Home » Biaya » Biaya Bangun Rumah Minimalis

Biaya Bangun Rumah Minimalis

Berapa besaran Biaya Bangun Rumah Minimalis? Pertanyaan ini mungkin saja muncul saat kamu mempunyai rencana untuk membangun rumah. Oleh karena itu, disini kami akan mencoba untuk memaparkannya.

Tidak bisa dipungkiri jika rumah merupakan salah satu aset penting yang dimiliki seseorang. Bahkan kebanyakan dari mereka yang tidak memiliki rumah, menyimpan impian dikemudian hari mempunyai rumah idaman sendiri tanpa harus ngontrak.

Untuk kepemilikan rumah sendiri, bisa dibeli dari pengembang, yakni dengan memanfaatkan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Atau setidaknya, pembelian bisa membayar secara kontan jika kamu memang mempunyai dana yang cukup. Akan tetapi, nyatanya kamu bisa membangun rumah impian sendiri. Namun harus mempunyai tanah atau lahan terlebih dahulu.

Apabila kamu lebih memilih untuk membangun rumah sendiri. Maka sangat perlu untuk melakukan pehitungan kebutuhan uang atau anggaran. Hal tersebut untuk mempersiapkan pembelian bahan material bangunan, upah pekerja, serta biaya tidak terduga lainnya.

Hal ini terbilang wajib untuk kamu perhatikan. Sebab dalam proses pembangunan rumah yang dimulai dari nol, bukan bentuk perkara yang mudah.

Karena terbilang banyak dana yang dibutuhkan, bahkan orang tidak sedikit orang yang proses pembangunan rumahnya dilakukan bertahap. Alias tidak langsung selesai total.

Biaya Bangun Rumah Minimalis

Biaya Bangun Rumah Minimalis

Nah pada proses pembangunan rumah impian, kamu harus menyesuaikan dengan kemampuan finansial. Apabila dana memang terbatas, maka tidak perlu membangun rumah yang megah dan mewah.

Dalam hal ini, rumah dengan gaya minimalis dan cantik bisa menjadi pilihan rumah idaman. Sebab desain untuk rumah minimalis, juga tidak kalah menarik dan nyaman untuk dihuni.

Dalam ulasan kali ini, kami akan jabarkan terkait rangkuman pembangunan rumah minimalis. Baik dari sisi pengertian, estimasi biaya yang dibutuhkan, hingga kiat membangun rumah yang hemat biaya. Untuk lebih jelasnya, yuk kita simak sama-sama.

Konsep Rumah Minimalis

Apa yang Dimaksud Dengan Rumah Minimalis? Dan Berapa besaran biaya yang dibutuhkan? Mulanya, konsep rumah minimalis terinspirasi dari ajaran filosofis asal Jepang yang dikenal dengan Zen.

Beberapa orang yang keseluruhan hidupnya bersandar pada Sen, ditekankan untuk lebih atau bisa hidup dengan mengharmoniskan tubuh. Khususnya dari pikiran yang positif dan berkembang.

Bermula dari ajaran Zen tersebut, semakin memperkuat dugaan lahirnya konsep rumah minimalis. Pasalnya dalam Zen, ketengan bisa diraih jika hidup menyatu dengan alam. Kondisi ini yang terdapat pada konsep rumah minimalis.

Bagi kamu yang memang ada niat untuk membangun rumah minimalis, tentu ada beberapa hal yang patut diperhitungkan. Beberapa diantaranya sudah kami rangkum dibawah ini. Apa saja?

1. Besaran Biaya membayar Tenaga Kerja

Berapa besaran biaya untuk membayar upah tenaga kerja? Setidaknya, ada tiga sistem yang dipergunakan dan masih berlaku hingga sekarang. Khususnya saat seseorang berniat untuk membangun rumah.

Ketiga sistem upah tersebut mencakup : sistem harian, sistem borongan jasa, dan juga sistem borongan penuh. Semua bisa dipilih sesuai dengan kemampuan finansial masing-masing.

Sedangkan untuk hitung-hitungannya pun berbeda pada setaipa sistem yang digunakan. Seperti dikutip dari beberapa sumber, sistem harian umumnya menetapkan biaya Rp 100 hingga 150 ribu per hari.

Bagaimana dengan sistem borongan? untuk sistem borongan jasa, biaya yang dibutuhkan sekitar Rp 600 hingga 800 ribu per meter pesegi.

Berbeda lagi jika kamu memilih biaya borongan penuh. Jumlahnya lebih besar, yakni berkisar antara Rp 3 hingga 5 juta untuk per meter persegi.

Penting pula diketahui, untuk borongan jasa, yang dibayar hanya berupa jasanya saja. Sedangkan untuk bahan material masih ditanggung atau disediakan sendiri.

Jika kamu melihat efisiensi waktu, tentu sistem borongan mempunyai waktu pengerjaan lebih cepat dibanding dengan sistem harian.

Akan tetapi kekurangannya, jika sudah selesai dan ingin mengubahnya. Sistem harian lebih memungkinkan dibanding dengan sistem borongan yang hanya mengandalkan desain rumah yang kamu inginkan.

2. Luas Tanah dan Bangunan

Masih lanjutan dari Biaya Bangun Rumah Minimalis, luas tanah dan bangunan dan direncanakan juga ikut berpengaruh. Maka dari itu, perlu dilakukan perhitungan yang sangat matang.

Katakanlah kamu ingin membangun rumah model 21/60. Artinya, kamu memerlukan tanah dengan luas 60 meter persegi dan harga tanah pada lokasi incaran di Jakarta yang diinginkan sebesar Rp 2 juta per meter persegi.

Sehingga, biaya yang harus kamu sediakan untuk membeli tanahnya saja sebesar Rp 2 juta x 60, yakni total Rp 120 juta.

Sedangkan untuk selanjutnya, perkiraan biaya untuk membangun bangunan rumah. Yang dimaksudkan disini ialah biaya perkiraan untuk membeli bahan material seperti pasir, batu bata, genteng, semen, keramik, dan yang lainnya.

Pada poin yang satu ini, kamu berkonsultasi dengan kepala pekerja (tukang) apa saja material yang menjadi kebutuhan. Khususnya saat kamu menentukan sistem harian.

Sebagai perkiraan saja, kamu memilih sistem borongan penuh. Biaya yang harus dikeluarkan dengan harga borongan penuh sebesar Rp 3 juta untuk satu meter persegi.

Jadi, 21 x Rp 3 juta = Rp 63 juta. Jika di total secara keseluruhan antara biaya pembelian tanah dan bangunan dengan sistem borongan penuh. Yakni Rp 120 juta + Rp 63 juta = Rp 183 juta.

Biaya Bangun Rumah Minimalis [Lain-Lain]

Pada saat proses atau sedang dalam masa pembangunan, terus kamu menginginkan adanya perubahan yang dilakukan. Sebagai contoh ialah membangun taman, menambah ornamen, dan yang lainnya.

Maka perlu juga diperhitungan berapa perkiraan besaran biaya yang diperlukan. Umumnya, biaya ini perlu kamu persiapkan dalam anggaran. Jika ingin proses aman, setidaknya kamu harus menetapkan sebesar 10% biaya tidak terduga dari keseluruhan total anggaran.

Anggaran Total Rumah Minimalis

Berapa anggaran total untuk pembangunan rumah minimalis dengan tipe 21/60? Nah, beberapa poin yang sudah kami jelaskan dia atas. Hanya berupa anggaran yang sangat mungkin dan harus dipersiapkan dalam membangun rumah minimalis.

Akan tetapi, bisa jadi semua perhitungan dan anggaran di atas salah. Sebab setiap wilayah mempunyai nilai material yang berbeda. Atau bahkan untuk upah pekerja pun berbeda.

Namun jika tetap melihat rincian dari rangkuman di atas, jika di total secara keseluruhan. Perkiraan biaya yang harus dipersiapkan sekitar :

  • Biaya untuk pembelian tanah atau lahan kosong sebesar Rp 120 juta.
  • Tarif pembangunan dengan sistem borongan penuh Rp 63 juta
  • Biaya untuk lain-lain tidak bisa ditetapkan, sebab menggunakan sistem borongan penuh.
  • Jadi untuk total anggaran sebesar Rp 183 juta.

Dengan penerapan simulasi seperti yang kami jelaskan, maka nantinya akan diketahui seberapa besar anggaran untuk membangun rumah minimalis dengan tipe 21/60.

Tentu anggaran dengan simulasi yang demikian, bisa berubah sesuai dengan harga di pasaran. Khususnya pada lahan, material yang digunakan, serta upah pekerja dengan sistem yang dipilih.

Akan tetapi meski ada perubahan, mungkin tidak jauh dengan perkiraan yang sudah diperhitungkan dalam anggaran. Yang terpenting, kamu harus menyiapkan biaya lain-lain yang jumlahnya bisa tidak terduga.

Jika memang masih ada kendala dana saat pembangunan, akan lebih baik dilakukan secara bertahap. Tunda terlebih dahulu pembangunan yang dianggap kurang penting. Seperti halnya taman, pagar, dll.