Cara Bekerja di UNICEF

Cara Bekerja di UNICEF

Bagaimana cara bekerja di UNICEF? Tak sedikit orang punya keinginan untuk bergabung menjadi salah satu bagian dari organisasi dibawah naungan PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa) alias UN (United Nations) tersebut.

UNICEF merupakan salah satu lembaga yang memfokuskan diri terhadap kehidupan dan kesejahteraan semua anak di seluruh dunia. Maka dari itu, siapapun pasti berminat ambil bagian menjadi karyawan UNICEF. Tak bisa dipungkiri orang-orang berasumsi bahwa bekerja di sana adalah suatu hal sulit karena persaingannya yang ketat.

UNICEF tidak pernah berhenti berkontribusi dalam meningkatkan kebahagiaan dan kesejahteraan anak di seluruh dunia. Jangan heran orang-orang merasa tergerak hatinya untuk ikut serta sebagai salah satu karyawannya yang bekerja sesuai posisi yang dibutuhkan.

Kamu sebenarnya bisa bergabung dan mengajukan diri sebagai calon pelamar yang berhak bekerja di UNICEF. Namun, kamu harus memenuhi kualifkasi beserta ketentuan dan syarat yang berlaku untuk memastikan bahwa dirimu memang pantas bekerja dengan UNICEF di kemudian hari.

Cara Bekerja di UNICEF

Cara Bekerja di UNICEF
Cara Bekerja di UNICEF

UNICEF menjadi salah satu organisasi internasional yang berada di bawah naungan UN atau PBB. Kini, UNICEF semakin berusaha mengutamakan kebahagiaan dan kesejahteraan anak di seluruh dunia. Tak hanya itu, mereka memberi kesempatan untuk siapapun supaya bisa berkontribusi memberi yang terbaik bagi generasi masa depan.

Kamu bisa bergabung sebagai karyawannya yang mana cara bekerja di UNICEF sebenarnya tidak terlalu rumit, asalkan kamu memenuhi kualifikasi sebagai calon pelamar yang berhak mengajukan diri sebagai pekerja di perusahaan internasional tersebut.

Terkait:  Cara Beli Masa Aktif Indosat

UNICEF bahkan tidak segan melakukan kampanye untuk mengingatkan orang-orang betapa penting kesejahteraan anak-anak di dunia. Mereka juga menggaet beberapa selebriti dunia seperti David Beckham, Shakira, Mario Maurer, Siwon Choi, BTS hingga Angelina Jolie sebagai Brand Ambassador.

Tak heran kehadiran tokoh publik dunia tersebut membuat sebagian besar masyarakat ingin ambil peran dalam memajukan kehidupan seluruh manusia bersama UNICEF. Kamu bisa bekerja dengan mereka dengan memenuhi ketentuan dan syarat yang tidak terlalu rumit.

Cara Bekerja di UNICEF, Sejarah dan Tujuan Organisasi

Barangkali kamu ingin cara bekerja di UNICEF dan tujuan organisasinya yang membuat penasaran sampai sekarang. Secara umum semua orang punya kesempatan bergabung dan menyampaikan aspirasi untuk memajukan kehidupan anak di dunia bersama UNICEF.

Mereka memberikan ketentuan dan syarat mudah agar kamu dapat berpartisipasi dalam project nya. UNICEF bahkan menjadi salah satu organisasi di bawah naungan PBB yang sedang diminati banyak orang, khususnya para mahasiswa yang baru saja mengakhiri pendidikannya.

Apa itu UNICEF?

UNICEF (United Nations International Children’s Emergency Fund) merupakan organisasi dunia yang didirikan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa Bangsa pada tanggal 11 Desember tahun 1946. UNICEF bekerja untuk memberikan makanan dan kesehatan darurat di seluruh dunia.

Mereka sebelumnya hanya berkontribusi untuk membantu mereka yang terkena dampak perang dunia kedua (World War II). Secara umum Dokter Ludwik Rajchman asal Polandia resmi ditunjuk sebagai pendiri UNICEF dan menahkodai lembaga ini sejak tahun 1946 silam.

Berdasarkan rekomendasi dari Dr.Ludwik Rajchman, Maurice Pete asal Amerika Serikat resmi ditunjuk sebagai Direktur Eksekutif pertama yang bertugas sejak tahun 1947 hingga wafat tahun 1965 silam. Mandat UNICEF semakin luas untuk menangani semua kebutuhan anak-anak di beberapa negara berkembang.

Terkait:  Cara Bagi Kuota Telkomsel

Mereka akhirnya ditetapkan sebagai bagian dari Sistem Perserikatan Bangsa Bangsa. Alhasil, kata “emergency” serta “international” dihapus dari nama organisasi yang mana sekarang lebih dikenal sebagai United Nation Children’s Fund (UNICEF).

Ketentuan dan Syarat Bekerja di UNICEF

UNICEF tidak pernah sembarangan memilih dan mengambil SDM yang berhak bergabung menjadi bagian dari karyawan mereka. Secara umum kamu harus berlatar pendidikan setara S1 dengan jurusan Ekonomi, Hubungan Internasional, Ilmu Politik, Ilmu Sosial dan bidang lain yang serupa.

Kamu juga harus mempunyai pengalaman bekerja paling tidak selama 5 tahun sesuai bidang jurusan yang sudah ditempuh saat kuliah dulu. Apabila kamu punya latar belakang keluarga yang terbilang emergency, maka pihak mereka akan mempertimbangkan hal tersebut.

Seperti kamu tahu bahwa UNICEF merupakan salah satu lembaga internasional yang melibatkan beberapa golongan dari seluruh dunia. Maka dari itu, pemahaman dan penguasaan Bahasa Inggris akan dinilai karena perekrut akan menarik mereka yang lancar berkomunikasi dengan bahasa asing.

Apabila kamu ditugaskan di UNICEF Indonesia, maka kamu bisa menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris sebagai nilai tambah untuk dipertimbangkan. Hal ini dikarenakan penguasaan bahasa asing lebih dari satu akan menjadi nilai lebih bagi calon pelamar.

Apa Tujuan UNICEF?

UNICEF menjadi salah satu lembaga internasional yang sangat memperhatikan kebahagiaan dan kesejahteraan anak-anak di negara berkembang, termasuk Indonesia. Mereka akan selalu mendata dan menganalisa negara mana saja yang kehidupannya memprihatikan dan butuh perhatian dari masyarakat dunia.

Tak bisa dipungkiri sebagian besar negara Afrika menjadi target utama mereka, karena Black Continent (Benua Hitam) mayoritas didominasi negara-negara berkembang yang kesejahteraan ekonominya di bawah rata-rata.

UNICEF akan selalu memantau perkembangan kehidupan anak-anak di seluruh dunia. Mereka tidak pernah berhenti memantau setiap anak dengan membangun kantor cabang kerja yang tersebar di seluruh dunia.

Terkait:  Cara Endorse Makanan

UNICEF juga membutuhkan beberapa SDM berkualitas dan unggul untuk memberi kontribusi terbaik dalam memajukan kehidupan anak-anak di masa depan. Mereka juga berharap tidak ada seorang pun dari anak-anak yang terjangkit kelaparan, kemiskinan bahkan sakit akibat kurangnya ekonomi dan perhatian dari warga dunia.

Bisakah Magang di UNICEF?

UNICEF baru-baru ini membuka program magang untuk para mahasiswa internasional yang sedang mencari pengalaman baru dalam dunia kerja. Namun, UNICEF mungkin membayarmu atau tidak selama mengikuti program ini.

Kamu juga diwajibkan melengkapi berkas persyaratan yang dibutuhkan, termasuk akomodasi dan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup selama magang yang ditanggung secara mandiri. Program ini berhasil menyita perhatian banyak orang untuk bergabung sebagai bagian dari keluarga mereka.

UNICEF merupakan lembaga internasional yang bukan LSM. Pasalnya, UNICEF adalah bagian dari PBB dan semua anggota PBB ialah pemerintah. Maka dari itu, siapapun tidak perlu takut selama magang di UNICEF dalam periode tertentu.

Magang UNICEF biasanya akan menghabiskan waktu selama dua bulan, bahkan mencapai enam bulan. Apabila kamu dinyatakan berhasil lolos kualifikasi, kamu akan dihubungi untuk memulai magang, entah sebelum atau sesudah satu tahun kelulusan kuliah sesuai jurusan yang diinginkan.

Cara Daftar Kerja dan Magang di UNICEF

Bagi kamu yang memang berminat bekerja atau magang di UNICEF, pastikan sudah memenuhi kualifikasi yang mereka inginkan. Apabila kamu belum melengkapi ketentuan dan syarat yang dibutuhkan, segera lengkapi terlebih dahulu untuk diserahkan kepada pihak mereka.

Kamu juga perlu melatih kemampuan Bahasa Inggris sebagai modal dasar saat berkomunikasi dengan para staff UNICEF di kantor maupun lapangan. Kamu bisa mengetahui semuanya tentang program UNICEF melalui situs resminya via www.unicef.org.

Similar Posts