadang pula ada waktu delay transfer yang umumnya di lakukan pada akhir bulan (tanggal 30 / 31). Kondisi ini lantaran terdapat proses tutup buku.

3. Biaya Admin Mandiri Ke BRI Sistem RTO (Real Time Online)

Karena dianggap lebih praktis, transfer tunai dengan ssitem online real time ini sangat digemari. Bahkan juga cocok bagi nasabah yang terburu-buru untuk transfer.

Proses pengiriman uang online bisa dilakukan melalui ATM, SMS Banking, mobile banking, dan juga internet banking. Semua tergantung dengan kemudahan yang dipilih.

Tentu dalam hal ini nasabah akan dikenakan biaya transfer online beda bank. Umumnya, biaya yang dibebankan sangat murah, yaitu sekitar Rp 5 ribu hingga Rp 7.500 untuk satu kali transaksi.

Terkait:  Biaya Transfer Dana ke Rekening Bank

Akan tetapi untuk rekening dengan bank yang sama, tarif transfer uang dengan sistem real time online tidak dibebankan biaya alias gratis.

Selanjutnya, dana bisa langsung masuk saat itu juga serta pengiriman online bisa dilakukan hingga 24 jam dalam 7 hari. Akan tetapi, RTO menerapkan sistem limit pada transaksi.

Kamu atau nasabah hanya bisa mengirim dana sebesar (maksimal) Rp 50 juta untuk satu kali transaksi.

Biaya Transfer Mandiri ke BRI

Fokus pada poin yang tertera pada judul. Kali ini kita sampai pada pembahasan jumlah atau besaran biaya yang ditetapkan saat transfer dari Mandiri ke Mandiri, sekaligus dari Mandiri ke BRI. Untuk lebih jelasnya, yuk kita simak daftar berikut :

Secara umum, untuk biaya transfer ke sesama rekening Bank Mandiri. Tidak dibebankan biaya alias gratis. Akan tetapi, agar pengatahuan kamu tidak setengah-setengah, berikut rincian lengkapnya :

  • Untuk jenis transaksi Mandiri ke Mandiri via ATM : Gratis
  • Transaksi dari Mandiri ke Mandiri via ATM Link Himbara Merah Putih : Gratis
  • Biaya Transfer Mandiri ke Mandiri via ATM Link (BRI, BTN, BNI) : Rp 4 ribu

Bagaimana dengan besaran tarif transfer Mandiri ke BRI? Kamu bisa lihat pada daftar berikut :

  • Jenis transaksi Mandiri ke BRI via ATM Link HImbara Merah Putih : Rp 4 ribu
  • Biaya transaksi Mandiri ke BRI via ATM Mandiri : Rp 6.500
  • Tarif transfer Mandiri ke BRI via ATM Bersama : Rp 6.500
  • Biaya transaksi Mandiri ke BRI via Internet Banking : Rp 6.500
  • Tarif transfer Mandiri ke BRI via SMS Banking : Rp 6.500
  • Biaya admin Mandiri ke BRI via Mobile Banking : Rp 6.500
  • Tarif transfer Mandiri ke BRI di Kliring : Rp 5.000
  • Biaya transfer Mandiri ke BRI fi RTGS : Rp 6.500

Bagaimana? Apa sudah jelas? Kami rasa cukup sekian untuk ulasan kali ini. Semoga bisa membantu!

Similar Posts