Biaya Transfer BRI ke Bank Lain

  • Whatsapp

Perbankan di tanah air, kini sedang mengalami gelombang perekonomian yang bisa dibilang cukup menegangkan. Kondisi ekonomi negara yang menurun dengan drastis, serta banyaknya usaha kecil yang gulung tikar. Tidak mengecualikan perusahaan-perusahaan besar. Inilah cikal bakal hadirnya peraturan baru untuk biaya transfer BRI ke bank lain.

Sebagai bagian dari perusahaan milik pemerintah atau yang lebih dikenal dengan istilah BUMN ini, BRI berusaha untuk terus dapat melayani para nasabahnya di seluruh penjuru Indonesia. Salah satu upaya tersebut, yakni dengan meningkatkan kualitas layanan dan pembaharuan sistem keamanan.

Read More

Adapun kartu debit yang dipegang oleh seluruh nasabah, wajib digantikan dengan tekonologi terbaru, yaitu chip card. Selain lebih aman, daya penyimpanan datanya juga lebih besar. Batas waktu penukarannya, paling lambat sebelum memasuki bulan Desember 2021. Oleh sebab itu, jangan heran kalau melihat beberapa kantor cabang bank dipadati orang.

Penyesuaian tarif yang tadinya berlaku mulai tanggal 1 Juni 2021, sementara ditunda atau ditarik kembali. Hal tersebut, diberitahukan berdasarkan hasil dari rapat komisi VI DPR bersama ke-empat bank Himbara (BRI, BNI, BTN, dan BSI) pada Senin, 14 Juni. So, biaya transfer BRI ke bank lain naik atau tidak? Selengkapnya simak dibawah ini!

Biaya Transfer BRI ke Bank Lain

Biaya transfer BRI ke bank lain
Biaya transfer BRI ke bank lain

Biaya Transfer BRI ke Bank Lain 2021

Seperti yang telah diketahui oleh kalian, beberapa jaringan ATM biaya transfer ke antar banknya dapat berbeda. Contohnya, bila seorang nasabah dari PT Bank Rakyat Indonesia melakukan transfer di ATM Prima, besar biayanya menjadi Rp 6.500,- per transaksi. Berbeda lagi jika dilakukan di ATM berlogo Link, yaitu sebesar Rp 4.000,-.

Terkait:  Biaya Transfer Antar Bank BRI

Catatan bagi yang ingin bebas biaya admin, pengiriman uang dilakukan masih ke sesama pengguna dari bank Himbara. Kalau diluar kategori tersebut, maka dikenakan tarif tambahan. Namun, kalau kalian pengguna BRI cek saldo di mesin ATM BNI, sementara waktu masih tetap gratis.

Pengenaan biaya ditargetkan kepada nasabah yang memanfaatkan mesin Anjungan Tunai Mandiri berlogo Link. Besar tarifnya mulai dari Rp 2.500,- untuk cek saldo dari bank yang berbeda, lalu Rp 5.000,- dalam kegiatan penarikan uang tunai. Terakhir, transaksi transfer ke antar bank dikenakan sebesar Rp 4.000,-.

Akan tetapi, penyesuaian tarif tersebut masih terbilang lebih rendah dibandingkan dengan jaringan ATM lainnya yang masuk ke dalam cakupan seluruh tanah air. Oleh karena itu, perencanaan kenaikan untuk Link masih tetap berlangsung hingga saat ini. Meskipun banyak menimbulkan pro kontra yang melanda nasabah, pastinya.

Biaya transfer BRI ke bank lain 2021, memang cukup membuat banyak masyarakat kaget. Selain karena besar tarif yang bisa dinilai merugikan nasabah bank Himbara, kurangnya sosialisasi dari pihak perusahaan menjadikan banyak yang berasumsi negatif atas pemberlakuan peraturan tersebut. Padahal, kenyataannya tidak demikian.

Kalian yang masih ingin tetap merasakan gratis selama diberlakukannya penyesuaian tarif baru. Bisa menggunakan alternatif, berupa mobile banking. Melalui layanan tersebut, nasabah dapat dengan leluasa melakukan transaksi mulai dari cek saldo, hingga pembayaran tagihan tanpa perlu mempusingkan besar biaya adminnya.

Namun, seperti biasa ada tarif tambahan untuk pengiriman uang ke antar bank. Umumnya, kisaran Rp 4.500 sampai dengan Rp 6.500,- per transaksinya.  Sedangkan dalam rangka membayar tagihan keperluan personal, dikenakan tambahan sebesar Rp 250,-. Sama halnya ketika kalian melakukan transfer ke sesama pemilik rekening dari BRI.

Biaya Transfer BRI ke Bank Lain Lewat Teller

Cara mudah mengirim uang ke rekening yang dituju, yakni dengan meminta bantuan dari teller. Pengirim hanya perlu mengisi formulir yang telah disediakan, dan menuliskan besar nominal yang hendak ditransfer. Selanjutnya, kalian tinggal menunggu giliran nomor antrian yang telah didapatkan dipanggil oleh petugas.

Terkait:  Biaya Berlangganan Zoom

Kalau pengirimannya masih ke sesama bank yang kalian datangi tellernya, maka tidak akan dikenakan biaya tambahan. Contohnya, teller BRI mengirimkan uang ke rekening BRI. Maka biaya adminnya 0 rupiah. Sama halnya, ketika transferannya hendak dikirimkan ke Mandiri. Pengirim hanya perlu menyesuaikan perusahaan perbankan dari penerima, agar bebas admin.

Nah, buat jenis layanan transfernya sendiri, ada beberapa macam. Mulai dari kliring, RTGS, sampai dengan pengiriman secara online. Mari simak satu per satu perbedaan yang dimiliki dari masing-masing metode transfer yang telah disebutkan. Selengkapnya, ada dibawah ini!

1. Kliring

Metode satu ini, merupakan jenis pengiriman yang dilandasi dengan sistem pertukaran warkat atau mudahnya data keuangan elektronik milik antar peserta kliring. Lebih sering dikenal oleh masyarakat sebagai transaksi Lalu Lintas Giro atau LLG. Nama peserta ataupun nama dari nasabah yang tergabung, akan diproses dalam kurun waktu selama 2 hingga 3 hari.

2. RTGS atau Real Time Gross Settlement

Real Time Gross Settlement adalah jenis transfer yang memanfaatkan media dana elektronik dengan penyelesaian transaksinya hanya dalam waktu sepersekian detik saja. Saking cepatnya, beberapa orang menyebutkan pengirimannya berlangsung seketika. Berbeda dengan metode Kliring yang membutuhkan proses cukup lama.

3. Pengiriman online

Transfer online, biasanya menggunakan perangkat seperti mesin ATM, internet banking, serta mobile banking. Adapun kisaran tarif adminnya mulai dari Rp 6.500,- sampai dengan Rp 7.500,-. Berlaku bila melakukan pengiriman ke bank yang berbeda. Sedangkan pengiriman ke rekening dalam satu perusahaan yang sama, antara 0 hingga Rp 4.000,-.

Berikutnya, ada biaya transfer BRI ke bank lain dari beberapa perbankan milik negara maupun swasta yang akan dibahas. Transaksi yang dilakukan melalui jaringan Anjungan Tunai Mandiri Bersama, dari pemilik rekening Bank Rakyat Indonesia, biayanya sebesar Rp 6.500,-.

Terkait:  Biaya Transfer BRI ke BCA

Akan berbeda nominal tarifnya bila transfernya melalui sistem RTGS, yakni sebesar Rp 25.000,- baik ke bank Mandiri, BCA, Maybank, dan perbankan lainnya yang ada di Indonesia. Lebih murah lagi, kalau kalian melakukan transaksinya melalui Kliring. Biayanya hanya sekitar Rp 5.000,-. Tapi, dengan konsekuensi pengiriman berlangsung cukup lama.

Sedangkan jaringan ATM Link, menawarkan biaya yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan mesin yang berlogo Prima dan Bersama. Apalagi bila transaksi masih dalam wilayah bank Himbara. Besar tarif tambahannya hanya Rp 4.000,- saja. Ya, walaupun sebelum kebijakan baru diberlakukan, pengiriman masih bebas admin alias gratis.

Namun, bila dibandingkan dengan kedua jaringan lainnya, tentu angka tersebut masih sangat terjangkau. Tarif sama, yakni sebesar Rp 6.500,- berlaku ketika kalian melakukan transfer uang ke rekening tujuan dengan latar perusahaan perbankan yang berbeda dari pengirim. Tidak akan berbeda biaya tambahannya, meskipun transaksi dilakukan melalui BRIMO.

BRIMobile atau mobile banking-BRI Agro, fitur yang dipersembahkan kepada para nasabah untuk dapat membantu memberikan kemudahan dalam bertransaksi. Menggunakan sistem alternative electronic channel, pengguna bisa menggunakannya dimanapun dan kapanpun kalian berada.

Layanan yang ditawarkannya, diantaranya ada info saldo, aktivasi, transfer ke sesama BRI Agro, pembayaran, pengiriman ke bank lain, serta pembelian. Selain itu, tersedia juga mobil keliling yang dapat berpindah-pindah ke beberapa lokasi tujuan. Didesain menyerupai kantor mini diatas kendaraan roda empat, kalian dapat merasakan berbagai fasilitas didalamnya.

Itulah informasi yang dapat disampaikan pada kesempatan kali ini. Biaya transfer BRI ke bank lain, biaya transfer BRI ke bank lain 2021, dan biaya transfer BRI ke bank lain lewat teller semuanya dijelaskan diatas. Simak juga biaya transfer BRI ke BCA untuk info lebih lengkapnya. See you on the next days and don’t forget to work out. Bye!

 

Related posts