Biaya hosting dan domain

Biaya Hosting dan Domain

Kalian yang seringkali berselancar di dunia maya, pasti sudah tidak asing lagi dengan dua istilah ini. Ya, biaya hosting dan domain. Apalagi bagi para pengguna atau bahkan pemilik website, secara tidak langsung mereka dipaksa untuk mengenal kedua istilah tersebut. Apa itu hosting dan domain?

Website manapun pasti memiliki nama domain dan hosting. Supaya kalian lebih mudah memahaminya, mari kita bayangkan nama domain seperti halnya alamat dari sebuah bangunan. Sedangkan hosting, bertindak sebagai bentuk fisik dari bangunan yang dimaksud.

Pengertian dari hosting sendiri, merupakan sebuah tempat yang berfungsi untuk menyimpan segala hal yang dibutuhkan oleh suatu website supaya dapat terhubung dengan dunia maya atau internet. Kemudian, domain memiliki arti, yakni nama unik yang digunakan untuk memudahkan identifikasi web hosting.

Adapun registrasi untuk pemilihan nama domain, dikelola oleh sebuah organisasi yang dikenal dengan sebutan ICANN atau Internet Corporation for Assigned Names and Numbers. Organisasi ini, bertugas dalam memberikan ekstensi yang tersedia, serta database yang mengarahkan nama domain. Berikut biaya hosting dan domain.

Biaya Hosting dan Domain

Biaya hosting dan domain
Biaya hosting dan domain

Biaya hosting dan domain per tahun

Banyak sekali pilihan yang ditawarkan oleh beberapa perusahaan hosting murah di Indonesia dengan diskon mencapai 70%. Bahkan, mereka juga ikut menyertakan jaminan dalam bentuk garansi yang berlaku selama 30 hari atau sebulan setelah pengaktifan domain dan hosting kalian.

Supaya memudahkan referensi kalian mengenai biaya hosting dan domain per tahunnya, berdasarkan trafik yang dilihat per bulannya, website membutuhkan uang sebesar Rp 680.000,- hingga Rp 1.900.000,- untuk kurun waktu satu tahun. Besarnya nominal yang disetorkan, tergantung dari spesifikasi layanan yang dibeli.

Terkait:  Biaya Listrik AC Inverter 1/2 PK

Anggaplah kalian membutuhkan website untuk keperluan bisnis. Maka, hosting yang telah dibeli dan dikelola oleh diri sendiri, dengan target trafik per bulan adalah kurang dari 15.000 tayangan, kurang lebih sebesar Rp 84.000,- sampai dengan Rp 150.000,- per bulannya.

Selain paket hosting untuk kebutuhan bisnis, ada juga penawaran hosting untuk jenis paket yang lain. Mulai dari paket personal, paket pelajar, hingga paket bayi dengan harga yang paling murah. Salah satu tempat yang menyediakan layanan tersebut, yakni Namecheap.

Ada juga tempat lain yang direkomendasikan untuk kalian para pencari layanan hosting bagus di Indonesia, yaitu Niagahoster. Apalagi, mereka juga menyediakan shared hosting untuk tipe web hosting bisnis. Database yang digunakanpun tidak sampai lebih dari 50 GB.

Tipe domain yang ditawarkan, diantaranya ada TLD, .com, .net, .org, dan .id. Beberapa contoh website yang menggunakan spesifikasi tersebut, seperti website dokter spesialis, website profil bisnis UKM, website jasa travel, dan masih banyak macam website kategori bisnis lainnya.

Mari ambil contoh, dari salah satu biaya hosting dan domain yang ditawarkan oleh layanan penyedia web hosting luar negeri, Namecheap. Tempat layanan satu ini, telah terdaftar dan memiliki akreditasi langsung dari ICANN. Hal yang paling penting, harga yang ditawarkan untuk registrasi domainnya murah.

Markas besar Namecheap sendiri, terletak di Phoenix, Arizona. Perusahaan ini, juga telah berhasil mengelola lebih dari 10 juta pengguna domain. Mereka juga memberikan penawaran harga diskon hingga 50%. Penawaran harga mulai dari $15.44 sampai dengan $49.44 untuk biaya satu tahunnya.

Ada 2 ketentuan yang harus kalian pahami ketika melakukan registrasi domain di Namecheap. Sebelum itu, pada bagian pojokl kiri atas website terdapat icon screenshot yang dapat membantu pengguna memilih lokasi dari data center yang dikehendaki. Berikut penjelasannya:

  1. Kalian yang lebih cenderung menyukai lokasi data center di wilayah UK, ada biaya tambahan yang akan dikenakan kepada para pengguna domain. Besarnya biaya tersebut, sekitar $12. Kedepannya, database kalian akan tersimpan dalam server Namcheap UK
  2. Lain halnya jika memilih lokasi di wilayah USA, Amerika. Para pengguna layanan Namecheap, tidak akan dikenakan biaya tambahan apapun alias free. Sesuai dengan pemilihan lokasi, maka otomatis database akan tersimpan di server Namecheap USA.
Terkait:  Biaya Transfer LinkAja ke BCA

Biaya hosting dan domain website

Ada satu cara bagi kalian yang belum terlalu mengerti untuk membuat sebuah website,yaitu melalui wordpress. WordPress ini, merupakan CMS gratis yang memang sengaja didesain untuk dapat digunakan oleh siapapun. Namun, bagi pengguna yang ingin lebih membuat tampilan wordpressnya lebih terlihat profesional, perlu ada anggaran.

Anggaran untuk mengupgrade wordpress, cukup bervariasi. Mulai dari Rp 10.000,- sampai dengan Rp 750.000,- keatas. Mengapa biaya hosting dan domain terlihat sangat beragam? Karena banyak sekali jenis hosting yang disediakan oleh perusahaan layanan hosting tersebut.

Sebut saja, ada model shared hosting, cloud hosting, serta VPS hosting. Masing-masing macam hosting tersebut, memiliki keunggulan yang berbeda. Pertama, ada shared hosting. Hosting tersebut, memberikan penawaran harga beli termurah sebesar Rp 10.000,- saja per bulannya.

Dilanjutkan dengan model layanan cloud hosting, yang ditaksir penawaran harganya kurang lebih sekitar Rp 150.000,- hingga Rp 750.000,- keatas untuk kurun waktu 1 bulan. Kemudian, model VPS hosting, paket termurahnya senilai Rp 104.000,- per bulan, sedangkan paket termahalnya mencapai Rp 630.000,- per bulan.

Kalian dapat menemukan biaya hosting dan domain sesuai dengan penggambaran dari harga yang telah disebutkan, di layanan Niagahoster. Mari bahas satu per satu model layanan yang disediakan oleh Niagahoster. Penjelasan selengkapnya, simak dibawah ini!

1. Shared hosting

Pengertian dari model layanan ini, pengguna dapat merasakan hosting yang serupa dengan beberapa pengguna lainnya. Kesamaan yang dimaksud, berdasarkan dari server, disk space, sampai dengan bandwidth. Dalam arti lain, sumber daya yang dimiliki oleh model shared hosting sangat terbatas.

Akan tetapi, model satu ini sangat direkomendasikan bagi pemula terutama orang awam yang masih belajar dalam membuat serta menjalankan sebuah website. Selain itu, karen terbilang masih sangat dasar, shared hosting sangat cocok digunakan bagi website dengan jumlah pengunjung yang sedikit.

Terkait:  Biaya Ganti Aki Motor

2. Cloud hosting

Kalau model cloud hosting, menawarkan kemudahan kepada para pengguna yang memang ingin lebih terlihat profesional di dunia maya. Mirip dengan model shared hosting, hanya saja sumber dayanya jauh lebih besar tidak sedikit seperti model sharing. Selain mudah, ada penawaran menarik lainnya.

Penawaran tersebut, adalah fully managed server. Jika diartikan, maka cloud hosting sangat tepat digunakan bagi para pengguna yang masih belum memiliki pengetahuan secara teknis dalam mengelola server sebuah website. Sayangnya, ruang penyimpanan serta bandwidthnya cukup tinggi.

3. VPS hosting

Berikutnya, VPS hosting didesain untuk mereka yang membutuhkan banyak sumber daya, namun disaat yang bersamaan juga membutuhkan tools yang dapat mengatur server secara leluasa disesuaikan dengan kebutuhan pemilik website. Lalu, untuk biaya hosting dan domain model VPS hosting juga beragam.

Harga mulai dari Rp 104.000,- sampai dengan Rp 630.000,- per bulannya. Adapun kapasitas RAM yang dibutuhkan, yakni sebesar 1 GB hingga 8 GB. Sedangkan disk spacenya sendiri, rentangnya sebesar 20 GB hingga 160 GB. Dilanjut dengan bandwith sebesar 1000 GB sampai 8000 GB.

Itulah informasi yang dapat disampaikan pada kesempatan kali ini, terkait biaya hosting dan domain, biaya hosting dan domain per tahun, dan biaya hosting dan domain website. Semoga bermanfaat, dan sampai jumpa di pembahasan menarik lainnya. See ya!

Similar Posts