Home » Biaya » Biaya Bangun Rumah Per Meter

Biaya Bangun Rumah Per Meter

Belakangan ini membangun sebuah rumah sedang dilakoni banyak orang, sedangkan biaya bangun rumah per meter selalu dipertimbangkan sebelum kalian memutuskan untuk mempunyai hunian idaman. Kamu bisa saja memanfaatkan KPR (Kredit Pemilikan Rumah) bahkan membelinya secara langsung.

Namun, kalian tidak bisa memilih model dan tipe rumahnya lantaran strukturnya sudah dirancang oleh arsitek dengan melibatkan tenaga ahli bangunan. Kondisi ini berbeda dengan mempunyai rumah pribadi hasil rancangan sendiri. Kalian bisa merancang desain bangunan, serta mengatur budget yang bakal dikeluarkan sesuai ukuran rumahnya.

Tak bisa dipungkiri bahwa dana yang akan kalian habiskan biasanya lebih murah daripada membelinya langsung dari pihak kedua. Kamu juga bakal tahu bahan apa saja yang dibutuhkan, serta berapa lama durasi perancangan sampai pembangunannya agar dapat dihuni.

Kami pastikan membangun rumah pribadi memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Akan tetapi, kalian bisa mengatur anggarannya terlebih dahulu dengan menganalisa biaya membangun rumah per meter terlebih dahulu.

Hal ini dikarenakan setiap orang punya standar desain atau ukuran berbeda. Biasanya siapa saja selalu membangun hunian pribadi mulai dari tipe 36, 60 sampai 120 sesuai jumlah anggota keluarganya maupun kebutuhan masing-masing.

Biaya Bangun Rumah Per Meter

Biaya Bangun Rumah Per Meter

Biaya Bangun Rumah Per Meter

Untuk membangun rumah pribadi, maka kamu bisa mempersiapkan beberapa hal penting yang tidak boleh dilewatkan sebagai langkah awalnya. Kalian harus mempunyai denah atau desain rumah yang diinginkan, tujuannya agar arsitek dapat merancang sesuai keinginan kamu.

Jangan lupa mengitung dan mengakumulasi luas bangunan yang sesuai dengan rencana denah. Hal ini dikarenakan luas bangunan harus seimbang dengan desain yang dirancang. Di samping itu pun kalian perlu mencari referensi soal biaya per meter yang bakal dibutuhkan sebagai bayangan yang bisa saja sesuai.

Selain itu, kamu juga bisa menyusun RAB berisi rincian anggaran mulai dari aspek terkecil sampai terbesar yang dibutuhkan, serta digunakan selama proses pembangunan berlangsung. Tujuannya demi mencegah pengeluaran tak terduga bahkan tidak dibutuhkan sama sekali. Kamu juga bisa mendiskusikannya dengan tenaga bangunan yang sudah dipercaya.

Biaya Bangun Rumah Per Meter Terupdate

Anggaran membangun rumah per meter juga tergantung dari setiap wilayah yang digunakan sebagai lokasi pembangunannya. Arsitek dan tenaga bangunan berpengalaman juga selalu mempertimbangkan NJOP yang berbeda satu sama lain. Di sisi lain juga kalian bakal tahu jumlah biaya membangun rumah dari upah tukang bangunannya sampai luas tanah yang digunakan. Berikut ini merupakan rincian biaya membangun rumah per meter, antara lain :

Biaya Tenaga Kerja

Apabila kamu sudah memutuskan untuk membangun rumah sendiri, apalagi mengusung desain minimalis biasanya budget yang perlu disiapkan mencapai Rp.100 juta bahkan lebih. Oleh sebab itu, dana ini tidak bisa diperoleh secara instan dan kalian perlu memahami dan mempertimbangkan sistem membangun rumahnya.

Hal ini dikarenakan kamu perlu memilih tenaga kerja berpengalaman dengan mengandalkan kerja harian, Borongan jasa atau borongan penuh. Biasanya tukang bangunan memasang harga upah berbeda berdasarkan kinerja masing-masing.

Apabila kamu mengandalkan sistem harian, maka bisa menyiapkan budget mulai dari Rp.100,000 s/d Rp.150,000 per hari. Untuk borongan mulai dari Rp.500,000 s/d Rp.800,000 per meter. Akan tetapi, kalian juga bisa meminta bantuan tukang bangunan dengan sistem borongan penuh yang harus merogoh kocek mulai dari Rp.3 s/d Rp.5 juta per meter perseginya.

Luas Bangunan dan Tanah

Jangan lupa memperhatikan luas bangunan dan tanah untuk mengetahui rincian biaya membangun rumah per meter. Apabila kamu ingin membangun rumah 30/60, maka kamu bisa menyiapkan luas tanah sekitar 60 meter persegi.

Di sisi lain harga tanah juga bergantung pada lokasi pembangunan. Andaikan lokasinya di Jakarta, biaya yang harus dikeluarkan adalah sebesar Rp.3 juta per meter. Akumulasinya adalah 60 x Rp.3,000,000 = Rp.180,000,000.

Kamu juga harus memperhatikan biaya pembangunannya. Anggaran ini mencakup beberapa aspek mulai dari material seperti pasir, semen, batu bata dan lainnya. Apabila kalian tidak paham sama sekali, maka kamu bisa bertanya kepada kepala pekerja yang mengusung bangunan rumahmu.

Jika ingin mengandalkan sistem borongan penuh, maka bisa menyiapkan anggaran sebesar Rp.3,000,000 x 21 = Rp.63,000,000. Jumlah biaya beli bangunan dan tanahnya adalah Rp.180,000,000 + Rp.63,000,000 = Rp.243,000,000.

Dana Tambahan

Siapa saja yang gemar berimajinasi dalam merancang desain bangunan, maka bisa menambah sedikit sentuhan untuk memberi kesan cantik dan asri bagi hunian pribadinya. Kamu bisa menambah ornament, taman dan lainnya dengan menambah anggarannya ke dalam biaya pembangunan rumah.

Untuk mencegah pemborosan dana, pastikan kalian tidak pernah mengeluarkan anggaran lebih dari 10% melalui total biaya bangun rumah keseluruhan. Bagaimana cara menghitungnya? Apabila hasil perhitungan sebelumnya adalah sebesar Rp.243,000,000 maka kalian bisa menyisihkannya sebesar Rp.24,300,000 (Rp.243,000,000 : 10) untuk menambah material lain yang sudah kami sebut di atas.

Kalian mampu memakai dan memanfaatkan budget tersebut dalam membangun taman minimalis (indoor atau outdoor) sesuai kebutuhan. Namun, pastikan tidak merusak pemandangan dan kenyamanan kalian saat di rumah.

Tips dan Trik Hemat Biaya Bangun Rumah

Untuk menghemat anggaran bangun rumah, maka kamu bisa memperhatikan beberapa poin penting berikut. Biasanya seseorang yang punya relasi luas dalam bidang arsitektur akan selalu meminta bantuan tenaga kerja profesional dan berpengalaman.

Di samping itu, sebagian besar dari mereka yang sudah ahli pada bidangnya pasti sudah akrab dengan kliennya alias dirimu sendiri. Tak menutup kemungkinan bila ketua bangunannya lebih mudah diajak bernegosiasi soal upah harian, mingguan sampai bulanan untuk meminimalisir budget.

Pertimbangkan pula bahan baku yang akan digunakan saat membangun rumah. Jangan memaksakan diri untuk membeli material berkualitas dengan harga tinggi. Pasalnya, kamu bisa menemukan bahan baku terbaik dengan harga bersahabat di toko bangunan terdekat.

Kamu juga bisa meminta saran tenaga ahli yang bertugas untuk memberi tahu merek semen sampai batu bata seperti apa yang bisa digunakan dalam proses pembangunan rumah keseluruhan.

Siasat jitu berikutnya dalam menghemat biaya bangun rumah per meter adalah mencari lokasi yang tepat. Apabila kamu memperoleh lokasi pembangunan strategis, maka biaya yang harus dikeluarkan bisa semakin besar. Oleh sebab itu, pastikan titik utamanya tidak terlalu mencolok dan sesuai dengan pengeluaran kalian.

Bagaimana Cara Hemat Biaya Bangun Rumah Lainnya?

Kami sarankan kalian menggunakan jasa borongan pada saat perancangan dan pembangunan awalnya. Hal ini dikarenakan kalian hanya membayart mereka pada tahap awal dengan menghitung segala aspek yang dibutuhkan.

Nominalnya lebih murah daripada mengandalkan sistem harian. Tak hanya itu, gunakan desain rumah minimalis yang tidak memakan ruang besar karena sesuai dengan jumlah anggota keluarga, serta tampilannya lebih kecil dan elegan.

Demikian informasi lengkap mengenai biaya bangun rumah per meter terupdate. Kamu juga bisa melakukan survei harga material terlebih dahulu sebelum membeli bahan baku untuk membangun rumah.

Kalian tidak boleh mempercayai satu toko saja, namun beberapa toko bangunan lain mungkin menawarkan material dengan harga lebih murah. Biasanya pemilik toko akan memberi harga miring andaikan kalian membeli bahan baku dalam jumlah agak banyak.