Home » Cara Kerja » Cara Kerja AC Inverter

Cara Kerja AC Inverter

Bagaimana cara kerja AC inverter? Tapi sebelum membahas cara kerjanya, ketahui dulu, apa itu AC inverter?

AC interver merupakan AC yang memiliki kasta tertinggi. Hal ini dikarenakan teknologi dalam AC inverter sendiri menjadikan kompresor dalam AC inverter bisa bekerja sesuai kebutuhan untuk bisa mencapai temperatur ruangan menyesuaikan keinginan.

Misalnya, Kamu ingin mengatur suhu sekitar 24oC di remote AC, maka saat dinyalakan awalnya AC inverter tersebut akan bekerja sangat keras dalam mendinginkan ruangan.

Pemakaian awal tersebut memakai daya listrik lebih tinggi dibandingkan AC standard. Ketika suhu di dalam ruangan telah mencapai 24oC maka kompresor yang terdapat dalam AC inverter ini dapat bekerja dengan seminimal mungkin.

src: pendinginruang.blogspot.com

Dalam hal ini, AC interver tersebut terus bekerja agar memastikan temperatur di dalam ruangan sesuai suhu yang diatur pada remotenye.

Inilah yang membuat jenis AC ini tak cocok digunakan dalam ruangan yang biasanya dijadikan tempat keluar masuk orang, karena cenderung pintunga dibuka tutup.

Selain itu, AC Inverter tidak cocok digunakan dalam waktu sebentar sebab awal tarikan listriknya sangat tinggi, jadi tidak efisien terhadap pemakaian listrik.

Kelebihan dan Kekurangan AC Inverter

Sebelum kita membahas tentang cara kerja AC inverter, mari kita simak kelebihan dan kekurangan AC inverter terlebih dahulu. Inverter bisa dikatakan sebagai inovasi pendingin udara yang lebih canggih dan smart. AC ini dilengkapi oleh komponen-komponen tertentu yang mengatur kinerja dari kompresor itu sendiri menyesuaikan kebutuhan.

Pada AC, inverter artinya ialah teknologi yang dipakai untuk mengendalikan kecepatan pada motor kompresor dalam mendorong aliran para refrigerant variable pada sistem AC untuk mengatur temperatur ruangan agar lebih stabil.

Di samping itu, AC jenis ini juga sudah dilengkapi variable fraquancy yang mengkombinasikan inverter listrik sehingga bisa disesuaikan untuk mengendalikan kecepatan pada motor kompresor. Oleh karenanya bisa lebih menghemat penggunaan daya listrik.

Teknologi pada AC inverter telah terintegrasi dengan unit outdoor, hal ini disebabkan kacepatan motornya bisa dikontrol lebih halus pada berbagai tingkatan. Jenis AC ini memanfaatkan freon R410, tapi ada pula yang memakai freon R32.

Tidak hanya dianggap lebih ramah lingkungan saja, tetapi kedua tipe freon tersebut bisa dikatakan tidak merusak lapisan ozon atau friendly ozone. Maka dari itu, wajar jika harga AC ini dijual dengan harga lebih mahal daripada AC non inverter atau AC konvensional.

Kelebihan Memakai AC Inverter

AC inverter untuk awal start-nya hanya memerlukan daya sebesar 300 watt. Melalui cara inilah penghematan listrik dapat tercapai dengan menggunakan AC inverter. Selain itu, kelebihan lainnya ialah sebagai berikut :

  • Mencapai Suhu Dingin Sesuai Keinginan Lebih Cepat
    Jika waktu yang diperlukan untuk mencapai temperatur dingin sesuai keinginan lebih cepat, secara otomatis daya listrik yang dipakainya pun lebih hemat atau lebih sedikit. AC inverter dapat mencapai temperatur dingin dalam waktu lebih cepat daripada AC biasa. Ini dikarenakan jenis AC inverter sendiri selalu mempertahankan suhu dingin supaya lebih stabil dengan mengkonversi dari arus bolak balik ke arus searah.
  • Suara AC Inverter Lebih Ringan
    Dikarenakan jenis AC ini terus berputar walaupun suhu dingin sudah tercapai, membuat AC jenis ini tidak menghasilkan suara bising seperti pada AC konvensional atau non inverter.

Bisa disimpulkan bahwa kelebihan AC inverter sendiri, diantaranya stabil untuk tetap menjaga suhu ruangan agar selalu sejuk, bisa memberikan kinerja lebih baik dalam suhu panas ekstrim di luar, pemakaian listrik lebih hemat, tidak menghasilkan suara bising saat bekerja, dan lebih tahan lama dibandingkan AC jenis lainnya.

Kekurangan AC Inverter

Di samping ada kelebihan, AC inverter juga memiliki beberapa kekurangan seperti harga jualnya lebih mahal, mahalanya biaya perawatan, harga freon dan sparepart-nya lebih mahal, dan tidak adanya idle sehingga kompresor terus bekerja, tapi mungkin lebih lambat berputar jika tela mencapai suhu ruangan yang diinginkan.

Apa Saja Manfaat dari AC Inverter?

Meskipun harga AC inverter bisa dikatakan lebih mahal dibandingkan non inverter, namun dengan biaya penggunaan energi sekarang ini, apakah layak membayar sedikit lebih mahal untuk AC inverter?

Berikut ini ada beberapa manfaat penggunaan AC inverter daripada AC non inverter, diantaranya :

  • Lebih cepat untuk mencapai temperatur dingin yang diinginkan.
  • Waktu start up dapat berkurang sampai 30%
  • Pengoperasiannya lebih murah sekitar 30%-50% karena mengkonsumsi daya lebih sedikit.
  • Tidak berisik dan lebih tenang.
  • Tak adanya tegangan puncak pada kompresor.
  • Tak adanya fluktuasi temperatur, sehingga memaksimalkan kenyamanan.

Lebih singkatnya, AC inverter bisa mengurangi biaya tagihan energi listrik di rumah. Jadi membayar lebih mahal untuk AC inverter tentu lebih layak apabila Anda memakai AC sepanjang tahun.

Cara Kerja AC Inverter

Cara Kerja AC Inverter

Prinsip Kerja AC Inverter

Sebenarnya cara kerja AC inverter sendiri kurang lebih sebanding dengan analogi pada mesin mobil di bagian atas. Saat AC ini dinyalakan, maka akan bekerja langsung mendinginkan udara.

Sesudah suhu pada ruangan sesuai keinginan pengguna AC, pekerjaan yang telah dilakukan AC inverter pun lebih ringan seperti halnya dengan mesin mobil pada bagian atas.

Ini artinya, cara kerja AC inverter ialah meniadakan siklus pada start-stop pada AC konvensional. Pada AC konvensional, motor kompresor biasanya segera berhenti jika AC telah mencapai suhu sesuai keinginan dan bekerja lagi secara langsung jika suhunya panas kembali.

Adapun daya yang dibutuhkan untuk menggerakkan motor kompresor ialah sebesar 900 watt pada AC berkapasitas 1 PK, kemudian terus berulang ketika tipa motor kompresornya mati.

Sementara pada inverter sendiri, motor kompresor akan tetap berjalan walaupun suhu dalam ruangan sudah mencapai  temperatur yang diinginkan.

Adapun caranya dengan mengubah dari arus bolak balik ke arus searah, dimana putarannya sendiri disesuaikan dengan frekuensi darii microcontroller.

Start awalnya sendiri seperti sudah dijelaskan di atas memerlukan daya 750 watt, sedangkan untuk menjaga agar temperaturnya tetap stabil membutuhkan daya hanya sebesar 300 watt saja. Dari sinilah penghematan listrik dapat tercapai.

Nah, itulah ulasan tentang cara kerja AC inverter yang perlu Kamu ketahui untuk mempertimbangkan apakah AC inverter ideal dan sesuai dengan kebutuhanmu ataukah tidak!

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *