Cara Merawat Ikan Cupang

Apakah kamu sedang mencari cara merawat ikan cupang yang benar? Belakangan ini anak-anak maupun orang dewasa sedang gemar memelihara salah satu spesies ikan tersebut. Bagaimana tidak, bentuknya yang unik dengan warna indahnya membuat siapapun tertarik memelihara di rumah.

Tak bisa dimungkiri orang-orang merawat leih dari satu ekor ikan cupang untuk diletakkan di dalam akuarium di rumahnya masing-masing. Ikan ini bahkan mempunyai nilai estetika tinggi dan bisa mempercantik sebuah ruangan, lho.

Ikan cupang bahkan sering digunakan untuk bertarung, sedangkan ekor dan sirip indahnya pasti membuat siapapun yang melihatnya tertarik. Ikan cupang biasanya hidup wilayah Asia Tenggara, khususnya Thailand di perairan kecil, hangat serta tergenang.

Kini, siapapun sudah memilihnya sebagai salah satu binatang peliharaan, sedangkan cara merawat ikan cupang cukup mudah. Kamu sendiri tidak perlu menghabiskan uang banyak untuk mengurusnya agar dapat bertahan hidup dalam waktu yang lama.

Cara Merawat Ikan Cupang
Cara Merawat Ikan Cupang

Cara Merawat Ikan Cupang

Jika kamu mempunyai seorang anak kecil di rumah, sang buah hati pasti suka melihat ikan cupang dan ingin memeliharanya juga. Kami beritahu bahwa cara merawat ikan cupang tidak sulit seperti hewan peliharaan lainnya. Ikan ini tidak perlu dibawa keluar rumah, sedangkan pemiliknya cukup mengganti kualitas air secara berkala.

Ikan cupang membutuhkan ruang lingkup yang bersih dan tenang sehingga dapat menjaga keberlangsungan hidupnya lebih lama. Kamu bisa membelinya dari toko ikan hias dengan harga relatif terjangkau per ekornya.

Terkait:  Cara Merawat Anak Kucing Baru Lahir

Langkah 1: Memilih Ukuran Wadah yang Tepat

Cara merawat ikan cupang pertama adalah memilih ukuran wadah yang tepat. Kamu sebenarnya bisa menggunakan wadah apapun untuk ikan cupang, tapi lebih baik memilih akuarium. Apabila kamu membeli akuarium, sebaiknya gunakan akuarium yang ukurannya berkisar 20x15x15 cm.

Kamu juga bisa menggunakan akuarium dengan ukuran lebih besar supaya ikan cupang bisa berenang dengan bebas. Kami anjurkan tidak memilih akuarium terlalu dalam lantaran tidak ideal untuk ikan ini, lantaran mereka berenang dari kanan ke kiri.

Langkah 2: Memperhatikan Kualitas dan Suhu Air

Air merupakan elemen penting dalam cara merawat ikan cupang agar dapat hidup lebih lama. Kamu perlu menyediakan air tawar seperti air sumur untuk ikannya. Jangan lupa mengganti air nya secara berkala bila tidak terlalu jernih.

Kamu bisa melakukannya selama tiga hari sekali, serta memperhatikan volume air wadah ikan cupang bila akuarium tidak dilengkapi penutup. Jika akuariumnya tanpa tutup, jangan mengisi air sampai penuh dan pastikan volume airnya kurang dari 40 persen. Gunanya supaya ikan tidak bisa melompat dari akuarium.

Langkah 3: Memindahkan Ikan Cupang ke Akuarium dengan Benar

Cara merawat ikan cupang berikutnya adalah segera memindahkannya ke dalam akuarium sesudah dibeli. Namun, kamu tidak boleh langsung memasukkan ikan cupang ke dalam akuarium tanpa plastik dan biarkan selama 30 menit, sehingga ia dapat terbiasa dengan suhu yang berbeda.

Kami anjurkan tidak boleh menambahkan air kantung lain ke dalam akuarium. Kamu cukup menambahkan satu ekor ikan cupang saja. Keseimbangan zat kimia di dalam akuarium bakal berubah setelah ikan baru dimasukkan. Artinya, kamu perlu cek PH, nitrit hingga ammonia air secara berkala.

Langkah 4: Membersihkan Akuarium Secara Berkala

Akuarium merupakan salah satu habitat ikan cupang untuk bertahan hidup. Kamu harus memastikan wadahnya tetap bersih dan bebas jamur maupun lumut. Wadah yang kotor rentan menimbulkan penyakit, sehingga ikan cupang dapat stress bahkan mati.

Terkait:  Cara Merawat Dompet Kulit

Kamu perlu membersihkannya tiga hari sekali dengan air dan sikat secara perlahan. Jika kamu sibuk, maka bisa melakukannya seminggu sekali saja. Jika kamu akan membersihkan akuarium, pindahkan ikan cupang ke wadah lain secara hati-hati supaya tidak mati.

Langkah 5: Memperhatikan Makanan Ika Cupang

Ikan cupang merupakan salah satu spesies karnivora dan bisa bertahan hidup dengan mengonsumsi larva dan serangga. Kamu harus memberi makanan bergizi seimbang dengan kadar protein tinggi sebagai cara merawat ikan cupang yang benar.

Kamu sendiri tidak boleh memberi makan sembarangan, sedangkan kamu perlu memberi pakannya dalam kurun waktu dua menit. Selain itu, kamu harus memastikan porsi makanannya harus sama dengan postur tubuh ikan cupang, yakni sebesar 5 persen saja.

Langkah 6: Menjemur Ikan Cupang Setiap Hari

Cara merawat ikan cupang selanjutnya yakni menjemurnya setiap hari. Langkah ini bertujuan agar ikan cupang dapat terhindar dari bakteri dan jamur yang berasal dari akuarium, serta membuatnya menjadi lebih segar.

Kamu bisa mencari tempat yang tidak terlalu panas maupun dingin, sedangkan ikan cupang perlu dijemur tidak lebih dari 30 menit. Kamu juga perlu memperhatikan gerakannya, segera pindahkan ke tempat yang lebih teduh jika kamu melihat ikan cupang tampak panik akibat sinar matahari terlalu terik.

Langkah 7: Mencegah Ikan Cupang Stress

Ikan cupang tidak berbeda dengan hewan peliharaan lainnya, sedangkan binatang laut ini bisa stress juga lho. Cara merawat ikan cupang berikutnya adalah mencegah binatangnya merasa stress selama dipelihara. Kamu perlu membangun ekosisten dalam akuarium yang sama dengan habitat aslinya.

Jika kamu ingin langkah praktis, maka bisa menambahkan beberapa tanaman air dan bebatuan. Keduanya bakal menjadi tempat aman dan nyaman untuk ikan cupang, sedangkan binatang ini kerap sembunyi apalagi kalau sedang tertidur.

Terkait:  Cara Merawat Anak Kucing Tanpa Induk

Langkah 8: Memberi Obat dengan Tepat

Jika ikan cupang tampak lemas dan pucat, maka bisa dipastikan hewan peliharaan ini sedang sakit dan tidak bisa dibiarkan begitu saja. Gejala ikan cupang yang tidak sehat adalah tampak lesu dan malas bergerak.

Kamu juga perlu mengetahui identifikasi lainnya seperti sirip dijepit ke samping, nafsu makan menurun sampai perutnya membengkak. Kamu harus mengatasinya dengan memberi garam ikan hias dan obat tetra chlor secukupnya, serta beberapa tetes metil biru yang dicampur rata dan dimasukkan ke air campuran obat tersebut.

Langkah 9: Memahami Watak Ikan Cupang

Ikan cupang memang disebut sebagai ikan petarung, tapi tidak galak seperti yang dibayangkan. Jika kamu mempunyai ikan cupang jantan, spesies ini biasanya sering menyerang bayangannya sendiri di cermin.

Jangan heran cara merawat ikan cupang tidak bisa diletakkan sembarangan, di mana setiap ekornya cukup agresif dan menyerang satu sama lain. Walaupun cukup damai dengan spesies ikan lain, alangkah baiknya kamu tetap membiarkannya sendirian tanpa menggabungkannya dengan ikan-ikan hias lain dalam akuarium.

Langkah 10: Memperhatikan Hal-hal Lainnya

Cara merawat ikan cupang terakhir adalah memperhatikan hal-hal penting lainnya selama kamu memelihara binatang laut tersebut di rumah. Jika kamu punya anak kecil di rumah, bantu sang buah hatii mencuci tangan sesudah melakukan kontak fisik dengan ikan cupang atau air akuarium.

Kamu harus menjauhkan ikan dari area beserta makanan yang telah disiapkan, serta hindari melepasnya ke lingkungan luar. Terakhir, hindari pemakaian detergen atau sabun untuk membersihkan akuarium karena berisiko menimbulkan zat racun pada ikan cupang.

Demikian pembahasan seputar cara merawat ikan cupang agar tidak mati dan cepat besar. Semoga bermanfaat!

Related posts