Home » Cara Kerja » Cara Kerja Diffuser

Cara Kerja Diffuser

Wangi aroma terapi yang menyegarkan dapat memberikan suasana yang rileks sekaligus menenangkan pikiran. Jika Kamu ingin mencoba menikmati sensasi aromaterapi ini, maka Kamu dapat menggunakan cara kerja diffuser agar mendapatkan wanginya.

Cara Kerja Diffuser: Dapat Membersihkan Udara Dalam Ruangan

Kesehatan  batin dan fisik tentu saja bisa berpengaruh terhadap tarif kebahagiaan setiap orang. Secar tak langsung, hal tersebut juga bisa memberikan dampak bagi seseorang untuk menjalankan kehidupannya.

Mereka dengan tingkat stress yang rendah dapat menikmati hidup lebih baik dan memungkinkan untuk mendapatkan kesehatan lebih baik dibandingkan orang yang sering depresi atau rentan stress.

Akan tetapi, setiap kehidupan manusia tentu tak terlepas dari permasalahan. Mulai dari hal yang terlihat sepele sampai masalah besar yang bisa mempengaruhi mood seseorang.

Sesuatu yang tidak mengenakkan tentu bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Sehingga Kamu memerlukan cara yang tepat untuk bisa melepas stres.

Dalam menyiasati stres, maka Kamu dapat meluangkan sedikit waktumu untuk melakukan hobi. Kamu juga dapat melakukan relaksasi, seperti memakai aromaterapi yang berasal dari wangi minyak essensial.

Supaya lebih mudah melakukan relaksasi, maka Kamu bisa memanfaatkan cara kerja diffuser khusus yang diisi oleh minyak essensial.

Diffuser ini biasanya didesain untuk mengkonversi minyak atsiri ke dalam butiran-butiran kecil hingga aromanya tersebar ke seluruh penjuru ruangan.

Selain itu, diffuser aromaterapi tersebut juga memberikan manfaat yang cukup banyak.

Seperti membantumu untuk lebih mudah terlelap saat tidur, meningkatkan mood, mencegah timbulnya penyakit, melancarkan sistem pernapasan, meringankan nyeri pada tubuh, dan memperbaiki fungsi kognitif.

Selain itu, Kamu juga dapat memilih minyak aromaterapi sesuai kebutuhan selanjutnya Kamu bisa fungsikan minyak tersebut memakai diffuser.

Cara kerja diffuser aromaterapi, cukup dengan meletakkannya saja di ruangan tidur ataupun pada ruangan lainnya yang Kamu kehendaki untuk mendapatkan efek kesegaran sekaligus dapat menenangkan. Sehingga bisa membantumu untuk selalu rileks sepanjang waktu.

Cara Memilih Diffuser

Cara Kerja Diffuser

Cara Kerja Diffuser

  • Ingat, Diffuser dan Humidifier Itu Berbeda

Bentuk dan fungsinya bisa saja mirip, tapi tetap saja jangan sampai salah membedakan antara humidifier dengan diffuser saat hendak membelinya.

Biasanya diffuser dipakai untuk memaksimalkan kinerja dan fungsi minyak essensial untuk aromaterapi, sedangkan humidifier atau alat pengatur kelembaban merupakan alat yang dapat membantu ruangan untuk mempertahankan kelembaban. Diffuser biasanya dipakai oleh orang-orang yang tinggal di area yang beriklim kering.

Adapun manfaat dari humidifier sendiri diantaranya dapat mengatasi dengkuran yang berlebih ketika tidur, dapat mengatasi mimisan, mengatasi kulit kering, membantu mengatasi flu, pilek, hingga hidung tersumbat akibat sinus.

Humidifier cocok untuk yang memiliki masalah udara kering, tapi ingin tetap mempertahankan kelembaban agar membantu tetap menjaga kesehatan di dalam ruangan.

Selain itu, cara kerja humidifier sendiri berbeda tergantung jenisnya. Ada alat yang dapat mengubah kabut yang berasal dari air mendidih ke uap yang nantinya akan dilepas ke dalam ruangan, selain itu ada pula yang memanfaatkan teknologi ultrasonik dari diafragma logam yang digunakan untuk menghasilkan getaran suara lalu mendorong molekul air kecil atau kabut untuk dilepaskan ke udara.

  • Perhitungkan Ukurannya

Ketika hendak membeli, sebaiknya baca deskripsi produk diffuser terlebih dahulu. Pertimbangkan ukuran diffuser yang akan berpengaruh pada volume minyak essensial atau air yang Kamu gunakan nantinya.

Pada humidifier sendiri biasanya memerlukan lebih banyak air untuk melepaskan uap ke dalam udara guna mempertahankan tingkat kelembaban ruangan, sedangkan diffuser memerlukan air dalam jumlah lebih sedikit, sekitar 300-500 ml.

Jadi, biasanya diffuser mempunyai ukuran dan bentuk lebih kecil apalagi jika hanya dipakai untuk pengharum ruangan saja tanpa memerlukan air sama sekali.

  • Tingkat Kecepatan Menguap

Kecepatan menguap pada diffuser biasanya lebih gedit dibandingkan humidifier. Dimana minyak essensial sebagai aromaterapi yang dilepas pada diffuser dapat menguap secara singkat, terlebih jika penguapan terjadi dalam ruangan yang ukurannya tak terlalu besar.

Selain itu, Kamu dapat memakai diffuser di ruang kamar untuk menyegarkan ruangan dengan cepat, sedangkan humidifier sendiri dapat membantu menjaga kelembaban ruangan.

Jenis-Jenis Diffuser

Selain membahas cara kerja diffuser dan cara memilihnya, Kamu juga harus mengenal jenis-jenis diffuser yang biasa digunakan, diantaranya :

  • Reed Diffuser

Reed diffuser umumnya disebut sebagai diffuer buluh, cara kerja diffuser jenis ini menyerap minyak essensial lalu menebarkan aromanya untuk dilepas ke udara. Jenis diffuser ini adalah alternatif paling aman dibandingkan lilin aromaterapi.

Dalam hal ini, Kamu dapat memakai reed diffuser dengan meletakkanya di dalam ruangan apa saja karena jenis diffuser ini biasanya dapat bertahan hingga semua aroma pada minyak essensial menguap.

Biasanya diffuser buluh sudah dikemas ke dalam minyak essensial untuk aroma terapi yang disimpan di dalam bejana.

Sehingga menggunakannya menjadi lebih mudah, cukup melepaskan sumbat lalu masukkan buluhnya. Tapi, jika pengemasannya dilakukan terpisah, maka Kamu dapat menambahkan minyak beberapa tetes ke dalam bejana lalu sisanya disimpan untuk digunakan di lain waktu.

  • Ceramic Diffuser

Bagi yang ingin meningkatkan nilai estetika dalam ruangan, ceramic diffuser atau diffuser keramik dapat dijadikan pilihanmu.

Biasanya jenis diffuser ini mempunyai bentuk yang indah dan artistik, sehingga tak hanya berfungsi untuk mengharumkan ruangan saja melainkan juga dapat memberikan kecantikan lebih ekstra dalam interior desain ruangan.

Cara kerja diffuser keramik ini ialah dengan menguapkan minyak essensial dan menyebarkannya lewat udara hingga ke seluruh penjuru ruangan.

Jenis diffuser ini cocok digunakan dalam ruangan kecil, contohnya kamar tidur. Cara menjalankannya juga cukup mudah. Cukup menuangkan sebanyak 1-2 tetes saja minyak esensial yang Kamu pilih.

  • Nebulizer Diffuser

Diffuser jenis ini cocok bagi anggota keluarga yang mempunyai masalah pernafasan. Diffuser ini memanfaatkan proses nebulasi yang nantinya dapat memecah minyak aromaterapi/essensial ke dalam partikel-partikel yang ukurannya sangat kecil lalu dilepas.

Biasanya nebulizer diffuser memiliki tingkat penguapan lebih cepat dan singkat.

Ada banyak orang berpendapat jika jenis diffuser ini merupakan pilihan terbaik dari diffuser minyak essensial lain sebab tidak mengubah kandungan kimiawi pada minyak essensial itu sendiri.

  • Ultrasonic Diffuser

Sesuai namanya, ultrasonic diffuser memanfaatkan frekuensi elektronik untuk menimbulkan getaran dalam air lalu menyebarkan kabut halus di dalam air serta minyak esensial yang nantinya dilepas melalui udara.

Diffuser jenis ini juga berguna untuk mengatasi udara yang kering dalam ruangan atau rumah karena dapat membantu melembabkannya.

Jadi, jika Kamu sedang mencari jenis diffuser yang awet dengan harga yang lebih murah, maka ultrasonic diffuser dapat dijadikan pilihan tepat.

Beberapa jenis dari ultrasonic diffuser sendiri bahkan didesain agar bisa mati otomatis untuk mengendalikan minyak yang terlepas ke udara.

Nah, bagaimana cara kerja diffuser di atas sangat mudah kan? Dan Kamu tentu saja sudah bisa membedakan antara diffuser dengan humidifier. Semoga bermanfaat!