Home » Mengatasi » Penyebab Starter Mobil Berat

Penyebab Starter Mobil Berat

Penyebab starter mobil berat mungkin disebabkan oleh kondisi mobil yang sangat sulit dihidupkan sehingga tidak dapat dikendarai secara normal. Hal ini tentu saja sangat menyebalkan bagi kalian dan menghambat aktivitas sehari-hari yang sangat bergantung terhadap penggunaan mobil pribadi.

Tak menutup kemungkinan bila semakin kamu acuh bahkan lamban dalam penanganan masalah ini maka kendalanya bisa lebih buruk bahkan berisiko kerusakan total.

Oleh karena itu, faktor-faktor penyebab starter mobil berat dan kaku harus diperhatikan dan jangan pernah dianggap sepele. Kamu harus berkonsultasi dengan tenaga ahli dari bengkel resmi untuk mencari tahu sumber masalahnya agar kamu dapat mengatasinya secepat mungkin.

Kamu juga perlu memeriksa beberapa komponen yang berkaitan erat dengan starter sebagai bagian utama dalam berjalannya mobil kalian supaya bisa berkendara lebih aman tanpa khawatir sulit dihidupkan.

Penyebab Starter Mobil Berat

Penyebab Starter Mobil Berat

Starter Mobil Berat | Freepik.com

Apa Faktor Utama Starter Mobil Berat dan Susah Dihidupkan?

Berikut ini merupakan beberapa faktor yang mengakibatkan starter mobil lebih berat sehingga mobil kalian tidak dapat dihidupkan dan ditangani sesuai komponennya masing-masing, yakni :

  1. Busi yang Bermasalah

Penyebab starter mobil berat biasanya disebabkan oleh busi yang bermasalah. Busi bakal mengalami kendala bila salah satu bagian dalamnya mengendap lantaran menumpuknya kotoran maupun lebih renggang bahkan rapat.

Kendati demikian, kamu harus membuka bagian tersebut secara perlahan dan membersihkannya dari kotoran yang menempel pada permukaan busi dan proses pelaksanaannya perlu dilakukan secara berkala supaya kotoran tidak bisa mengendap bahkan sulit dihilangkan.

  1. Tegangan Aki Habis

Hal umum yang paling sering dikeluhkan para pemilik mobil pribadi atas masalah ini adalah tegangan aki sudah habis. Kamu harus mengetahui bahwa salah satu hal yang menyebabkan kondisi ini terjadi adalah usia pemakaian aki yang telah melampaui batas sesuai batas maksimum yang berlaku.

Jangan panik bila situasi ini sedang terjadi lantaran kalian bisa meminimalisirnya dengan menggunakan alat khusus bernama voltmeter maupun multimeter untuk mendeteksi kendala pada bagian aki mobil.

  1. Kendala pada Sensor WTS

Jika kamu menggunakan mobil injeksi, maka salah satu faktor utama yang menyebabkan starter mobil lebih berat adalah masalah pada bagian sensor WTS. Kamu perlu mengetahui fungsinya sebagai pendeteksi suhu mobil dan bakal mengirimkannya ke bagian ECU.

Apabila kerusakan pada bagian ini tergolong berat, maka bisa mengakibatkan proses pengiriman sinyal salah bahkan kinerja mobil injeksi semakin terganggu dan berbahaya bila digunakan saat berkendara.

  1. Karburator Tergenang Air

Karburator bisa menjadi salah satu faktor utama yang mengakibatkan starter mobil lebih berat. Hal ini biasanya disebabkan kondisi komponen tersebut tergenang air bahkan banjir sehingga starter mobil tidak dapat dihidupkan.

Meski begitu, kamu hanya perlu memeriksa bagian tersebut secara berkala dengan mencermati karburatornya dengan melepasnya terlebih dahulu, serta perhatian permukaannya dan bila terkena air maka langsung dibersihkan bahkan dikeringkan supaya tidak masuk ke dalamnya.

  1. Pompa Bensin Semakin Melemah

Tak menutup kemungkinan bila bagian luar juga berpengaruh terhadap kinerja dari starter mobil kalian, bahkan sulit dihidupkan.

Umumnya bahwa pompa bensin mampu memberi dampak buruk terhadap starter yang semakin berat lantaran saluran mesin yang terhubung langsung dengan tangki mobil.

Bagiannya disebut fuel pump alias pompa bensin. Selain itu, kinerjanya yang sudah bekerja secara optimal maka bisa berdampak terhadap asupan bensin yang tidak seimbang, sehingga mobil kalian tidak dapat dihidupkan seperti biasa.

Cara Mengatasi Starter Mobil Berat dengan Cepat dan Efektif

Penyebab Starter Mobil Berat

Bagaimana Menangani Starter Mobil Berat yang Benar?

Penyebab starter mobil berat diakibatkan oleh beberapa komponen internal maupun eksternal yang kurang diperhatikan kualitasnya.

Maka dari itu, langkah awal dan paling mudah untuk kalian lakukan adalah mengukur tegangan aki saat cranking. Kamu bisa menggunakan avo meter maupun voltmeter dan simpan pada terminal aki, lalu lepaskan sekring IG/EFI dan starter mobil melalui kunci kontak.

Langkah selanjutnya untuk menangani starter mobil berat dan kaku adalah mengukur arus listrik yang mengarah ke motor starter dengan tang ampere. Kendala seperti konslet bisa terjadi bila tampak arus yang lebih besar daripada ukuran pada spesifikasi starter pada bagian field coilmotor starter.

Bila aliran listriknya mengalir sesuai spesifikasi mesin tetapi masih berar dengan tegangan aki yang menurun drastis sampai 9 volt, maka bisa dipastikan kondisi aki mobil kalian sudah rusak atau soak.

Terakhir, periksalah motor starter mobil yang berat dan langkah ini dinilai paling mudah dan sering dilakukan para pemilik kendaraan roda empat.

Kamu bisa mengganti aki mobilnya dengan yang baru lalu coba hidupkan seperti biasa, namun bila kondisinya tidak berubah maka terjadi masalah atau kerusakan pada jalur kabelnya. Kamu juga bisa membuka businya dan putar puli crankshaft dengan kunci supaya starter mobil bisa dihidupkan.