Home » Mengetahui » Cara Belajar Nyetir Mobil

Cara Belajar Nyetir Mobil

Bagaimana sih cara belajar nyetir mobil agar cepat mahir? Keterampilan mengemudikan atau menyetir mobil sebenarnya harus dimiliki siapa pun, bahkan oleh wanita sekalipun.

Hal ini tentu akan sangat menguntungkan bila keterampilan mengemudikan atau menyetir mobil bisa menunjang karir dan aktivitas pekerjaan Kamu. Tidak hanya sebagai kebanggaan semata, Kamu tentu lebih mudah bepergian sebab tidak harus bergantung pada sopir lagi.

Kamu juga bisa menghemat biaya sewa supir, apalagi jika ingin mudik lebaran. Setidaknya Kamu harus merogoh biaya hingga jutaan hanya untuk membayar biaya supir saja.

Supaya bisa mengemudikan mobil dengan lancar selama 7 hari saja, tentu saja Kamu harus mempunyai niat, konsisten untuk belajar, disiplin, serta bekerja keras.

Cara Belajar Nyetir Mobil

Cara Belajar Nyetir Mobil

Belajar Nyetir Mobil | Freepik.com

Panduan Cara Belajar Nyetir Mobil Selama 7 Hari

Sediakan kendaraan roda empat yang akan Kamu pakai untuk latihan, alangkah baiknya memilih mobil yang ukurannya besar, seperti halnya Kijang Innova.

Selain itu, pilih yang memakai transmisi manual. Kamu juga harus mengajak rekan yang bisa membantumu untuk belajar mengemudi, bisa saudara, tetangga, atau teman.

Sesudah itu, persiapkan 1 minggu waktu kosong untuk fokus belajar nyetir secara berurutan. Supaya proses belajar menyetir mobil yang Kamu lakukan pun bisa berjalan lancar dan maksimal. Yuk, simak ulasan cara belajar nyetir mobil bagi pemula di bawah ini :

1. Hari Pertama

Silahkan duduk di kursi atau balik kemudi dan pelajari tentang kontrol-kontrol dasar dari fitur beserta fungsinya yang terdapat dalam dashboard mobil.

Kamu bisa mempelajari hal dasar terlebih dahulu, misalkan mempelajari bagaimana cara mematikan dan menyalakan mesin mobil, penggunaan lampu sen, lampu jarak jauh, lampu kabut, dan lampu jarak dekat, cara penggunaan wiper guna menyeka kaca bagian depan ketika hujan.

Apabila Kamu sudah paham, selanjutnya bisa pelajari teori tentang aturan dalam engemudi. Seperti mengenal aturan rambu lalu lintas, arti marka jalan, mengetahui dan mengenal etika selama berkendara, entah itu ketika memakai lampu dim, ketika mendahului, memakai klakson, dan sebagainya.

Pada hari pertama ini, pastikan Kamu sudah memahami cara pemakaian fitur pada dashboard serta mengetahui etika dalam berkendara secara umum.

2. Hari Kedua

Berlatih mengemudikan mobil di area lapangan. Kamu bisa meminta rekan untuk membawakan kendaraan tersebut ke area lapangan terdekat. Mulailah mempelajari cara menghidupkan mesin, masuk ke gigi satu, injak kopling, lepas kopling dengan perlahan sembari menekan gas hingga mobil mulai berjalan.

Kamu bisa berlatih supaya mobil bisa berjalan dengan mulus, tidak sampai mati mesinnya, dan tidak melonjak. Jika mobil sudah berjalan, Kamu bisa menekan pedal kopling penuh, dan tekan rem.

Sesudah berhenti silahkan pindahkan gigi kembali dalam kondisi netral lalu matikan mesinnya, kemudian nyalakan serta jalankan kembali mobilnya, ulangi sampai lancar.

Ada banyak pemula yang seringkali kesulitan melewati tahapan ini. Mulai dari mesinnya mati, hingga ada yang melonjak.

Adapun kuncinya ialah sesudah masuk ke gigi satu, pastikan untuk menekan gas dalam keadaan stabil dan tidak terlalu kecil, kemudian lepas kopling dengan perlahan sembari menekan gas tetap stabil.

Dengan demikian, mobil yang kamu kendarai pun akan berjalan mulus. Selain itu, jangan lupa jika gas yang Kamu injak terlalu kecil, maka mobil bisa bergetar dan mesin pun akhirnya mati. Tapi jika Kamu menginjak gas terlalu kencang atau dalam dan tergesa-gesar melepas kopling, imbasnya mobil akan langsung melonjak.

Dalam belajar nyetir mobil sebaiknya fokus dan tidak tergesa-gesa, tetap rileks tapi serius. Apabila Kamu sudah lancar menyalakan dan menjalankan kendaraan, terus memutar area lapangan sampai benar-benar terbiasa. Pegang kemudi mobil dengan rileks, jangan tegang. Belok kanan, belok kiri, hingga mundur.

Pastikan untuk berlatih berjalan lurus maju ke depan. Jika sudah cukup, Kamu bisa mencoba turun ke area jalan gang perumahan yang tak terlalu ramai. Tapi jika di depan ada sesuatu coba latih refleks dengan menginjak kopling secara penuh disusul dengan pedal rem. Sampai mobil berhenti tapi tidak sampai melonjak atau mati.

3. Hari Ketiga

Sebagai pemanasan, Kamu bisa berlatih lagi di lapangan. Tapi, kali ini Kamu-lah yang harus membawa mobilnya sendiri dengan melalui medan jalanan yang tak terlalu ramai seperti di gang.

Jika harus melalui jalan besar, Kamu bisa meminta rekanmu untuk bertukar posisi terlebih dahulu. Sesudah melakukan pemanasan, Kamu bisa turun lagi ke jalan lalu berkeliling ke kompleks perumahan. Ingat, jangan ngebut!

Apalagi jika jalanan di kompleks perumahan ramai orang yang berlalu lalang dan anak-anak. Belajarlah menaklukan medan di area kompleks lingkungan tempat tinggalmu. Latihan ini sangat efektif melancarkan tahapan mengemudi lurus, berbelok ke kiri, dan berbelok ke kanan.

Biasakan memakai lampu sen ketika ingin berbelok. Namun hati-hati ketika berbelok di area jalanan sempit. Sebab bisa membuat belakang mobil yang Kamu kendarai menyerempet sedikit pembatas jalan.

Berbelok ke kiri biasanya lebih mudah dibandingkan ke kanan, sebab saat berbelok ke arah kanan biasanya kita akan memotong jalan para pengemudi lain.

4. Hari Keempat

Belajarlah menaklukan medan jalan menanjak, dengan mempelajari cara menahan kendaraan supaya tidak mundur dan tetap stabil, entah itu dalam kondisi berhenti ataupun saat merayap. Sebaiknya cari area menanjak cukup sepi supaya Kamu bisa berlatih leluasa.

Saat di tanjakan, pada situasi macet, Kamu tentu tidak bisa hanya menggunakan rem kaki saja untuk membuat kendaraan tetap berjalan stabil.

Jika Kamu memaksakan hanya memakai rem kaki, maka kaki kananmu akan kesulitan ketika ingin berpindah ke pedal gas dari pedal rem. Sehingga mobil pun bisa melorot mundur. Maka dari itu, Kamu perlu mempelajari teknik untuk menahan mobil supaya tetap stabil.

5. Hari Kelima

Jika Kamu sudah mengerti cara menaklukkan kondisi medan menanjak. lewat permainan kopling dan gas, kini saatnya belajar memarkir mobil. Tidak sedikit orang menganggap bahwa teknik memarkir mobil merupakan hal sulit.

Pertama, belajarlah memarkir mobil dengan cara mundur di area parkir biasa. Apabila Kamu sudah menguasainya, bisa mempelajari teknik memarkir horizontal. Untuk pemula, teknik ini biasanya akan terasa cukup sulit. Selanjutnya gabungkan dengan cara memarkir mundur dan horizontal tapi di area yang menanjak.

6. Hari Keenam

Jika Kamu sudah mulai mahir mengemudikan mobil dan memarkir, kini saatnya belajar mengendarai di jalan raya. Kamu bisa mengajak rekan untuk menemanimu belajar mengemudiakn mobil di jalan besar.

Coba gabungkan seluruh ilmu yang Kamu pelajari sebelumnya. Tetap perhatikan etika berkendara. Jika Kamu belum terbiasa, bisa memulai dari kecepatan rendah terlebih dahulu.

Tetap fokus ke depan dan jangan mempedulikan kendaraan yang ada di belakang. Coba berlatih memindahkan tuas transmisi/persneling dengan memindahkan gigi.

7. Hari Ketujuh

Sebenarnya sampai tahapan hari keenam, Kamu pun sudah bisa mengendarai mobil dengan lancar sendiri. Sebagai tambahan, jika ada hal-hal yang dirasa masih sulit, Kamu bisa berlatih kembali di hari terakhir atau ke tujuh ini.

Silahkan keluarkan mobil dari garasi sendiri, kendarai kemudian kemudikan mobil ke tempat yang Kamu inginkan. Kamu bisa menentukan jalurnya sendiri.

Seringlah berlatih, sebab kemampuanmu menyetir akan semakin meningkat seiring waktu.

Itulah 7 tahapan cara belajar nyetir mobil selama 7 hari tanpa harus kursus setir mobil dan mengeluarkan biaya untuk sewa jasa kursus. Semoga bermanfaat slur!