Home » Daftar » Cara Daftar Kartu Pra Kerja

Cara Daftar Kartu Pra Kerja

Bagaimana sih cara daftar kartu pra kerja? Di Indonesia, pengangguran sendiri masih menjadi tantangan terbesar pemerintah dalam mencari solusi untuk menyejahterakan mereka.

Dalam hal ini, pengangguran itu sendiri lebih merujuk pada kurangnya kapabilitas atau ketidakmampuan pemerintah untuk menyediakan lowongan kerja bagi setiap penduduk di wilayah kepemerintahannya.

Fenomena pengangguran biasanya hanya terjadi saat jumlah dari angkatan kerja di suatu negara lebih besar daripada jumlah lowongan pekerjaan di negara tersebut.

Imbasnya, sebagian dari angkatan kerja tidak bisa bekerja hingga akhirnya terpaksa menganggur sementara waktu sampai lowongan pekerjaan tersedia serta sesuai kualifikasi yang dimiliki.

Presiden Joko Widodo sendiri baru-baru ini berencana merealisasikan janjinyapada warga negara Indonesia  dalam membantu pengangguran.

Dalam hal ini, Beliau akan memberikan kartu prakerja. Adapun kartu prakerja itu sendir diberikan pada anak muda di usia produktif, baik itu lulusan SMK atau SMA maupun perguruan tinggi, dan mereka yang mengalami PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) atau yang sedang mencari pekerjaan.

Diantara Kamu semua mungkin masih ada yang belum memahami tentang kartu pra kerja itu sendiri. Oleh karena itu, Kami akan rangkum ulasannya di bawah ini!

Apa itu Kartu Pra Kerja?

Kartu pra kerja adalah kartu berbentuk bantuan pelatihan vokasi untuk para pencari kerja, pekerja yang terkena PHK dan pekerja buruh yang aktif.

Penerima insentif yang satu ini nantinya menerima dana maksimal hingga 3 bulan lamanya, dimana insentif ini nantinya bisa menjadi bekal pengguna kartu dalam mencari pekerjaan.

Seperti bisa dipakai untuk uang transportasi dalam mengikuti pelatihan atau kursus. Selain itu, dana tersebut nantinya dikirimkan langsung ke rekening pengguna.

Untuk menunjang terlaksananya kartu pra kerja, Pemerintah ikut bekerja sama dengan PMO (Project Management Office).

Tidak hanya menerima insentif saja, para pengguna kartu juga akan mendapatkan pelatihan atau kursus untuk meningkatkan skill mereka tanpa adanya pungutan biaya.

Adapun kursus tersebut bisa dilakukan di LPK-LPK (Lembaga Pelatihan Kerja) swasta, pemerintah maupun training center industri.

Kabarnya, pemerintah juga ikut menggandeng beberapa platform digital, baik itu Tokopedia, Bukalapak, hingga Gojek. Dimana platform-platform tersebut nantinya membantu seleksi penyelenggara pelatihan atau sebagai penyedia e-wallet atau dompet digital.

Apa Saja Persyaratan Kartu Pra Kerja?

Adapun persyaratan mendapatkan kartu pra kerja itu sendiri cukup mudah. Syaratnya ialah Kamu harus sudah terdaftar sebagai WNI (Warga Negara Indonesia) yang sudah berusia 18 tahun ke atas, dan Kamu juga tidak sedang menjalani pendidikan apapun.

Di samping itu, ada 2 kategori dalam program kartu ini. Pertama ialah untuk para angkatan kerja yang baru, dan khusus bagi para korban PHK.

Untuk Kamu yang melakukan pendaftaran sebagai karyawan korban PHK, maka di saat pelatihan pun akan menerima insentif, sesudah pelatihan maksimal tiga bulan setelahnya.

Apabila Kamu memenuhi persyaratan ini, maka pemerintah pun akan langsung memberikan insentif ke pemilik kartu.

Cara Daftar Kartu Pra Kerja

Cara Daftar Kartu Pra Kerja

Daftar Kartu Pra Kerja

Bagaimana Cara Daftar Kartu Pra Kerja?

Sebelum mengikuti panduan cara daftar kartu pra kerja, ada beberapa hal yang perlu Kamu ketahui di bawah ini terkait pendaftaran kartu pra kerja itu sendiri. Diantaranya :

  • Pemerintah akan menyeleksi calon pemilik kartu pra kerja secara online kemudian hasilnya akan diumumkan lewat situs Kemenaker.
  • Jika calon peserta kartu pra kerja lulus seleksi, maka mereka harus memilih lembaga kursus vokasi lewat aplikasi atau website.
  • Selanjutnya peserta akan mengkuti kursus/pelatihan sesuai dengan pilihan, baik secara daring maupun tatap muka. Adapun biaya pelatihannya sekitar Rp. 3 juta sampai Rp. 7 juta, dan akan ditanggung oleh pemerintah.
  • Sesudah menerima sertifikasi kompetensi, selanjutnya ikuti uji kompetensi dengan biaya yang akan disubsidi oleh pemerintah sampai Rp. 90.000.
  • Peserta akan menerima insentif persiapan untuk melamar pekerjaan sebanyak Rp. 500.000.
  • Peserta memberikan evaluasi dan penilaian proses pelatihan/kursus yang sudah diikuti.
  • Peserta wajib mengisi survei terkait kepekerjaan yang harus dilakukan dengan cara periodik guna memperoleh data apakah peserta sudah mendapatkan pekerjaan ataukah masih menganggur.

Untuk mendaftarkan kartu pra kerja sendiri, Kamu bisa mengikuti beberapa panduan di bawah ini :

1. Membuat Akun Untuk Kartu Prakerja

  • Pertama-tama silahkan buka situs https://dashboard.prakerja.go.id/daftar
  • Kemudian masukkan akun email aktif beserta password akun.
  • Selanjutnya klik “Daftar”.
  • Lakukan aktivasi akun lewat email.
  • Pendaftaran pun berhasil dilakukan.

2. Pengisian Data Diri

  • Masukkan nomor identitas diri atau KTP.
  • Kemudian isi data diri lengkap sesuai KTP beserta foto KTP dan juga foto selfie dengan KTP.
  • Masukkan nomor HP dan Kamu akan mendapatkan kode OTP.
  • Lalu input kode OTP tersebut di situs web sesuai dengan instruksi.

3. Mengikuti Tes

  • Lakukan tes bakat dan minat.
  • Apabila sudah selesai, Kamu akan diminta untuk menunggu hasilnya sampai beberapa hari.

4. Pengumuman Tes

  • Apabila hasilnya “lolos” Kamu tinggal menanti dana bantuan kartu pra kerja dicairkan. Adapun pencairan dana tersebut bisa lewat GoPay, BNI, OVO, dan LinkAja.
  • Jika masih belum lolos, Kamu hanya perlu menunggu pendaftaran gelombang berikutnya di buka, lalu klik “Gabung”.. Setelah itu, Kamu bisa mengikuti prosesnya lagi seperti di gelombang sebelumnya.

Apa Fungsi dari kartu Pra Kerja?

Kartu pra kerja bertujuan untuk membantu masyarakat Indonesia dalam mendapatkan penghidupan lebih layak.

Selain itu, kartu ini juga akan diberikan kepada anak-anak muda di usia produktif yang baru lulus dari SMK, SMA, maupun lulusan perguruan tinggi sebelum mendapatkan pekerjaan.

Dengan kartu ini, maka para lulusan dapat memperoleh program vocational training atau pelatihan keterampilan.

Jadi dengan adanya kartu ini bukan berarti pemerintah sekadar memberikan gaji kepada pengangguran. Kartu ini memang untuk yang masih belum bekerja, namun fungsinya ialah untuk penunjang proses dalam membentuk skill diri sebelum akhirnya memasuki dunia kerja.

Berapa Gaji/Saldo Pengangguran Penerima Kartu Pra Kerja

Kartu pra kerja yang diberikan pemerintah ini nantinya dicetak dengan cara digital, yang mana nantinya berisi saldo antara RP. 3.650.000 – Rp. 7.650.000.

Lalu, dana tersebut dialokasikan untuk pembiayaan sertifikasi yang estimasi biaya paling tingginya sebesar Rp. 900.000. Lalu, besarnya insentif setelah  pelatihan yang didapat sebanyak Rp. 500.000, terakhir biaya untuk pengisian survey sebanyak 3 kalli dengan insentif Rp. 50.000.

Dengan kartu pra kerja ini memungkinkan pesertanya untuk memperoleh pelatihan kerja. Sehingga mereka dapat mengasah keterampilan sebelum mendapatkan pekerjaan.

Pelatihan tersebut kelak akan digawangi banyak instruktur profesional. Dengan kualitas dan skill diri yang sudah terbentuk inilah, tidak menutup kemungkinan nantinya Kamu dapat diterima dengan mudah oleh perusahaan yang Kamu impikan.

Semoga ulasan cara daftar kartu pra kerja di atas bermanfaat bagi kita semua ya lur.