Cara Menjadi Dropshipper

Semua orang pasti ingin mempunyai penghasilan tambahan, apalagi kalau kebutuhan hidupnya semakin meningkat. Tak bisa dimungkiri banyak orang sulit melakukannya secara full time. Namun, kamu bisa mencari cara menjadi dropshipper untuk meraup cuan dengan mudah.

Pekerjaan ini bahkan bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja. Apabila kamu mempunyai anak, profesi dropshipper menjadi pekerjaan terbaik agar kamu dapat menambah pemasukan sambil mengurus buah hati di rumah.

Read More

Dropshipper sudah menjadi alternatif oleh semua orang yang sedang membutuhkan penghasilan tambahan diluar pekerjaan utama mereka. Pekerjaan ini akan memberimu cuan cukup besar meskipun kamu tidak punya waktu luang yang banyak.

Dropshipper bahkan hanya membutuhkan koneksi internet dan smartphone untuk menyelesaikan jobdesk hariannya, lho. Kamu juga perlu memastikan setiap barang jualan masih bagus dan berkualitas, sehingga calon konsumen dapat membeli produknya lebih banyak lagi.

Cara Menjadi Dropshipper
Cara Menjadi Dropshipper

Pengertian Dropshipper

Dropshipper merupakan seseorang yang menjadi pelaku dropship. Dropshipper mempunyai tugas untuk menjual barang dari supplier kepada pembeli. Dropshipper juga bakal menerima pesanan langsung dari pembeli.

Apabila pembeli sudah berhasil menyelesaikan pembayaran, maka dropshipper bisa langsung membeli barang tersebut kepada supplier beserta ongkos kirimnya.

Produk yang telah dipesan bakal dikemas dan dikirim langsung pihak supplier ke alamat tujuan. Bahkan, detail paket pengiriman tersebut justru mencantumkan namamu sebagai dropshipper, bukan supplier.

Cara Menjadi Dropshipper

Bagaimana cara menjadi dropshipper sukses? Pertanyaan ini masih belum diketahui banyak orang, bahkan dirimu sendiri. Kamu harus tahu kalau menjadi seorang dropshipper pemula tidak sesulit yang dibayangkan, lho. Siapapun punya kesempatan bekerja sebagai dropshipper, bahkan bisa tanpa modal untuk raup cuan jutaan rupiah per bulan.

Terkait:  Cara Menawarkan Produk ke Toko

Dropshipper sukses pasti selalu konsistensi dan tetap sabar selama menjalani usahanya. Selain itu, perhatikan kualitas barang jualanmu sehingga pembeli dapat memberitahu orang lain untuk membeli produk daganganmu juga.

Langkah 1: Menentukan Barang yang Tepat

Barang menjadi aspek penting dalam menjalani bisnis dropship. Kamu harus memilih dan menentukan produk yang banyak diminati dengan varian beragam, seperti tas, baju atau jilbab. Kamu bahkan bisa menjajal usaha kuliner seperti cake dan bakery.

Apabila kamu menjual produk lebih variatif, calon konsumen akan leluasa memilih dan mencari barang yang diinginkan. Selain itu, mereka bisa saja membeli barang daganganmu lebih banyak sehingga dapat memberikan income cukup menarik untukmu sendiri.

Langkah 2: Memilih Supplier Terpercaya

Dropshipper bukan hanya menjalin relasi dengan konsumen, melainkan juga bersama supplier. Kamu harus mencari supplier terpercaya yang siap menyediakan berbagai macam produk berkualitas dan bermutu.

Kami sarankan untuk mencari supplier yang berani memberi harga lebih rendah khusus dropshipper, sehingga kamu dapat meraup omzet lebih besar. Apabila tidak berhasil, maka bisa bekerja sama dengan supplier tertentu yang mungkin akan memberi harga lebih rendah sesudah bisnismu berjalan lama.

Langkah 3: Memberi Nilai Jual pada Produk

Jika kamu ingin meningkatkan daya minat pembeli, maka bisa menambah nilai jual terhadap barang daganganmu. Langkah ini dilakukan dari segi jaminan kualitas, pelayanan konsumen, gratis ongkos kirim, bonus produk dan lainnya.

Gunanya supaya calon konsumen bisa mempertimbangkan dirinya untuk membeli barang daganganmu, apalagi dalam jumlah banyak. Apabila kamu mampu memberi nilai jual yang unik, kemungkinan besar pembeli akan langsung memborong barang jualanmu tanpa tawar menawar.

Langkah 4: Melakukan Branding

Umumnya bisnis online akan selalu disuguhkan dengan persaingan ketat antar sesama dropshipper, baik pemula atau profesional. Namun, kamu perlu melakukan branding yang berbeda sehingga para competitor tidak dapat meniru langkah bisnismu saat ini.

Terkait:  Cara Hemat Uang

Cara melakukan branding sebenarnya tidak sulit, lho. Kamu bisa melakukan hal-hal sederhana seperti memberikan jargon atau slogan untuk usaha dropsipmu sendiri. Selain itu, ciptakan image berbeda agar calon pembeli dapat terus mengingat bisnismu tersebut.

Langkah 5: Membuat Sistem Pemesanan yang Bagus

Siapa saja yang merupakan konsumen saat membeli barang online pasti ingin mendapat kemudahan saat belanja setiap hari. Oleh sebab itu, kamu harus membuat sistem pemesanan yang mudah dan terbaik.

Kamu bisa melakukan aksi nyata seperti menyediakan aplikasi belanja online, website bahkan layanan chatting didukung fitur bisnis (contoh: WhatsApp). Apabila kamu berani menyediakan semua fasilitas tersebut, konsumen bisa berinteraksi dan bertransaksi dengan mudah serta nyaman setiap hari.

Langkah 6: Meluncurkan Website Toko Online Terbaik

Kini, semua orang hampir sering melakukan aktivitasnya secara virtual, termasuk belanja. Kamu harus melihat kondisi ini sebagai peluang emas untuk melebarkan sayap bisnis yang sedang dijalani. Untuk menarik simpati calon konsumen, maka kamu bisa meluncurkan website toko online terbaik.

Kamu bisa meminta bantuan jasa web designer untuk membuat situs belanja online yang bagus dan keren, bahkan dengan harga murah. Selain itu, masukkan semua barang daganganmu dan promosikan website tersebut ke semua media sosialmu.

Langkah 7: Menggunakan Strategi Penjualan

Semua bisnis offline maupun online sudah pasti membutuhkan strategi penjualan untuk menentukan keberhasilan. Kamu bisa menggunakan berbagai macam taktik seperti stok terbatas, limited edition, COD, gratis ongkos kirim, buy one get one free, cashback, diskon dan lainnya.

Strategi-strategi tersebut bertujuan menarik perhatian calon konsumen untuk mencari tahu barang daganganmu. Jangan heran bila penerapan salah satu strategi penjualan tersebut bisa membuat banyak orang membeli produk jualanmu dengan cepat.

Terkait:  Cara Membaca Hasil USG

Langkah 8: Menyediakan Metode Pembayaran yang Aman

Toko online mana pun harus menyediakan metode pembayaran yang aman dan terpercaya untuk menjamin kerahasiaan transaksi satu sama lain. Kamu bisa menggunakan payment gateway pada toko online kamu.

Kamu juga bisa menambah biaya admin pada setiap penjualan, serta membuka toko online di marketplace atau e-commerce seperti Lazada, Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Blibli dan lainnya. E-Commerce juga punya andil besar dalam menentukan keberhasilan seseorang menjalankan bisnis online, lho.

Langkah 9: Melakukan Promosi di Media Sosial

Jika kamu mempunyai jumlah followers dan teman yang banyak di media sosial, manfaatkan mereka sebagai target untuk toko onlinemu. Kamu bisa mempromosikan barang dagangan dan URL toko online ke Facebook, Instagram, Twitter sampai WhatsApp secara berkala.

Jika perlu, unggah berbagai macam foto produk beresolusi tinggi sehingga orang-orang dapat mengetahui detail barang dagangan kamu dengan mudah. Apabila kamu melakukannya secara rutin, lambat laun banyak orang tertarik untuk membeli produk jualanmu setiap hari.

Langkah 10: Memberi Layanan Konsumen Pasca Jual

Setiap transaksi yang sudah dilakukan harus selalu menjadi tanggung jawabmu. Jangan sampai kamu mengabaikan keluhan atau pertanyaan dari konsumen, meskipun hal-hal diluar tanggung jawab kamu seperti estimasi pengiriman atau masalah saat barang dikirim ke alamat tujuan.

Kamu harus memberi sikap ramah dan sopan, serta menjawab semua complain sampai pertanyaan dengan jelas. Konsumen akan merasa dihargai dan bersedia membeli barang daganganmu lagi, selama kamu fast respon dan menjawab segala hal diluar sepengetahuan mereka.

Demikian tutorial cara menjadi dropshipper sukses yang wajib kamu tahu. Dropshipper bukanlah profesi yang sulit, asalkan kamu niat dan konsisten memasarkan barang dengan menerapkan panduan kami di atas. Semoga bermanfaat!

Related posts