Home » Mengatasi » Penyebab RPM Mobil Karburator Naik Turun

Penyebab RPM Mobil Karburator Naik Turun

Penyebab RPM mobil karburator naik turun biasanya disebabkan oleh kondisi mesin yang berjalan tidak stabil, serta mengindikasikan gangguan terhadap induksi udara ke dalam mesin mobilnya.

Risiko yang terjadi adalah kamu bakal sulit mengendalikan mobil pada permukaan rendah, sedangkan perpindahan ruas transmisinya juga semakin kasar.

RPM juga akan dipengaruhi bahan bakar maupun udara, serta persentase gas bakal sedikit dikompresi bila kadar udara dan bensin sangat sedikit.

Maka dari itu, kamu perlu mengetahui penyebab RPM mobil karburator naik turun dan tidak stabil dengan seksama melalui beberapa poin penting berikut supaya kamu bisa mencari sumber masalahnya terlebih dahulu dan mengantisipasi kerugian biaya lebih besar akibat kondisi mesin yang tidak berjalan normal.

Kalian juga bisa memperbaikinya melalui bantuan tenaga ahli dari bengkel resmi setelah mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan rpm mobil karburator sangat tidak efektif.

Penyebab RPM Mobil Karburator Naik Turun

Penyebab RPM Mobil Karburator Naik Turun

RPM Mobil Karburator Naik Turun | Freepik.com

Apa yang Menyebabkan RPM Mobil Naik Turun dan Tidak Stabil?

Berikut ini merupakan beberapa hal yang membuat RPM mobil karburator selalu naik turun dan berjalan tidak stabil sehingga berdampak terhadap keselamatan kalian saat berkendara, yaitu :

  1. Mass Air Flow

Penyebab RPM mobil karburator naik turun pertama adalah Mass Air Flow bermasalah. Kamu harus mengetahui fungsinya sebagai pemeriksa dalam menghitung massa udara yang masuk ke dalam mesin sesuai kecepatannya.

Walaupun berada pada wilayah saringan udara, tetapi sensornya juga rawan kotor. Hal ini berdampak terhadap kurang akurat sistem pembacaan yang tercamtum pada sensor Mass Air Flow yang membuat data dari sensor tidak efektif.

ECU juga memakai data tersebut untuk memastikan jumlah bahan bakar, maka bensin yang dikeluarkan dari injektor tidak akan tetap perhitungannya. Hal ini pun menyebabkan RPM mobil karburator kurang stabil alias naik turun.

  1. Throtle Body Terlalu Kotor

Kamu mungkin sudah mengetahui beberapa mesin yang sudah memakai sistem Drive by Wire alias TAC tidak lagi menerapkan kawat kabel dalam menyambungkan pedal gas dengan throtle body pada mobil karburator.

Kendati demikian, mobil seperti ini biasanya selalu bermasalah seperti RPM tidak stabil bahkan naik turun, alasan utamanya adalah sistem TAC yang diterapkan membuat keberadannya sangat sensitif bagi perubahan situasi.

Hal itu disebabkan pula oleh sistem TAC yang tidak berpacu terhadap satu sensor yang sama, tetapi beberapa sensor juga mendukung kinerja TAC bagi mobil karburator sehingga RPM lebih mudah naik turun dan berisiko bagi kamu saat berkendara.

  1. Idle Speed Control Bermasalah

Idle Speed Control mempunyai peran besar sebagai akuator terhadap sistem EFI yang bertugas dalam mengatur idle RPM bagi mobil karburator. Kamu harus mengetahui kinerjanya yang mengandalkan solenoid valve supaya bisa menutup sekaligus membuka saluran idle karburator pada mobil kesayangan anda.

Tak bisa dipungkiri bila kamu kurang perhatian terhadap masalah ini bakal terjadi delay yang mengakibatkan asupan udara ke dalam mesin sehingga RPM naik turun dan tidak stabil.

Cara Menangani RPM Mobil Karburator Naik Turun dan Tidak Stabil

Bagaimana Mengatasi RPM Mobil Naik Turun dengan Cepat dan Tepat?

Penyebab RPM mobil karburator naik turun sebenarnya bisa kalian atasi dengan cepat dan tepat bila kamu sudah mengetahui apa saja yang menyebabkan mesinnya tidak berjalan normal seperti biasanya. Langkah pertama yang perlu diperhatikan adalah membersihkan akurator ISC secara rutin jika idle speed control menjadi sumber masalahnya.

Cara sederhana yang bisa dilakukan adalah kamu hanya perlu membuka ISC serta membersihkan permukaan katupnya saja. Tak hanya itu, kamu juga harus membersihkan bagian lubang idle dengan memakai carburator cleaner berjenis spray (semprot).

Tujuannya adalah supaya air yang dihasilkan tidak bisa masuk ke dalam permukaan mesin dan menyebabkan kinerjanya lebih lambat bahkan rusak.

Sementara itu, kamu harus segera membersihkan bagian throtle body yang kotor dan bila kamu tidak cepat melakukannya maka risiko yang diterima adalah menimbulkan masalah baru terhadap komponen-komponen lain.

Risiko ini biasanya dialami pada pemilik mobil bersistem EFI lantaran masing-masing komponen saling bergantung, anda juga bisa membersihkannya sendiri atau meminta bantuan tenaga ahli dari bengkel.

Cara mudah yang harus dilakukan adalah melepas baterai dan konektor listrik TAC dengan hati-hati. Jangan lupa melepas komponen throtle body secara perlahan dan membersihkannya dengan memakai carbu cleaner maupun alat sejenisnya.

Langkah terakhir yang bisa kalian lakukan untuk mengatasi RPM mobil karburator naik turun adalah memeriksa terlebih dahulu Mass Air Flow untuk memastikan sumber masalah pada bagian tersebut.

Jika pusatnya berasal dari bagian sensor, maka anda harus membawa mobil karburatornya ke bengkel resmi dan tenaga ahli akan memperbaiki sensornya supaya idlenya bisa bekerja dengan baik saat mesin dihidupkan.