Home » Cara Kerja » Cara Kerja Air Cooler

Cara Kerja Air Cooler

Bagaimana cara kerja Air CoolerAir Cooler bisa dikatakan sebagai pendingin ruangan yang memiliki perbedaan fungsi dengan Air Conditioner.

Adapun letak perbedaannya ialah Air Cooler tak berperan mendinginkan ruangan, tetapi menyejukkan ruangan.

Berbeda dengan AC memakai freon berperan sebagai “tenaga” yang dapat mendinginkan ruangan, sedangkan Air Cooler memakai “bahan bakar” dari air agar dapat mendinginkan ruangan.

Di negara Indonesia sendiri, popularitas dari Air Cooler sendiri bisa dikatakan masih kalah dibandingkan kipas angin dan AC. Jika Kamu ingin mengetahui tentang cara kerja Air Cooler, terus simak ulasan artikel Kami di bawah ini!

Cara Kerja Air Cooler

Cara Kerja Air Cooler

Cara Kerja Air Cooler | Freepik.com

Air Cooler merupakan sebuah alat berbentuk kotak berisi kipas, pompa dan tempat air atau es. Cara kerja dari Air Cooler sendiri sebenarnya cukup sederhana.

Awalnya es batu atau es dimasukkan pada kota pendingin, lalu udara di dalam ruangan disedot kemudian disalurkan melalui tempat es atau air dingin tersebut. Untuk lebih jelasnya, mari simak ulasan di bawah ini :

1. Cara Kerja Air Cooler Sebagai Kipas Angin

Air Cooler mempunyai 2 fungsi, diantaranya bisa dijadikan sebagai pendingin di dalam ruangan atau kipas angin. Kedua fungsi tersebut mempunyai cara kerja yang berbeda.

Supaya Kamu tidak bingung, ini dia cara memakai Air Cooler jika dijadikan sebagai kipas angin :

  • Pertama-tama, hubungkan terlebih dahulu air cooler ke dalam sambungan listrik. Ini dilakukan jika jenis Air  Cooler yang Kamu miliki memakai daya listrik dan bukan memakai baterai. Lalu tekan Power pada perangkat Air Cooler.
  • Setting kecepatan kipas pada Air Cooler lewat tombol “Speed”.
  • Di samping itu, Kamu juga dapat menentukan arah mata angin memakai tombol “Swing” (Arah Angin).
  • Lalu pilih “Timer” jika Kamu ingin menentukan kapan perangkat Air Cooler-mu mati dengan otomatis.
  • Selanjutnya tombol “Mode” untuk memilih mode yang Kamu inginkan.

Jika Kamu tidak melakukan pengisian tangki air lalu memilih tombol “Cooling”, dengan begitu Air Cooler akna beroperasi layaknya kipas angin pada umumnya.

Walaupun begitu, udara yang dikeluarkan Air Cooler menggunakan mode kipas angin cukup bisa memberikan kesejukan.

2. Cara Kerja Air Cooler Untuk Mendinginkan Ruangan

Jika seseorang membeli perangkat Air Cooler, Kamu tentu menginginkan pendingin ruangan sama seperti Air Conditioner. Berikut Kami akan berikan cara memakai Air Cooler sama seperti AC.

Tapi sebelumnya, Kamu harus membekukan ice pack terlebih dahulu saat Kamu membeli perangkat Air Cooler. Selain itu, pastikan ice pack dalma kondisi beku agar kinerja pada Air Cooler lebih optimal.

Jika ice pack sudah dibekukan di dalam freezer atau lemari es, sebaiknya ikuti panduan cara memakai Air Cooler di bawah ini :

  • Pastikan kondisi Air Cooler mati. Sebaiknya cabut sambungan listrik pada Air Cooler.
  • Buka laci Air Cooler bagian bawah, sebab di tempat itu ada tangki air yang berperan menjadi bahan bakar perangkat Air Cooler.
  • Selanjutnya isi tangki memakai air bersih hingga batas yang sudah ditentukan. Lalu masukkan 1 buah ice pack beku ke tangki air.
  • Lalu masukkan lagi laci Air Cooler bagian bawah dengan perlahan supaya airnya tidak tumpah
  • Kemudian sambungkan kembali Air Cooler ke sumber listrik, dan tekan Power kemudian lanjutkan dengan cara menekan “Cooling”.

Air Cooler biasanya akan bekerja dengan cara menghembuskan udara yang dingin layaknya AC. Namun jika tidak diberikan ice pack beku dan air, maka alat ini hanya beroperasi seperti halnya kipas angin pada umumnya.

Ice pack beku sangat dibutuhkan untuk membuat hawa udara yang dihasilkan pada Air Cooler menjadi sejuk seperti penggunaan AC dalam ruangan.

Sebaiknya cek ketersediaan air di dalam Air Cooler tiap 4 sampai 5 jam sekali. Apabila ice pack tadi telah mencair, ganti menggunakan ice back beku yang baru.

Kamu perlu tahu bahwa ada beberapa merek yang memberikan sebanyak 3-4 ice pack ketika membeli Air Cooler baru.

Bagaimana Air Cooler Bekerja?

Dalam Air Cooler, maka udara panas akan disedot masuk lewat bagian belakang unit dengan memakai kipas. Kemudian udara panas tersebut langsung bersentuhan dengan air di media pendingin. Sehingga udara panas pun akan menyerap tiap-tiap partikel air.

Adapun banyaknya partikel air yang telah diserap Air Cooler sendiri tergantung pada kandungan partikel air atau kelembaban udara. Dari sinilah terjadi yang namanya pendinginan udara lewat penguapan atau pendinginan evaporatif.

Dalam proses ini, terjadi perubahan wujud dari molekul air ke molekul gas. Selain perubahan wujud, akan terjadi pula pertukaran energi. Dimana energi panas dalam udara dijadikan bahan bakar oleh partikel air sampai berubah ke partikel gas.

Oleh karenanya, temperatur udara panas akan menurun, sedangkan temperatur udara dari Air Cooler akan menjadi sejuk.

Inilah proses yang dimanfaatkan Air Cooler dalam menyejukkan ruangan. Sesuai nama lainya, yakni Swamp Cooler atau Evaporative Air Cooler, sudah jelas jika proses penguapan seagai poros utama para proses tata udara Air Cooler sekaligus cara kerjanya.

Sebenarnya proses pendinginan semacam ini sering terjadi di sekitar kita. Seperti, ketika Kamu sedang berenang, kemudian saat keluar kolam renang, Kamu akan merasakan bahwa tubuhmu lebih dingin jika tertiup angin, hal ini berbeda jika Kamu terkena angin saat tubuh sedang kering.

Itulah contoh aplikasi pendinginan udara lewat penguapan, seperti prinsip kerja dari Air Cooler. Sedangkan contoh lainnya ialah saat keringat tertiup angin, maka Kamu akan merasakan kesejukan.

Apa yang Menyebabkan Air Cooler Tidak Dingin?

Penyebab Air Cooler Tidak Dingin

Penyebab Air Cooler Tidak Dingin | Freepik.com

1. Bagian Dalam Unit Kotor

Penyebab unit Air Cooler tidak dingin ialah bagian dalam unit tersebut kotor. Kamu harus membersihkan unit bagian dalam secara berkala. Selain itu, bersihkan pula filter pada Air Cooler dengan rutin supaya tidak terjadi penumpukan kotoran yang dapat menghambat kinerja pada Air Cooler.

2. Ice Pack Mencair atau Air Dalam Tangki Habis

Saat memakai Air Cooler, Kamu perlu mengecek tangki air bagian dalam dengan berkala.

Hal ini dilakukan untuk memastikan apakah ice pack masih membeku atau masih ada air di dalam tangkinya. Apabila ice pack sudah mencair lalu air sudah habis di dalam tangkinya, maka unit akan berfungsi sama seperti kipas pada umumnya.

3. Salah Penempatan

Cara meletakkan Air Cooler juga ikut berperan penting dalam mengoptimalkan kinerja unit. Jika Kamu ingin unit Air Cooler bisa menghasilkan udara sejuk, letakkan dalam ruangan yang sirkulasi udaranya baik.

Peletakkan Air Cooler pada ruangan tertutup dengan tanpa ventilasi hanya membuat udara dari Air Cooler akan tercium bau apek dan amis.

Itulah cara kerja Air Cooler dan cara mengatasi kondisi saat Air Cooler tidak bekerja secara optimal. Semoga membantu!

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *